Menurut Tenaga Yang Dibutuhkan Aktivitas Fisik Dapat Dibedakan Menjadi?

3 yaitu:

  • aktivitas ringan.
  • aktivitas berat.
  • aktivitas sedang.

Aktivitas fisik Ada 3 Apa saja berikan contohnya?

Jenis Aktivitas Fisik –

  1. Aktivitas fisik harian Jenis aktivitas yang pertama ada dalam kehidupan Anda sehari-hari. Kegiatan sehari-hari dalam mengurus rumah bisa membantu Anda untuk membakar kalori yang didapatkan dari makanan yang dikonsumsi. Seperti misalnya adalah mencuci baju, mengepel, jalan kaki, membersihkan jendela, berkebun, menyetrika, bermain dengan anak, dan sebagainya. Kalori yang terbakar bisa 50 – 200 kcal per kegiatan.
  2. Latihan fisik Latihan fisik adalah aktivitas yang dilakukan secara terstruktur dan terencana misalnya adalah jalan kaki, jogging, push up, peregangan, senam aerobik, bersepeda, dan sebagainya. Dilihat dari kegiatannya, latihan fisik memang seringkali disatukategorikan dengan olahraga.
  3. Olahraga Olahraga didefinisikan sebagai aktivitas fisik yang terstruktur dan terencana dengan mengikuti aturan-aturan yang berlaku dengan tujuan tidak hanya untuk membuat tubuh jadi lebih bugar namun juga untuk mendapatkan prestasi. Yang termasuk dalam olahraga seperti sepak bola, bulu tangkis, basket, berenang, dan sebagainya.

Untuk mendapatkan hasil dari aktivitas fisik yang lebih maksimal direkomendasikan untuk melakukannya dengan prinsip BBTT yaitu Baik, Benar, Terukur, dan Teratur, Baik adalah melakukan aktivitas fisik sesuai dengan kemampuannya, benar adalah aktivitas yang dilakukan secara bertahap mulai dari pemanasan dan diakhiri dengan pendinginan atau peregangan, terukur adalah aktivitas fisik yang diukur intensitas dan juga waktunya, dan yang terakhir adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur sebanyak 3-5 kali dalam seminggu.

Apa yang dimaksud dengan aktivitas fisik Sebutkan macam macamnya?

Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang diakibatkan kerja otot rangka dan meningkatkan pengeluaran tenaga serta energi. Terdapat macam – macam aktivitas fisik yang bisa dilakukan, yaitu aktivitas fisik ringan, sedang, dan berat.

6 aktivitas fisik berat itu seperti apa?

Aktivitas Fisik Berat – Direktorat P2PTM 29 Juni 2018 Aktivitas fisik dikategorikan berat apabila selama beraktivitas tubuh mengeluarkan banyak berkeringat, denyut jantung dan frekuensi nafas sangat meningkat sampai dengan kehabisan napas. Energi yang dikeluarkan saat melakukan aktivitas pada kategori ini > 7 Kcal/menit. Contoh :

Berjalan dengan sangat cepat (kecepatan lebih dari 5 km/jam), berjalan mendaki bukit, berjalan dengan membawa beban di punggung, naik gunung, jogging (kecepatan 8 km/jam) dan berlari Pekerjaan seperti mengangkut beban berat, menyekop pasir, memindahkan batu bata, menggali selokan, mencangkul Pekerjaan rumah seperti memindahkan perabot yang berat, menggendong anak, bermain aktif dengan anak Bersepeda lebih dari 15 Km per jam dengan lintasan mendaki, bermain basket, cross country, badminton kompetitif, volley kompetitif, sepak bola, tenis single, tinju.

Baca Juga : Aktivitas Fisik Berat – Direktorat P2PTM

Apa itu aktivitas fisik menurut WHO?

Menurut WHO aktifitas fisik (physical activity) merupakan gerakan tubuh yang dihasilkan otot rangka yang memerlukan pengeluaran energi. Aktifitas fisik melibatkan proses biokimia dan biomekanik. Aktifitas fisik dapat dikelompokkan berdasarkan tipe dan intensitasnya.

Apa perbedaan antara aktivitas fisik dan olahraga?

