Beranda » Artikel » Biaya » Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 2200 VA

Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 2200 VA

PVinAsia.com – Berapa biaya sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA jika Anda ingin melakukan pemasangan? Solusi sistem listrik surya mana yang tepat? Bagaimana menentukan komponen yang dibutuhkan? Apakah butuh baterai atau tidak?

Pertanyaan diatas, seringkali muncul jika Anda ingin memulai memasang panel surya.

Bahkan mereka yang telah melakukan pemasangan sistem panel surya juga masih menanyakan hal yang sama.

Hal tersebut wajar saja, karena teknologi panel surya masih terbilang baru di Indonesia, namun sudah menjadi tren dan banyak dicari. Terutama setelah PLN memberikan izin memasang pembangkit surya di rumah.

Artikel ini akan membahas mengenai pilihan solusi listrik panel surya atap untuk rumah Anda. Artikel ini akan habis dibaca selama  6 menit, pastikan anda melakukan bookmark agar dapat menyimpan tulisan ini, untuk dapat dibaca di lain waktu.

Mengapa tulisan ini memilih pengguna 2200 VA?

Rata-rata pelanggan listrik PLN untuk rumah tangga sekarang ini menggunakan kapasitas kWh meter sebesar 2200 VA. Oleh karena itu, dengan menampilkan solusi listrik ini, PV in Asia berharap dapat mendorong lebih banyak pemasangan panel surya untuk rumah tangga.

Selain itu, solusi ini dapat dengan mudah diduplikasi pada besaran meter listrik berbeda. Dengan membahas pengguna 2200 VA, pengguna dengan kapasitas meter lainnya dapat langsung melakukan perhitungan dan perencanaan mengacu pada tulisan ini.

Ingin bertanya mengenai #ListrikSurya?

Berapa kWh konsumsi pengguna 2200 VA perbulan?

Untuk mengetahui solusi yang tepat, pengguna rumah tangga harus mengetahui besaran konsumsi listrik mereka setiap bulannya. Hal ini dapat dilihat dari besar tagihan per bulan.

Setiap rumah tangga 2200 VA, memiliki perbedaan nilai bayar tagihan setiap bulan.

Hal ini wajar, karena nilai bayar ini bergantung karakter dan jumlah pengguna dalam rumah tangga tersebut.

Katakanlah untuk sebuah rumah kecil, dengan penggunaan peralatan standar kebutuhan rumah tangga, seperti:

Keterangan Jumlah (Unit) Pakai (jam) Daya (watt) Total Daya (kWh)
Lampu LED 30 6 5 0,9
Lemari Es 1 24 125 3
Televisi 1 8 120 0,96
Penanak nasi 1 16 80 1,28
Pendingin Ruangan 2 12 350 8,4
Mesin Cuci 1 3 300 0,9
Pompa Air 1 4 450 1,8
Komputer/Laptop 2 4 150 1,2
Setrika 1 2 300 0,6
Catu daya gawai 2 4 100 0,8
Total konsumsi harian (kWh) 19,84
Total konsumsi Bulanan @30 hari (kWh) 595,2

Maka total konsumsi Bulanan listrik rumah tanggga* dengan kWh meter 2200VA selama sebulan adalah kurang lebih 595,2 kWh. Atau dengan tarif listrik pada Februari 2020 sebesar Rp. 1.467,28/kWh akan setara dengan Rp. 873.325,05 setiap bulannya.

Rata-rata biaya konsumsi pemakaian listrik untuk rumah tangga 2200 VA adalah sebesar Rp. 873.325,05 setiap bulannya. Click To Tweet

*Perhitungan diatas mungkin dapat berbeda. Hasil perhitungan hanya sebatas referensi dan simulasi.

biaya sistem panel surya atap

Lalu, Berapa biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 2200 VA?

Untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga 2200 VA tersebut, maka Anda dapat mengaplikasikan tiga solusi sistem panel surya atap. Beberapa pilihan tipe sistem yang dapat digunakan, yaitu:

  1. Sistem Grid Tie dengan EXIM (tanpa baterai)
  2. Sistem Grid Tie dengan EXIM dengan Baterai
  3. Sistem Hybrid Pararel dengan PLN dan Genset

Sistem Grid Tie dengan EXIM (tanpa baterai)

Sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA ini merupakan solusi yang paling murah dan mudah, terlebih ada potensi “jual-beli” kWh antara pemilik dengan PLN.

Sistem Grid Tie dengan EXIM adalah solusi pemasangan sistem panel surya pada atap rumah dengan menggunakan kWh Ekspor-Impor (EXIM). Click To Tweet

Adapun komponen produk sistem listrik surya yang digunakan adalah:

  1. Panel surya berkapasitas 2000 Wp, terdiri dari 250 Wp @8 Unit.
  2. Inverter Grid Tie berkapasitas 2000 watt, @1 unit.
  3. Penyangga panel surya, sesuai tipe atap Anda, @1 Set.
  4. Kotak panel kontrol @1 set, yang berisi pengaman dan aksesoris lainnya.
  5. kWh EXIM terpasang (pengurusan dengan PLN area).*
  6. Komponen pelengkap lainnya, sesuai kebutuhan.*
  7. Pengiriman dan jasa instalasi. *
  8. Pengurusan ijin. *

* Penawaran dapat berbeda antar penjual. Pastikan Anda memilih yang terbaik.

Pemasangan sistem ini cukup mudah dan dapat memanfaatkan ruang atap, sehingga fungsi atap dapat bertambah lebih maksimal. Atap tidak hanya sebagai penahan cuaca, namun juga dapat membantu memberikan sumber listrik alternatif untuk keperluan harian.

Satu-satunya perawatan yang Anda perlu lakukan sendiri, karena perawatan produk listrik surya lainnya telah dilakukan oleh penyedia/penjual adalah memastikan tidak ada bayangan jatuh di rangkaian panel surya.

Syarat penting dalam pemasangan sistem panel surya atap untuk rumah dengan GTI - EXIM adalah Anda harus berada di area yang memiliki jaringan koneksi dengan PLN 24 jam. Click To Tweet
Hal ini karena sistem panel surya grid tie membutuhkan sinkronasi daya listrik PLN sebagai pemicu sistem bekerja. Dengan kata lain, sistem hanya berfungsi jika listrik PLN ada.

Biaya pembelian sistem grid tie dengan EXIM tanpa baterai ini, mulai dari Rp. 39.500.000,- untuk per 2 kWp.

Biaya diatas termasuk seluruh komponen produk dan jasa. Jika ada perbedaan biaya pemasangan dari penyedia/penjual, dan pasti dapat terjadi, maka hal tersebut tergantung dengan jenis pilihan produk yang digunakan, lokasi pemasangan, sistem pembiayaan dan tambahan layanan lainnya, seperti sertifikat laik operasi, bantuan pengurusan izin dan lain sebagainya yang disediakan oleh penjual/penyedia.

Dengan sistem panel surya atap ini, Anda mampu memenuhi hingga 40% kebutuhan listrik rumah tangga 2200 VA, Jika dibandingkan dengan tabel konsumsi listrik bulanan diatas.

Dengan sistem panel surya atap grid tie dengan kWh EXIM, Anda mampu memenuhi hingga 40% kebutuhan listrik rumah tangga 2200 VA. Click To Tweet

Sistem Grid Tie dengan EXIM dengan baterai

Solusi sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA tipe ini, memiliki pilihan produk dan sistem kerja yang hampir sama dengan sistem grid tie diatas. Perbedaan utamanya adalah pada penambahan baterai sebagai cadangan daya jika listrik PLN mati.

Sehingga sistem grid tie dengan EXIM dan baterai ini dapat mendukung kebutuhan listrik rumah, baik saat listrik PLN tersedia ataupun tidak.

Namun tetap disarankan untuk digunakan pada lokasi yang memiliki jaringan listrik PLN stabil.

