Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 2200 VA

Berapa biaya sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA jika Anda ingin melakukan pemasangan? Solusi sistem listrik surya mana yang tepat? Bagaimana menentukan komponen yang dibutuhkan? Dimana melakukan pembelian?

Pertanyaan diatas, seringkali muncul jika Anda ingin memulai memasang panel surya.

Bahkan mereka yang sudah menggunakan sistem panel surya juga masih menanyakan hal yang sama.



Hal tersebut wajar saja, karena teknologi panel surya masih terbilang baru ini, sudah menjadi tren di Indonesia. Terutama setelah PLN memberikan izin.

Artikel ini akan habis dibaca selama  4 menit, jadi pastikan anda melakukan bookmark agar dapat menyimpan tulisan ini, untuk dapat dibaca di lain waktu.

Mengapa tulisan ini memilih pengguna 2200 VA?

Tidak ada alasan khusus dari PVinAsia. Hanya ingin menampilkan contoh kasus, sehingga dapat mudah diduplikasi pada besaran meter listrik berbeda.

Dengan membahas pengguna 2200 VA, pengguna dengan kapasitas meter lainnya dapat langsung melakukan perhitungan dan perencanaan mengacu pada tulisan ini.

Ingin bertanya mengenai #ListrikSurya?

Berapa kWh konsumsi pengguna 2200 VA perbulan?

Setiap rumah tangga 2200 VA, memiliki perbedaan nilai bayar tagihan setiap bulan.

Hal ini wajar, karena nilai bayar ini bergantung karakter dan jumlah pengguna dalam rumah tangga tersebut.

Katakanlah untuk sebuah rumah kecil, dengan penggunaan peralatan standar kebutuhan rumah tangga, seperti:

Keterangan Jumlah (Unit) Pakai (jam) Daya (watt) Total Daya (kWh)
Lampu LED 30 6 5 0,9
Lemari Es 1 24 125 3
Televisi 1 8 120 0,96
Penanak nasi 1 16 80 1,28
Pendingin Ruangan 2 12 350 8,4
Mesin Cuci 1 3 300 0,9
Pompa Air 1 4 450 1,8
Komputer/Laptop 2 4 150 1,2
Setrika 1 2 300 0,6
Catu daya gawai 2 4 100 0,8
Total konsumsi harian (kWh) 19,84
Total konsumsi Bulanan @30 hari (kWh) 595,2

Tarif listrik pada Juni 2018 adalah sebesar Rp. 1.467,28/kWh.

Maka rata-rata biaya konsumsi pemakaian listrik untuk rumah tangga 2200 VA adalah sebesar Rp. 873.325,05 setiap bulannya. Click To Tweet

Perhitungan diatas tidak termasuk pajak dan biaya lain-lain yang mungkin ada.

biaya sistem panel surya atap

Lalu, Berapa biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 2200 VA?

Untuk memenuhi kebutuhan listrik rumah tangga 2200 VA tersebut, maka dapat mengaplikasikan beberapa solusi sistem panel surya atap. Ada beberapa tipe sistem yang dapat digunakan, yaitu:

Sistem Grid Tie dengan EXIM tanpa baterai

Sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA ini merupakan solusi yang paling murah.

Karena investasi yang perlu anda lakukan hanya untuk komponen produk :

  • Panel surya berkapasitas 2000 Wp, terdiri dari 250 Wp @8 Unit.
  • Inverter Grid Tie berkapasitas 2000 watt, @1 unit.
  • Penyangga panel surya, sesuai tipe atap Anda, @1 Set.
  • Kotak panel kontrol @1 set, yang berisi pengaman dan aksesoris lainnya.
  • Komponen pelengkap lainnya, sesuai kebutuhan.
  • *Pengiriman dan jasa instalasi.
  • *Pengurusan ijin.

* Penawaran dapat berbeda antar penjual. Pastikan Anda memilih yang terbaik.

Pemasangan mudah dan hanya memanfaatkan ruang atap agar lebih maksimal. Satu-satunya perawatan yang Anda perlu lakukan adalah memastikan tidak ada bayangan jatuh di rangkaian panel surya.

Syarat penting dalam pemasangan sistem panel surya atap untuk rumah dengan GTI - EXIM adalah Anda harus berada di area yang memiliki jaringan koneksi dengan PLN 24 jam. Click To Tweet

PLN harus dapat bekerja 24 jam dan jikapun terjadi pemadaman listrik, hal tersebut disarankan hanya sekali dalam sebulan dengan total lama waktu pemadaman tidak lebih dari satu jam.

Hal ini karena sistem panel surya grid tie membutuhkan sinkronasi daya listrik PLN sebagai pemicu sistem bekerja. Dengan kata lain, sistem hanya berfungsi jika listrik PLN ada.

Biaya pembelian sistem grid tie dengan EXIM tanpa baterai ini, mulai dari Rp. 39.500.000,- Untuk per 2 kWp.

Biaya termasuk seluruh komponen produk dan jasa. Jika ada perbedaan biaya, dan pasti dapat terjadi, maka hal tersebut tergantung dengan jenis pilihan produk yang digunakan, lokasi pemasangan, sistem pembiayaan dan tambahan layanan lainnya, seperti sertifikat laik operasi, bantuan pengurusan izin dan lain sebagainya.