Apa Ya Perbedaan Aktifitas Fisik dan Olahraga? – RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO Tim Promkes RSST – Supaya sehat dan terhindar dari penyakit kita dianjurkan untuk aktif secara fisik. Tetapi cukupkah hanya melakukan aktivitas fisik sehari-hari seperti melakukan pekerjaan rumah bila tidak sempat berolahraga? Berikut ini adalah perbedaan antara aktifitas fisik dan olahraga yaitu : Aktivitas fisik merujuk kepada gerakan yang membutuhkan kontraksi otot.

Setiap kegiatan sehari-hari seperti naik tangga, berkebun, membereskan rumah, berkebun, naik tangga merupakan aktivitas fisik. Kegiatan fisik atau aktivitas jasmani didefinisikan sebagai aneka gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot kerangka dimana gerakan tersebut menghasilkan pengeluaran energi (Rusli Lutan et al, 2001).

Kegiatan fisik mencakup berbagai jenis dan bentuk kegiatan meliputi aktivitas fisik pada saat melakukan pekerjaan, kegiatan olahraga, kegiatan pada saat mengisi waktu senggang dan kegiatan rutin sehari-hari. Sementara olahraga merupakan bentuk khusus dari aktivitas fisik yang terstruktur dan terencana dengan mengikuti aturan-aturan yang berlaku dengan tujuan tidak hanya untuk membuat tubuh jadi lebih bugar tetapi juga untuk mendapatkan prestasi.

  • Kecenderungan makin menurunnya minat dan keinginan dan partisipasi masyarakat untuk melakukan kegiatan olahraga merupakan hal yang sangat memprihatinkan karena keadaan demikian memungkinkan dengan mudah muncul penyakit akibat kurang gerak.
  • Mungkin anda mengetahui bahwa olahraga tidak setiap hari dilakukan karena memang kebanyakan bentuk atau cabang olahraga tidak ada yang setiap hari.
  • Lain halnya dengan aktivitas fisik, merupakan kegiatan rutin yang kebanyakan memiliki intensitas yang lebih sering dibandingkan dengan olahraga.

Aktifitas fisik tidak membutuhkan area yang luas.

Aktivitas fisik tidak memerlukan area yang luas. Misalnya jogging, aktivitas fisik ini tidak membutuhkan area yang begitu luas sebab dilakukan oleh beberapa orang saja. Sementara olahraga cenderung pada aktivitas yang luas dan dilakukan oleh orang yang lebih banyak dibandingkan dengan ketika melakukan aktivitas fisik. Misalnya sepak bola membutuhkan lapangan yang luas.

You might be interested:  How To Get Free Solar Panels In Texas?

Aktivitas fisik adalah latihan fisik olahraga.

Perbedaan berikutnya yang mungkin anda sudah mengetahui yaitu aktivitas fisik terkadang dijadikan sebagai program latihan fisik pada cabang olahraga tertentu. Tujuannya adalah untuk melatih beberapa elemen yang memang dibutuhkan untuk membuat seorang atlet memiliki kondisi fisik yang prima.

  1. Aktivitas fisik yang umum dilakukan dalam menunjang olahraga tersebut seperti jogging, pemanasan atau peregangan dan sebagainya.
  2. Dengan tujuan untuk melatih ketahanan Cardio-Respiratory, kekuatan otot, fleksibilitas, dan digunakan untuk membantu melatih daya tahan otot.
  3. Aktivitas fisik atau olahraga yang terencana dan teratur serta dilakukan secara rutin bermanfaat untuk kesehatan dan kebugaran fisik bagi yang melakukannya.

Dengan dimilikinya kesehatan dan kebugaran jasmani seseorang akan dapat melaksanakan tugas sehari-hari dengan tidak mengalami kelelahan yang berarti dan bila menghadapi keadaaan darurat dalam perkerjaan masih sanggup menghadapi dan mengatasinya dengan baik.

  1. Maka sudah saat nya kita mulai membiasakan diri melakukan aktivitas fisik dan olahraga sebagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Sebaiknya dalam melakukan olahraga dilakukan pada intensitas sedang.
  3. Olahraga sangat baik untuk kesehatan dan kesegaran jasmani.
  4. Dengan begitu kita dapat bekerja dengan baik dan kesegaran jasmani seseorang akan lebih produktif.