Komponen sistem grid tie EXIM + Baterai juga tidak berbeda jauh dengan sistem grid tie EXIM, perbedaannya ada pada penambahan komponen baterai sebagai backup. Click To Tweet

Besar kapasitas inverter dan baterai dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan.

Untuk pembiayaannya, sistem ini dimulai dari Rp. 39.500.000,- untuk per 2 kWp pembangkit listrik surya dan penambahan biaya mulai dari Rp. 5.000.000,- *untuk produk baterai dan inverter charger per setiap jam kebutuhan cadangan daya.

* Harga dapat berubah sesuai dengan tipe kualitas inverter charger dan tipe baterai yang digunakan.

Sistem Hybrid Pararel PLN

Solusi sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA ketiga adalah sistem panel surya hybrid atau sistem pintar. Solusi ini merupakan sistem dengan fungsi utama pada penggunaan dari baterai.

Sistem hybrid merupakan solusi sistem panel surya yang menggunakan komponen:

  1. Panel surya berkapasitas 2000 Wp, terdiri dari 250 Wp @8 Unit.
  2. Solar Charger dan Inverter berkapasitas minimal 2000 watt, @1 unit.
  3. Baterai dengan kapasitas minimal 1000 Wh.
  4. Penyangga panel surya, sesuai tipe atap Anda, @1 Set.
  5. Kotak panel kontrol DC dan AC @1 set, yang berisi pengaman dan aksesoris lainnya.
  6. Komponen pelengkap lainnya, sesuai kebutuhan.
  7. Pengiriman dan jasa instalasi.*
  8. Pengurusan ijin.*

* Penawaran dapat berbeda antar penjual. Pastikan Anda memilih yang terbaik.

Pada sistem panel surya hybrid, sistem mampu bekerja dalam 3 mode:
  1. Bekerja secara bersamaan dengan PLN ataupun sumber pembangkit lain, seperti genset ataupun turbin.
  2. Bekerja secara bergantian dengan PLN ataupun sumber pembangkit listrik lainnya.
  3. Bekerja mandiri tanpa sumber pembangkit PLN dan lainnya, seperti saat listrik padam.
Sistem panel surya hybrid cocok untuk lokasi yang sudah memiliki PLN, namun sering terjadi pemadaman listrik. Click To Tweet

Sistem ini akan membantu efisiensi konsumsi listrik PLN ketika digunakan siang hari, pada saat kondisi baterai terisi penuh. Dan mampu menjadi sumber daya cadangan ketika listrik PLN padam.

Investasi yang dibutuhkan untuk mendukung sistem ini mulai dari Rp. 100.000.000,- *, untuk setiap dukungan daya per harinya.

* Nilai diatas tidak bersifat mengikat dan dapat berubah sesuai penawaran kualitas produk yang diberikan oleh penjual. Nilai yang ditampilkan hanya sebagai acuan, dan dapat berubah sesuai perhitungan detail di rumah pengguna.

Mana pilihan yang tepat untuk saya?

Jika Anda ingin menentukan pilihan solusi mana yang tepat untuk rumah Anda, coba cek tabel berikut:

KeteranganGrid Tie – EXIMGrid Tie – EXIM dengan BateraiHybrid
Terkoneksi PLN 24 Jam/harivvv
Koneksi PLN > 12 Jam/harivvv
Koneksi PLN < 12 Jam/hariBisa, tapi tidak disarankanvv
Tanpa Koneksi PLNv

Apakah layak membeli dan menggunakan sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA?

Menurut kami sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA sangat layak! untuk diaplikasikan di hunian atau rumah Anda.

Dengan menggunakan panel surya atap, anda dapat menyisihkan mulai dari Rp. 350.000,- perbulan dan pilihan tetap nyala listrik walaupun PLN bermasalah (padam).

Jadi, bagaimana pendapat apa?

Berikan komentar Anda kepada kami dengan meninggalkan pesan di kolom komentar di bawah.