Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 2200 VA

PVinAsia.com – Berapa biaya sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA jika Anda ingin melakukan pemasangan? Solusi sistem listrik surya mana yang tepat? Bagaimana menentukan komponen yang dibutuhkan? Dimana melakukan pembelian?

Pertanyaan diatas, seringkali muncul jika Anda ingin memulai memasang panel surya.

Bahkan mereka yang sudah menggunakan sistem panel surya juga masih menanyakan hal yang sama.



Hal tersebut wajar saja, karena teknologi panel surya masih terbilang baru di Indonesia, namun sudah menjadi tren dan banyak dicari. Terutama setelah PLN memberikan izin memasang pembangkit surya di rumah.

Artikel ini akan habis dibaca selama  5 menit, pastikan anda melakukan bookmark agar dapat menyimpan tulisan ini, untuk dapat dibaca di lain waktu.

Mengapa tulisan ini memilih pengguna 2200 VA?

Tidak ada alasan khusus dari PVinAsia. Hanya ingin menampilkan contoh kasus, sehingga dapat mudah diduplikasi pada besaran meter listrik berbeda.

Dengan membahas pengguna 2200 VA, pengguna dengan kapasitas meter lainnya dapat langsung melakukan perhitungan dan perencanaan mengacu pada tulisan ini.

Ingin bertanya mengenai #ListrikSurya?

Berapa kWh konsumsi pengguna 2200 VA perbulan?

Setiap rumah tangga 2200 VA, memiliki perbedaan nilai bayar tagihan setiap bulan.

Hal ini wajar, karena nilai bayar ini bergantung karakter dan jumlah pengguna dalam rumah tangga tersebut.

Katakanlah untuk sebuah rumah kecil, dengan penggunaan peralatan standar kebutuhan rumah tangga, seperti:

Keterangan Jumlah (Unit) Pakai (jam) Daya (watt) Total Daya (kWh)
Lampu LED 30 6 5 0,9
Lemari Es 1 24 125 3
Televisi 1 8 120 0,96
Penanak nasi 1 16 80 1,28
Pendingin Ruangan 2 12 350 8,4
Mesin Cuci 1 3 300 0,9
Pompa Air 1 4 450 1,8
Komputer/Laptop 2 4 150 1,2
Setrika 1 2 300 0,6
Catu daya gawai 2 4 100 0,8
Total konsumsi harian (kWh) 19,84
Total konsumsi Bulanan @30 hari (kWh) 595,2

Maka total konsumsi Bulanan listrik rumah tanggga* dengan kWh meter 2200VA selama sebulan adalah kurang lebih 595,2 kWh. Atau dengan tarif listrik pada Juni 2018 adalah sebesar Rp. 1.467,28/kWh, akan setara dengan Rp. 873.325,05 setiap bulannya.

Maka rata-rata biaya konsumsi pemakaian listrik untuk rumah tangga 2200 VA adalah sebesar Rp. 873.325,05 setiap bulannya. Click To Tweet

*Perhitungan diatas mungkin dapat berbeda. Hasil perhitungan hanya sebatas referensi dan simulasi.

biaya sistem panel surya atap

Lalu, Berapa biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 2200 VA?

Untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga 2200 VA tersebut, maka Anda dapat mengaplikasikan beberapa solusi sistem panel surya atap. Ada beberapa tipe sistem yang dapat digunakan, yaitu:

  1. Sistem Grid Tie dengan EXIM tanpa baterai
  2. Sistem Grid Tie dengan EXIM dan Baterai
  3. Sistem Hybrid Pararel dengan PLN

Sistem Grid Tie dengan EXIM tanpa baterai

Sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA ini merupakan solusi yang paling murah. Karena investasi yang perlu anda lakukan hanya untuk komponen produk :

  • Panel surya berkapasitas 2000 Wp, terdiri dari 250 Wp @8 Unit.
  • Inverter Grid Tie berkapasitas 2000 watt, @1 unit.
  • Penyangga panel surya, sesuai tipe atap Anda, @1 Set.
  • Kotak panel kontrol @1 set, yang berisi pengaman dan aksesoris lainnya.
  • Komponen pelengkap lainnya, sesuai kebutuhan.
  • Pengiriman dan jasa instalasi. *
  • Pengurusan ijin. *

* Penawaran dapat berbeda antar penjual. Pastikan Anda memilih yang terbaik.