(Tn) Referensi :

Hariadi.2009. Aktivitas Fisik atau Olahraga yang Aman Untuk Kesehatan dan Kesegaran Jasmani, Dosen Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) FIK Unimed. Generasi Kampus Volume 2 Nomor 1. Hlm.104-106. Website https://www.popmama.com/life/health/greg-bima/kenali-perbedaan-olahraga-dan-aktivitas-biasa-agar-bisa-lebih-positif/2.

  1. jurnal.unimed.ac.id
  2. https://olahragapedia.com/perbedaan-olahraga-dan-aktivitas-fisik
  3. https://promkes.kemkes.go.id/content/?p=8807
  4. Instagram @kesmas.id

: Apa Ya Perbedaan Aktifitas Fisik dan Olahraga? – RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO

Jelaskan apa yang dimaksud dengan aktivitas fisik intensitas sedang dan berat?

Berdasarkan intensitasnya, aktivitas fisik bisa dibedakan menjadi aktivitas ringan, sedang, dan berat. Pada aktivitas ringan, sedang, dan berat, berikut adalah beberapa perbedaan yang tampak dan juga contoh dari masing-masing aktivitas tersebut:

  • Aktivitas ringan : jenis aktivitas yang hanya menggunakan 3,5 kalori per menit. Contoh dari aktivitas ringan adalah menyiapkan makanan di dapur dan mencuci piring.
  • Aktivitas sedang : jenis aktivitas yang menggunakan 3,5 hingga 7 kalori per menit. Contoh dari aktivitas sedang adalah melemparkan bola basket ke dalam keranjang dan berjalan cepat.
  • Aktivitas berat : jenis aktivitas fisik yang menggunakan lebih dari 7 kalori per menit. Contoh dari aktivitas berat adalah mencangkul, memindahkan batu bata, dan berenang.

Apa manfaat aktivitas fisik dan jelaskan?

Dilihat 17,538 pengunjung Selama pandemi COVID-19 ini, Sobat SMP tentunya harus menjalani pembelajaran jarak jauh yang tidak jarang memaksa diri menghabiskan banyak waktu untuk duduk belajar di depan gawai masing-masing. Tanpa disadari, aktivitas fisik tubuh menjadi sangat berkurang.

  • Namun sebelum membahas lebih jauh, apa sih yang dimaksud dengan aktivitas fisik? Aktivitas fisik adalah kegiatan otot tubuh yang menggerakkan rangka dan menghasilkan energi dan tenaga.
  • Aktivitas fisik tidak selalu dengan melakukan olahraga khusus, namun juga bisa melalui berbagai aktivitas sederhana yang dilakukan sehari-hari seperti menyapu, berkebun, berjalan kaki mengepel, membersihkan rumah, menyetrika, dan lain-lain.

Seseorang disarankan untuk menjalankan aktivitas fisik yang baik, terukur, dan teratur perlu dilakukan 3 -5 kali dalam seminggu atau setiap hari selama 30 menit. Aktivitas fisik sebenarnya dapat dilakukan dimana saja, baik itu di rumah, di sekolah, atau pun di luar rumah.

Secara umum, aktivitas fisik terbagi menjadi 3 (tiga) jenis, yaitu aktivitas ringan, sedang, dan berat. Aktivitas fisik ringan mengeluarkan energi sebanyak kurang dari 3.5 Kcal/menit, aktivitas fisik ringan mengeluarkan energi sebanyak 3.5 – 7 Kcal/menit, sedangkan aktivitas berat mengeluarkan energi sebanyak lebih dari 7 Kcal/menit.

Aktivitas fisik sangat penting dilakukan karena memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya ialah dapat menurunkan risiko penyakit tidak menular. Selain itu, aktivitas fisik juga mempunyai banyak manfaat lainnya seperti:

Mengendalikan kadar kolesterol Mengendalikan berat badan Mengendalikan tekanan darah Meningkatkan daya tahan tubuh dan sistem kekebalan tubuh Mencegah penyakit diabetes melitus atau kencing manis Memperbaiki postur tubuh Memperbaiki kelenturan sendi dan kekuatan otot Menurunkan risiko osteoporosis pada wanita Mengendalikan stres Mengurangi kecemasan

Nah, setelah mengetahui betapa pentingnya aktivitas fisik, Sobat SMP bisa mencoba melakukan aktivitas fisik ringan dengan memperbanyak jalan kaki minimal 10.000 langkah, atau dapat mencoba latihan fisik ringan di rumah dengan membaca artikel berikut ini,

Apakah yang dimaksud dengan aktivitas fisik?