Sistem panel surya atap ini mampu memenuhi hingga 40% kebutuhan listrik rumah tangga 2200 VA. Click To Tweet

Jika dibandingkan dengan tabel konsumsi listrik bulanan diatas.

Sistem Grid Tie dengan EXIM dan baterai

Sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA tipe ini, sistem kerjanya sama dengan sistem grid tie sebelumnya. Perbedaannya adalah pada penambahan baterai sebagai cadangan daya jika listrik mati dan inverter charger untuk membantu catu daya.

Sehingga sistem grid tie dengan EXIM dan baterai ini dapat mendukung kebutuhan listrik rumah, baik saat listrik PLN tersedia ataupun tidak.

Namun tetap disarankan untuk digunakan pada lokasi yang memiliki jaringan listrik PLN stabil.

Komponen sistem grid tie EXIM + Baterai juga tidak berbeda jauh dengan sistem grid tie EXIM, perbedaannya ada pada penambahan komponen inverter charger dan baterai. Click To Tweet

Besar kapasitas inverter dan baterai dapat disesuaikan dengan kebutuhan penggunaan.

Dapat diasumsikan untuk setiap kebutuhan cadangan daya 1000 watt per jamnya, dibutuhkan penambahan biaya mulai dari Rp. 5.000.000,- (sesuai dengan tipe kualitas inverter charger dan tipe baterai) untuk lama penggunaan mulai dari 1 tahun (bervariasi sesuai umur pakai produk baterai).

Sistem hybrid pararel PLN

Solusi sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA ketiga adalah sistem panel surya hybrid atau sistem pintar.

Sistem hybrid merupakan solusi sistem panel surya yang menggunakan komponen:

  • Panel surya berkapasitas 2000 Wp, terdiri dari 250 Wp @8 Unit.
  • Inverter Charger dan Grid Tie berkapasitas minimal 2000 watt, @1 unit.
  • Baterai dengan kapasitas minimal 1000 Wh.
  • Penyangga panel surya, sesuai tipe atap Anda, @1 Set.
  • Kotak panel kontrol DC dan AC @1 set, yang berisi pengaman dan aksesoris lainnya.
  • Komponen pelengkap lainnya, sesuai kebutuhan.
  • *Pengiriman dan jasa instalasi.
  • *Pengurusan ijin.

* Penawaran dapat berbeda antar penjual. Pastikan Anda memilih yang terbaik.

Pada sistem panel surya hybrid, sistem mampu bekerja dalam 3 mode:

Bekerja secara bersamaan dengan PLN ataupun sumber pembangkit lain, seperti genset ataupun turbin.

Bekerja secara bergantian dengan PLN ataupun sumber pembangkit listrik lainnya.

Bekerja mandiri tanpa sumber pembangkit lainnya.

Sistem panel surya hybrid cocok untuk lokasi yang sudah memiliki PLN, namun sering terjadi pemadaman listrik. Click To Tweet

Investasi yang dibutuhkan untuk mendukung sistem ini mulai dari Rp. 55.000.000,-, untuk setiap dukungan daya per jamnya.

Sebagai catatan, nilai diatas tidak bersifat mengikat dan dapat berubah sesuai penawaran kualitas produk yang diberikan oleh penjual. Nilai yang ditampilkan hanya sebagai acuan, dan dapat berubah sesuai perhitungan detail di rumah pengguna.

Apakah layak membeli dan menggunakan sistem panel surya atap untuk rumah 2200 VA?

Menurut kami tidak layak!

Tidak layak jika Anda hanya bertanya saja. Terutama jika Anda sudah memiliki kemampuan membayar tagihan listrik PLN lebih dari 800rb sebulan.

Dengan panel surya atap, anda dapat menyisihkan minimal Rp. 350.000,- perbulan, karena suplai daya listrik dari matahari.

Jadi, bagaimana pendapat apa?

Berikan komentar Anda kepada kami dengan meninggalkan pesan di kolom komentar di bawah.




Artikel yang mungkin Anda cari:




13 tanggapan pada “Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 2200 VA”

    1. Hai, asumsi didapat dari penggunaan kurang lebih 2 kWp panel surya dikali masa peninaran 4 jam, selama 30 hari. Dengan tarif dasar listrik kurang lebih 1.467 rupiah. Maka total nilai rupiah yang Anda terima kurang lebih 365rb IDR per bulan.

    1. Dear Pak Abram,

      Terima kasih atas ketertarikannya, dan Kami akan kirimkan penawarannya. Sementara itu, sebagai informasi awal, Anda juga bisa menggunakan aplikasi kalkulator surya di siap.pvinasia.com untuk mendapatkan hasil perhitungan awal dari kebutuhan sistem Anda.

      Regards,
      Ninda

  1. untuk umur pakai solar surya bisa berapa lama? saya tertarik untuk no 2, dmana berjalan bersma dengan pln dan menggunakan baterai. listrik saya 3500. mohon di emailkan penawaran untuk saya pertimbangkan pak

    1. Terima kasih pak atas keteratarikannya. Umur panel surya rata-rata 25-30 tahun, dengan perawatan besar adalah pergantian inverter: 5-10 tahun sekali, dan pergantian baterai: 2-10 tahun sekali. Tergantung jenis teknologi dan kualitas yang dipilih. Baik, akan kami pertimbangkan untuk kebutuhan Bapak.

Tinggalkan Balasan