Pemasangan mudah dan hanya memanfaatkan ruang atap, sehingga fungsi atap dapat bertambah lebih maksimal. Atap tidak hanya sebagai penahan cuaca, namun juga dapat membantu memberikan sumber listrik alternatif untuk keperluan harian.

Satu-satunya perawatan yang Anda perlu lakukan sendiri, karena perawatan produk listrik surya dilakukan oleh penjual, adalah memastikan tidak ada bayangan jatuh di rangkaian panel surya.

Syarat penting dalam pemasangan sistem panel surya atap untuk rumah dengan GTI - EXIM adalah Anda harus berada di area yang memiliki jaringan koneksi dengan PLN 24 jam. Click To Tweet

Jaringan PLN di area rumah Anda harus dapat bekerja 24 jam dan jikapun terjadi pemadaman listrik, hal tersebut minimal terjadi hanya sekali dalam sebulan dengan total lama waktu pemadaman tidak lebih dari satu jam.

Hal ini karena sistem panel surya grid tie membutuhkan sinkronasi daya listrik PLN sebagai pemicu sistem bekerja. Dengan kata lain, sistem hanya berfungsi jika listrik PLN ada.
Biaya pembelian sistem grid tie dengan EXIM tanpa baterai ini, mulai dari Rp. 39.500.000,- Untuk per 2 kWp.

Biaya termasuk seluruh komponen produk dan jasa. Jika ada perbedaan biaya, dan pasti dapat terjadi, maka hal tersebut tergantung dengan jenis pilihan produk yang digunakan, lokasi pemasangan, sistem pembiayaan dan tambahan layanan lainnya, seperti sertifikat laik operasi, bantuan pengurusan izin dan lain sebagainya.

Dengan sistem panel surya atap ini, Anda mampu memenuhi hingga 40% kebutuhan listrik rumah tangga 2200 VA. Click To Tweet

Jika dibandingkan dengan tabel konsumsi listrik bulanan diatas.

Sistem Grid Tie dengan EXIM dan baterai

Sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA tipe ini, memiliki pilihan produk dan sistem kerja yang hampir sama dengan sistem grid tie diatas. Perbedaan utamanya adalah pada penambahan baterai sebagai cadangan daya jika listrik mati dan penggunaan inverter charger untuk membantu catu daya baterai.

Sehingga sistem grid tie dengan EXIM dan baterai ini dapat mendukung kebutuhan listrik rumah, baik saat listrik PLN tersedia ataupun tidak.

Namun tetap disarankan untuk digunakan pada lokasi yang memiliki jaringan listrik PLN stabil.

Komponen sistem grid tie EXIM + Baterai juga tidak berbeda jauh dengan sistem grid tie EXIM, perbedaannya ada pada penambahan komponen inverter charger dan baterai. Click To Tweet

Besar kapasitas inverter dan baterai dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan.

Dapat diasumsikan untuk setiap kebutuhan cadangan daya 1000 watt per jamnya, dibutuhkan biaya mulai dari Rp. 39.500.000,- untuk per 2 kWp pembangkit listrik surya dan penambahan biaya mulai dari Rp. 5.000.000,- untuk produk baterai dan inverter charger.

Harga dapat berubah sesuai dengan tipe kualitas inverter charger dan tipe baterai yang digunakan.

Sistem Hybrid Pararel PLN

Solusi sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA ketiga adalah sistem panel surya hybrid atau sistem pintar.

Sistem hybrid merupakan solusi sistem panel surya yang menggunakan komponen:

  • Panel surya berkapasitas 2000 Wp, terdiri dari 250 Wp @8 Unit.
  • Inverter Charger dan Grid Tie berkapasitas minimal 2000 watt, @1 unit.
  • Baterai dengan kapasitas minimal 1000 Wh.
  • Penyangga panel surya, sesuai tipe atap Anda, @1 Set.
  • Kotak panel kontrol DC dan AC @1 set, yang berisi pengaman dan aksesoris lainnya.
  • Komponen pelengkap lainnya, sesuai kebutuhan.
  • Pengiriman dan jasa instalasi.*
  • Pengurusan ijin.*

* Penawaran dapat berbeda antar penjual. Pastikan Anda memilih yang terbaik.