Dinas Kesehatan Aceh | Lakukan Aktifitas Fisik 30 Menit Setiap Hari agar tubuh tetap sehat Diantara Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) adalah melakukan aktifitas fisik setiap hari. Hal ini diperlukan untuk menjaga tubuh dalam keadaan prima dan seluruh anggota tubuh berfungsi dengan baik. Aktifitas fisik adalah melakukan pergerakan anggota tubuh yang menyebabkan pengeluaran tenaga yang sangat penting bagi pemeliharaan kesehatan fisik, mental dan mempertahankan kualitas hidup agar tetap sehat dan bugar sepanjang hari.

  1. Tak hanya itu, aktivitas fisik yang dilakukan pun sangat berguna bagi perkembangan otak dan pertumbuhan si kecil.
  2. Tidak perlu melakukan aktivitas fisik yang berat, cukup melakukan hal-hal sederhana di rumah dan lingkungan sekitar; misalnya : bermain bola, bersepeda, naik turun tangga, jalan santai, dan kegiatan lainnya.

Aktifitas fisik selama 30 menit memberikan banyak manfaat terhadap kesehatan. Diantaranya membuat tubuh bugar, mengurangi resiko penyakit kardiovaskular, hingga kesehatan pencernaan. Aktivitas fisik adalah setiap gerakan tubuh yang diakibatkan kerja otot-otot rangka dan menghasilkan pengeluaran tenaga dan energi (pembakaran kalori).

  1. Definisi latihan fisik (exercise) adalah aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur, terukur dan terus menerus sehingga dapat meningkatkan kebugaran tubuh.
  2. Terdapat bukti ilmiah yang sangat kuat bahwa melakukan aktivitas fisik dengan intensitas sedang minimal 30 menit setiap hari atau 150 menit per minggu secara teratur dapat menurunkan risiko berbagai macam penyakit tidak menular dan risiko kematian dini akibat penyakit kronis.
You might be interested:  How To Unlock All Planets In Solar Smash?

Aktivitas fisik yang dilakukan secara teratur juga memainkan peranan penting dalam kesehatan kardiovaskular. Penelitian memperkirakan bahwa setiap penambahan 2 jam duduk dapat meningkatkan risiko kejadian penyakit kardiovaskular sebanyak 5%. Tapi di sisi lain, setidaknya berolahraga selama 1 jam dapat mengembalikan kebugaran tubuh yang hilang akibat 6 – 7 jam duduk.

  • Setiap peningkatan aktivitas akan sangat bermanfaat untuk kesehatan.
  • Dibandingkan duduk diam di sofa, melangkah lebih sering lebih baik.
  • Berjalan cepat atau berolahraga dengan intensitas sedang sebanyak 30 menit, 5 kali seminggu, dapat menurunkan risiko Penyakit Jantung Koroner (PJK) sebanyak 19% atau hampir 1/5 kali lebih rendah.

Sebagai langkah awal, berjalan kaki merupakan aktivitas fisik yang mudah, murah, dan dapat dilakukan semua orang. Bila kebugaran cukup baik, setidaknya bisa melakukan jalan cepat (kurang lebih 100 langkah per menit) selama 30 menit, yang dapat memberi tambahan 3.000 – 4.000 langkah.

  • Usahakan untuk mencapai target minimal 10.000 langkah per hari.
  • Bagi yang sudah sering melangkah, jangan cepat puas, karena menambah olahraga 30 menit intensitas sedang masih memberikan manfaat tambahan.
  • Nantinya, bentuk aktifitas fisik yang dilakukan bisa ditingkatkan.
  • Pada akhir pekan misalnya, juga bisa dilakukan aktifitas fisik dengan bersepeda bersama keluarga atau dengan teman-teman sekantor atau dengan bergabung dengan komunitas-komunitas sepeda yang ada, sehingga aktifitas fisik bisa tetap rutin dilakukan dan sekaligus juga menyenangkan.

