Berapa Tagihan Listrik Jonan Setelah PERMEN No. 49 2018?

PVinAsia.com – Setelah berlakunya Permen No. 49 Tahun 2018, tentang Penggunaan Sistem Pembangkit Listrik Tenaga Surya Atap Oleh Konsumen PLN, sejak Januari 2019 ini. Banyak muncul pertanyaan, bagaimana dampak peraturan tersebut terhadap tagihan listrik pengguna?

Tagihan listrik rumah dinas Menteri ESDM Ignasius Jonan

Liputan6.com memberitakan bahwa PLTS rooftop di rumah dinas Menteri ESDM memberikan nilai penghematan hingga Rp 1,4 juta per bulan.

Kepala Biro Umum Kementerian ESDM Endang Sutisna menyebut, seperti dikutip dari Siaran Pers Kemen ESDM, jika dibandingkan dengan konsumsi listrik pada rumah dinas Menteri ESDM, kontribusi PLTS berada pada nilai 20% dari total konsumsi listrik per bulan.



“Untuk penghematannya berkisar dari Rp 1 juta hingga Rp 1,4 juta per bulannya,” ungkap Endang di Jakarta, Kamis (28/2).

Pembangkit listrik surya ini dipasang di rumah dinas Menteri, dengan kapasitas sebesar 10.000 Watt peak (kWp).

Hasil Perhitungan Kalkulator SIAP dari PVinAsia

Kalkulator Siap PVinAsia menggunakan metode perhitungan sesuai Permen No. 49 ESDM, dengan asumsi potensi radiasi matahari berdasarkan Peta Potensi Energi Surya Indonesia oleh P3TKEBTKE.

Adapun jika diasumsikan tagihan listrik bulanan berdasarkan data yang ada, sebesar Rp. 5.000.000,- per bulan, dengan kapasitas kWh meter sebesar minimal 10.000 kWh.

Maka didapat perhitungan bahwa nilai penghematan tagihan listrik sebesar Rp. 1.144.478,- atau setara 780 kWh per bulan. Besaran ini setara dengan penghematan 22,8%.

Bagaimana dampak peraturan tersebut?

Dengan berdasarkan perbandingan data yang dilakukan diatas, maka dapat disimpulkan bahwa peraturan ESDM No. 49 2018 memberikan dampak penghematan tagihan listrik 20-30% setiap bulannya, tergantung potensi radiasi matahari dan pola konsumsi.

Apakah nilai tersebut layak? Hal ini masih dapat dipertanyakan, karena banyak pengguna listrik surya atap yang merasa dirugikan dengan peraturan ini. Terutama jika dibandingkan dengan peraturan sebelumnya.

Bagaimana menurut Anda?




Artikel yang mungkin Anda cari:




Tinggalkan Balasan