Pada sistem panel surya hybrid, sistem mampu bekerja dalam 3 mode:
  1. Bekerja secara bersamaan dengan PLN ataupun sumber pembangkit lain, seperti genset ataupun turbin.
  2. Bekerja secara bergantian dengan PLN ataupun sumber pembangkit listrik lainnya.
  3. Bekerja mandiri tanpa sumber pembangkit PLN dan lainnya, seperti saat listrik padam.
Sistem panel surya hybrid cocok untuk lokasi yang sudah memiliki PLN, namun sering terjadi pemadaman listrik. Click To Tweet

Sistem ini akan membantu efisiensi konsumsi listrik PLN ketika digunakan siang hari, pada saat kondisi baterai terisi penuh. Dan mampu menjadi sumber daya cadangan ketika listrik PLN padam.

Investasi yang dibutuhkan untuk mendukung sistem ini mulai dari Rp. 55.000.000,-, untuk setiap dukungan daya per jamnya.

Sebagai catatan, nilai diatas tidak bersifat mengikat dan dapat berubah sesuai penawaran kualitas produk yang diberikan oleh penjual. Nilai yang ditampilkan hanya sebagai acuan, dan dapat berubah sesuai perhitungan detail di rumah pengguna.

Apakah layak membeli dan menggunakan sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA?

Menurut kami tidak layak!

Tidak layak jika Anda hanya bertanya saja. Terutama jika Anda sudah memiliki kemampuan membayar tagihan listrik PLN lebih dari 800rb sebulan.

Dengan panel surya atap, anda dapat menyisihkan mulai dari Rp. 350.000,- perbulan, karena suplai daya listrik dari matahari. Dan tetap nyala listrik ketika PLN bermasalah.

Jadi, bagaimana pendapat apa?

Berikan komentar Anda kepada kami dengan meninggalkan pesan di kolom komentar di bawah.




Artikel yang mungkin Anda cari:




46 tanggapan pada “Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 2200 VA”

    1. Hai, asumsi didapat dari penggunaan kurang lebih 2 kWp panel surya dikali masa peninaran 4 jam, selama 30 hari. Dengan tarif dasar listrik kurang lebih 1.467 rupiah. Maka total nilai rupiah yang Anda terima kurang lebih 365rb IDR per bulan.

    1. Dear Pak Abram,

      Terima kasih atas ketertarikannya, dan Kami akan kirimkan penawarannya. Sementara itu, sebagai informasi awal, Anda juga bisa menggunakan aplikasi kalkulator surya di siap.pvinasia.com untuk mendapatkan hasil perhitungan awal dari kebutuhan sistem Anda.

      Regards,
      Ninda

    2. Saya tertarik ingin menggunakan teknologi Suryacell, namun apa bisa pelayanan sampai instalisasi dialamat kami yang cukup jauh ini.
      Jika bisa mohon berita dari anda.
      Susiyono
      Laburunci, Pasarwajo, Buton, SulTra 93754.

        1. Hai Pak Joko,

          Untuk memudahkan pengguna menghubungi Anda, silahkan hubungi Admin PVinAsia untuk menambahkan layanan Anda di database PVinAsia.

          Terima kasih

    3. Boleh saya minta perkiraan biaya untuk listrik rumah saya. Saya menggunakan 2 rumah yg digabungkan dengan 2 sumber listrik yg satu 2200 dan satunya 3500. Mohon infonya ya. Dan berapa lama pemasangannya? Thanks

  1. untuk umur pakai solar surya bisa berapa lama? saya tertarik untuk no 2, dmana berjalan bersma dengan pln dan menggunakan baterai. listrik saya 3500. mohon di emailkan penawaran untuk saya pertimbangkan pak

    1. Terima kasih pak atas keteratarikannya. Umur panel surya rata-rata 25-30 tahun, dengan perawatan besar adalah pergantian inverter: 5-10 tahun sekali, dan pergantian baterai: 2-10 tahun sekali. Tergantung jenis teknologi dan kualitas yang dipilih. Baik, akan kami pertimbangkan untuk kebutuhan Bapak.

  2. Saya blnk tentang listrik ,tapi ter obsesi tentang tenaga panel surya. .
    Ku sudah ada panel surya 100wp 2pcs controler 30a Inventer ketipu kagak ada berapa wat nya ,cuma masih acak2an Kabel sumuraut .
    Mau nya sih di pakay buat siang hari tapi jangan di satuin di pln nya ,yg kurang aku punya box panel satu set inventer yg kuat buat ac 1pk ,kulkas ,mesin cuci ,tv..
    Banyak nomor gk ada y menanggapi saya perlu 1set box dan jeroan nya