Harapannya seluruh anggota keluarga dapat melakukan aktifitas fisik minimal selama 30 menit setiap harinya. Tidak perlu olahraga yang berat dan sulit, yang penting adalah untuk selalu ingat untuk bergerak. dalam kehidupan sehari-hari dirumah, aktifitas fisik bisa berupa kegiatan sehari-hari, yaitu : berjalan kaki, berkebun, kerja di taman, mencuci pakaian, mencuci mobil, mengepel lantai, naik turun tangga, membawa belanjaan, dan lain-lain.

Bisa juga berupa olahraga, yaitu : push up, lari ringan, bermain bola, berenang, senam, bersepeda, bermain tenis, yoga, fitnes, angkat beban/ berat. Prinsipnya adalah dengan aktifitas fisik minimal 30 menit setiap hari maka akan memberi manfaat yang begitu banyak bagi kesehatan tubuh. jika lebih banyak waktu yang digunakan untuk beraktifitas fisik maka manfaat yang diperoleh juga lebih banyak.

Jika kegiatan ini dilakukan setiap hari secara teratur maka dalam waktu 3 bulan ke depan akan terasa hasilnya. Anda pastinya akan lebih sehat dan bugar tentunya. Berikut beberapa manfaat lain dari aktivitas fisik yang Anda dan anak lakukan: 1. Mengontrol berat badanSaat bermalas-malasan, tubuh kita cenderung mendapat asupan kalori berlebih dibandingkan penggunaannya, kalori yang tidak terpakai tersebut nantinya akan tersimpan sebagai lemak.

Lain halnya apabila kita aktif berolahraga, tubuh kita akan membutuhkan lebih banyak kalori, sehingga lemak tubuh yang tersimpan akan dibakar untuk diubah menjadi energi. Penurunan berat badan, memberikan efek positif bagi kesehatan jantung dan pengontrolan kadar gula darah.2. Menjaga kesehatan dan terhindar dari penyakitAktifitas fisik 30 menit secara teratur bisa membantu mencegah atau mengelola masalah kesehatan termasuk stroke, penyakit metabolisme, stress, kanker, diabetes mellitus type 2, dan arthritis.3.

Memperbaiki suasana hatiBerjalan kaki selama 30 menit bisa mengurangi stres dan emosional. Aktifitas fisik yang dilkaukan bisa merangsang bahan kimia otak yang dapat membuat lebih bahagia dan lebih santai.4. Menurunkan kadar gula darahLatihan fisik akan mencegah akumulasi berlebih gula dalam sirkulasi darah.

Saat berolahraga, otot akan mengambil pasokan gula dari sirkulasi dan mengubahnya dalam bentuk energi. Hal ini tentunya akan mengurangi risiko diabetes.5. Meningkatkan staminaAktifitas fisik yang terartur dapat meningkatkan kekuatan otot dan meningkatkan daya tahun tubuh.6. Mencegah kankerSeseorang yang berolahraga teratur memiliki risiko lebih kecil terkena penyakit kanker terutama pada usus besar, rahim dan payudara.7.

Mengatur tekanan darah Latihan fisik atau olahraga telah terbukti dapat mengurangi stres. Dengan menghindari stress berlebihan, resiko peningkatan tekanan darah serta penyakit jantung pun akan menurun. Selanjutnya yang harus kita pahami adalah bagaimana cara melakukan aktifitas yang benar itu.

Ada beberapa hal hal yang harus kita perhatikan, diantaranya adalah lakukan secara bertahap hingga mencapai 30 menit. Jika belum terbiasa dapat dimulai dengan beberapa menit setiap hari dan ditingkatkan secara bertahap. Kemudian juga yang harus kita perhatikan adalah sebaiknya lakukan aktifitas fisik sebelum makan atau 2 jam sesudah makan.

hal penting lainya adalah jangan lupakan pemanasan dan peregangan. Awali aktifitas fisik dengan pemanasan dan peregangan. Lakukan gerakan ringan dan secara perlahan ditingkatkan sampai sedang. Jika sudah terbiasa dengan aktiftas tersebut, lakukan secara rutin paling sedikit 30 menit setiap hari.

Manfaat aktivitas fisik berat seperti apa?

Manfaat Aktifitas Fisik Menurut Kemenkes RI – Kementerian Kesehatan RI juga mensosialisasikan perihal Manfaat Aktifitas Fisik bagi Kesehatan kepada masyarakat; dan dikelompokkan menjadi 2 jenis; yaitu Manfaat Pertama :

  1. Mengurangi Kecemasan
  2. Mengendalikan Stress.
  3. Meningkatkan daya tahn dan sistem kekebalan tubuh.
  4. Mengendalikan kadar kolesterol,
  5. Memperbaiki kelenturan sendi dan kekuatan otot
You might be interested:  Bagaimana Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Air?

Manfaat Kedua :

  1. Mengendalikan Berat Badan
  2. Mengendalikan Tekanan Darah
  3. Menurunkan resiko keropos tulang (osteoporosis) pada wanita.
  4. Mencegah Diabetes Melitus atau Kencing Manis
  5. Memperbaiki Postur Tubuh.

Referensi :

  1. Physical Activity Guidelines for Americans; CDC Centers for Disease Control and Prevention
  2. Benefits of Physical Activity; CDCCenters for Disease Control and Prevention
  3. Kemkes RI; Manfaat Aktifitas Fisik.

Baca Juga :

  • Penyakit Tidak Menular (PTM), Penyebab dan Pencegahannya
  • Pelayanan Pemeriksaan Radiologi

Bagaimana prinsip melakukan aktivitas fisik?

Prinsip aktivitas fisik, yang mana di antaranya ialah: Prinsip Kekhususan atau Specificty, yang mana prinsip kekhususan sendiri ialah suatu aktivitas fisik khusus mengembangkan kemampuan tubuh sesuai dengan tuntutan dalam cabang olahraga yang akan dikembangkan.

Bagaimana contoh aktivitas fisik ringan?

Aktivitas Fisik Ringan – Direktorat P2PTM 28 Juni 2018 Aktivitas fisik ini hanya memerlukan sedikit tenaga dan biasanya tidak menyebabkan perubahan dalam pernapasan, saat melakukan aktivitas masih dapat berbicara dan bernyanyi. Energi yang dikeluarkan selama melakukan aktivitas ini (<3,5 Kcal/menit). Contoh:

Berjalan santai di rumah, kantor, atau pusat perbelanjaan Duduk bekerja di depan komputer, membaca, menulis, menyetir, mengoperasikan mesin dengan posisi duduk atau berdiri Berdiri melakukan pekerjaan rumah tangga ringan seperti mencuci piring, setrika, memasak, menyapu, mengepel lantai, menjahit Latihan peregangan dan pemanasan dengan lambat Membuat prakarya, bermain kartu, bermain video game, menggambar, melukis, bermain musikBermain billyard, memancing, memanah, menembak, golf, naik kuda

Baca Juga : Aktivitas Fisik Ringan – Direktorat P2PTM

Apa yang dimaksud dengan aktivitas fisik sedang dan contohnya?

Aktivitas fisik sedang merupakan kegiatan yang membutuhkan gerakan otot yang terus menerus dengan intensitas ringan, seperti bersepeda, berlari kecil dan berjalan cepat.

Apa perbedaan antara aktivitas fisik dan olahraga?

Apa Ya Perbedaan Aktifitas Fisik dan Olahraga? – RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO Tim Promkes RSST – Supaya sehat dan terhindar dari penyakit kita dianjurkan untuk aktif secara fisik. Tetapi cukupkah hanya melakukan aktivitas fisik sehari-hari seperti melakukan pekerjaan rumah bila tidak sempat berolahraga? Berikut ini adalah perbedaan antara aktifitas fisik dan olahraga yaitu : Aktivitas fisik merujuk kepada gerakan yang membutuhkan kontraksi otot.

Setiap kegiatan sehari-hari seperti naik tangga, berkebun, membereskan rumah, berkebun, naik tangga merupakan aktivitas fisik. Kegiatan fisik atau aktivitas jasmani didefinisikan sebagai aneka gerakan tubuh yang dihasilkan oleh otot kerangka dimana gerakan tersebut menghasilkan pengeluaran energi (Rusli Lutan et al, 2001).