  3. Saya mau tnya,
    saya tinggal riau.
    Saya ingin tau lebih jelas lagi dan rinci, kalau pasang untuk 100% tenaga surya tidak lagi memakai pembangkit lain untuk kebutuha listrik sehari”, kira” berapa investasi awal yang harus saya keluarkan ? Trimakasih

  4. Yang dipertanyakan adalah biaya perawatannya setelah lewat masa garansi, itu yg membuat kita bisa tertawa. Pada dasarnya PLN tidak mau rugi, konsumen yang dirugikan. Harga beli bukan 1 banding 1, melainkan 65% aja, jadi 1 banding 0.65, dan untuk kelebihan juga tidak bisa dijual ke PLN, dalam waktu 3 bulan kalo masih ada kelebihan meteran sudah pasti hangus dan atau dinihilkan. Pertanyaannya apa dalam 1 bulan kalo listrik kita pemakaiannya tetap lebih apakah kita juga dikenakan biaya, jawabannya ya jelas iya lah, kan ada biaya bulanan, dianggap pemakaian minim, dan pertanyaannya apakah alat inverter grid tie (on grid ) untuk mengubah arus listrik dari matahari supaya bisa dipakai langsung apakah tidak ada umurnya, jawabannya pasti bisa rusak dalam kurun waktu 3 tahun lebih. Apakah mahal alatnya ya tentu malah jawabannya ( 2000watt minimal 5 juta ke atas harganya ). Apakah memakai solar Cell menghemat biaya jawabanya bisa dijawab sendiri. Ini sekedar bagi cerita, kelihatannya penawarannya menarik, setelah dilihat biaya awal yang dikeluarkan, plus biaya perawatan alat pertahunnya, dan biaya pergantian alat inverternya yang rusak, Mungkin bisa pertimbangkan lagi kalo pingin pasang solar Cell. Sebab Tidak ada yang bisa jamin garansi service Dan perbaikan sparepart semua peralatan solar Cell minimal 10 tahun. Kalo memang ada yang bisa jamin Saya anjurkan 100% pasang aja solar Cell ya.

  5. saya berminat menggunakan surya panel di rumah saya… asumsi listrik di rumah adalah 5500 watt,
    saya hanya ingin menggunakan PLN 2200 watt sisanya saya ingin menggunakan surya panel..
    apakah bisa ?? dan berapa biaya investasi yang di butuhkan… lalu apakah harus ada ijin2..??
    mohon pencerahan dan analisa ataupun perhitungannya…

    Terima kasih,.

    1. Hai Floretha, Keinginan Anda sangat mungkin dilakukan. Pilihannya bisa dengan tipe gridtie, jika ingin melakukan “penghematan”, atau dengan tipe hybrid, jika ingin menggunakan “daya cadangan”. Investasinya cukup beragam, namun bisa dimulai dari angka kurang lebih 40jutaan saja. Ijin, pemasangan hingga perawatan, secara keseluruhan dapat diserahkan ke vendor penyedia untuk ditangani, Anda tinggal duduk manis dan terima beres. Jika berminat, bisa dimulai dengan melakukan perhitungan via aplikasi kami di SIAP.PVinAsia.com. Dicoba ya!

  6. Selamat siang…
    Saya berminat u pemasangan Panel Surya,
    Dapatkah Rumah dengan daya (10 A) 2200 Watt diganti dengan penggunaan tenaga panel surya u sepanjang harinya.
    Berapa Investasi u pemasangannya sd berfungsi,
    Untuk pemeliharaannya…apa saja, berapa lama sekali n kisaran biayanya.
    Mohon pencerahan dan analisa ataupun perhitungannya…
    Terima kasih, Salam

  7. Saya tertarik untuk menggunakan panel surya untuk pertanian di kebun. Dengan anggapan penggunaan pompa air dengan watt 2.2kw hanya pada sore hari, lama penggunaan 1-2 jam. Apakah bisa hanya menggunakan satu panel surya 250wp dan battery ? Dengan anggapan pengisian batery dilakukan mulai dari pagi hari hingga sore. Mohon penjelasannya,

    1. Hai Pak Riansyah,

      Senang bisa mendengar Anda tertarik menggunakan listrik surya. Untuk penggunaan Anda, berarti total per hari Anda membutuhkan daya kurang lebih 4,4 kWh atau setara dengan kapasitas panel surya 1,5 kWp (PSH = 3 jam). Kalau Anda hanya menggunakan panel surya 250 Wp, dengan PSH 3 jam, maka Anda hanya memiliki daya 750 Wh atau hanya 35% dari kebutuhan daya Anda. Untuk baterai, tanpa OD dan DOD 80%, kami sarankan menggunakan 6 unit baterai 12V 100Ah. Lebih lengkapnya silahkan baca artikel janaloka di https://janaloka.com/penggunaan-panel-surya-untuk-pompa-air/

      Semoga menjawab.