Kegiatan fisik mencakup berbagai jenis dan bentuk kegiatan meliputi aktivitas fisik pada saat melakukan pekerjaan, kegiatan olahraga, kegiatan pada saat mengisi waktu senggang dan kegiatan rutin sehari-hari. Sementara olahraga merupakan bentuk khusus dari aktivitas fisik yang terstruktur dan terencana dengan mengikuti aturan-aturan yang berlaku dengan tujuan tidak hanya untuk membuat tubuh jadi lebih bugar tetapi juga untuk mendapatkan prestasi.

  • Kecenderungan makin menurunnya minat dan keinginan dan partisipasi masyarakat untuk melakukan kegiatan olahraga merupakan hal yang sangat memprihatinkan karena keadaan demikian memungkinkan dengan mudah muncul penyakit akibat kurang gerak.
  • Mungkin anda mengetahui bahwa olahraga tidak setiap hari dilakukan karena memang kebanyakan bentuk atau cabang olahraga tidak ada yang setiap hari.
  • Lain halnya dengan aktivitas fisik, merupakan kegiatan rutin yang kebanyakan memiliki intensitas yang lebih sering dibandingkan dengan olahraga.

Aktifitas fisik tidak membutuhkan area yang luas.

Aktivitas fisik tidak memerlukan area yang luas. Misalnya jogging, aktivitas fisik ini tidak membutuhkan area yang begitu luas sebab dilakukan oleh beberapa orang saja. Sementara olahraga cenderung pada aktivitas yang luas dan dilakukan oleh orang yang lebih banyak dibandingkan dengan ketika melakukan aktivitas fisik. Misalnya sepak bola membutuhkan lapangan yang luas.

Aktivitas fisik adalah latihan fisik olahraga.

Perbedaan berikutnya yang mungkin anda sudah mengetahui yaitu aktivitas fisik terkadang dijadikan sebagai program latihan fisik pada cabang olahraga tertentu. Tujuannya adalah untuk melatih beberapa elemen yang memang dibutuhkan untuk membuat seorang atlet memiliki kondisi fisik yang prima.

Aktivitas fisik yang umum dilakukan dalam menunjang olahraga tersebut seperti jogging, pemanasan atau peregangan dan sebagainya. Dengan tujuan untuk melatih ketahanan Cardio-Respiratory, kekuatan otot, fleksibilitas, dan digunakan untuk membantu melatih daya tahan otot. Aktivitas fisik atau olahraga yang terencana dan teratur serta dilakukan secara rutin bermanfaat untuk kesehatan dan kebugaran fisik bagi yang melakukannya.

Dengan dimilikinya kesehatan dan kebugaran jasmani seseorang akan dapat melaksanakan tugas sehari-hari dengan tidak mengalami kelelahan yang berarti dan bila menghadapi keadaaan darurat dalam perkerjaan masih sanggup menghadapi dan mengatasinya dengan baik.

  1. Maka sudah saat nya kita mulai membiasakan diri melakukan aktivitas fisik dan olahraga sebagai kebutuhan dalam kehidupan sehari-hari.
  2. Sebaiknya dalam melakukan olahraga dilakukan pada intensitas sedang.
  3. Olahraga sangat baik untuk kesehatan dan kesegaran jasmani.
  4. Dengan begitu kita dapat bekerja dengan baik dan kesegaran jasmani seseorang akan lebih produktif.

(Tn) Referensi :

Hariadi.2009. Aktivitas Fisik atau Olahraga yang Aman Untuk Kesehatan dan Kesegaran Jasmani, Dosen Jurusan Pendidikan Jasmani, Kesehatan dan Rekreasi (PJKR) FIK Unimed. Generasi Kampus Volume 2 Nomor 1. Hlm.104-106. Website https://www.popmama.com/life/health/greg-bima/kenali-perbedaan-olahraga-dan-aktivitas-biasa-agar-bisa-lebih-positif/2.

  1. jurnal.unimed.ac.id
  2. https://olahragapedia.com/perbedaan-olahraga-dan-aktivitas-fisik
  3. https://promkes.kemkes.go.id/content/?p=8807
  4. Instagram @kesmas.id

: Apa Ya Perbedaan Aktifitas Fisik dan Olahraga? – RSUP dr. SOERADJI TIRTONEGORO