  8. Sy tinggal di kota Malang.
    Sy ingin memasang panel surya untuk rumah kami yg brrdaya pln 2200.
    Adakah agen terdekat yg melayani ?

  9. Selamat Siang Pak, saya mau konsultasi mengenai panel surya, bagaimana cara menghitungnya dan berapa biaya yang dibutuhkan.
    Saya tinggal di perumahan dengan kapasitas listrik 1300VA, apabila saya menggunakan panel surya sampai kapasitas listrik 1300VA ada berapa lembar panel yang saya butuhkan untuk menghasilkan daya tsb.? untuk satu lembar panel bisa menghasilkan berapa VA arus listrik. Apakah bisa diminimalkan biaya untuk panel surya tsb.
    Terima kasih.

  10. Listrik dirmh sy 1300 Watt, tp ketika 3 AC dinyalakan sering anjlok listriknya, dg daya segitu apa bs sy pasang solar panel tersebut dg tujuan supaya bs nyalain AC tanpa anjlok lg listrik kami, dan minta saran sy bs belinya yg daya brp utk solar panelnya, trimaksh

    1. Halo, secara umum sistem panel surya tidak dapat digunakan untuk menambah kapasitas PLN, jika Anda ingin menggunakan Listrik surya bersamaan dengan PLN. Anda harus tetap menghubungi PLN untuk menambah daya. Namun, jika ingin menggunakan secara terpisah, Anda bisa memanfaatkan listrik surya off grid untuk menyalakan masing-masing AC. Tentunya tantangan terbesar dari sistem off grid adalah pada pembiayaan awal yang mahal.

  11. Selamat malam
    Saya tinggal di Sidoarjo, tertarik utk pemasangan solar cell di rumah. Saat ini daya listrik 2200 VA.
    Ada referensi supplier yg bisa pasang dan supply solar cell?

    Regards

  12. Ka, tolong tanyain dungs sm temenmu yang ngerti home solar panel system. Skema 100% ga pakai PLN lagi.
    1. Misal pemakaian di rumah sebulan rata-rata Rp.1,5jt, kalau dibagi 30 hari berarti seharinya Rp.50rb, kalau tarif dasar listrik Rp 1.467 per kwh, berarti pemakaian saya sehari sekitar 34kwh atau 34.000 wh, (berasal dari Rp 50.000 dibagi Rp 1.467 per kwh). Berarti kebutuhan watt per jamnya 34.000/24 jam= 1416watt?
    2. Untuk kebutuhan 34.000 wh itu berarti harus disuplai dari baterai aki, misal pakai yang deep cycle AGM VRLA yang 12volt 100AH, berarti konversinya 12volt x 100AH= 1200 wh, karena batere ini efektifnya karena cuma 80%, maka yang bisa disalurkan baterai aki hanya 960wh, apa benar harus ada sekitar 35 baterai?
    3. Baterai aki itu harus disupport solar panel system, misal beli yang 1 lembar solar panel yang 100wp(wattpeak), dengan asumsi peak terik matahari 4 jam dalam 1 hari, maka 1 lembar solar panel akan menyediakan enegi 400wh, jika kebutuhan sehari adalah 34.000 wh, maka butuh 85 lembar solar panel?

    1. halo Kak Kamelia,
      Untuk penggunaan 34.000 Wh, berarti kakak membutuhkan kurang lebih 10 kWp panel surya (dengan asumsi sinar matahari 3,5 jam-karena kakak akan menggunakan tanpa PLN maka disarankan untuk menghitung waktu radiasi terendah, sehingga memastikan kebutuhan kakak tercukupi). Sejauh ini biaya pemasangan listrik surya off grid (100% free PLN) adalah mulai dari 50juta rupiah per kWP. Sedangkan kebutuhan panel surya kakak, kurang lebih 40 pcs panel surya 250 Wp. Tidak disarankan menggunakan panel surya 100 Wp untuk kapasitas sebesar ini. Dan membutuhkan baterai kurang lebih 36 pcs 12v 100 ah (DOD-deep of discharge 80% dan tanpa OD-klik link untuk penjelasan).

Tinggalkan Balasan