Pembangkit Tenaga Listrik Yang Ada Di Jepang Adalah Jenis?

Pembangkit Tenaga Listrik Yang Ada Di Jepang Adalah Jenis
Seismik – Jepang adalah negara yang senantiasa berada dekat dengan ancaman gempa bumi dan aktivitas seismik lainnya. Maka dari itu, beberapa ahli sudah menyatakan kekhawatirannya akan dampak yang muncul apabila Jepang membangun dan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga nuklir.

Amory Lovins mengatakan: “Sebuah zona tsunami dan gempa bumi dengan 127 juta penduduk bukanlah tempat yang baik untuk mengoperasikan 54 reaktor nuklir”. Sampai saat ini, dampak seismik yang paling mematikan adalah Bencana nuklir Fukushima Daiichi, yang disebabkan karena Gempa bumi dan tsunami Tōhoku 2011,

Hidekatsu Yoshii, seorang anggota DPR dari Partai Komunis Jepang dan juga seorang penggiat anti nuklir, mengingatkan akan kemungkinan dampak terburuk yang akan muncul apabila tsunami atau gempa bumi muncul. Selagi pertemuan anggota DPR pada bulan Mei 2010 ia juga mengatakan hal serupa, mengingatkan bahwa sistem pendingin dari PLTN-PLTN di Jepang dapat hancur karena gempa bumi.

Bagaimana prinsip pemanfaatan panas bumi dapat sebagai sumber energi untuk dirubah menjadi listrik?

Beranda Inovasi Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi

Kondisi bentang alam Indonesia yang dilewati oleh cincin api pasifik atau yang dikenal sebagai ring of fire, yaitu wilayah yang banyak terdapat gunung berapi merupakan potensi besar untuk pemanfaatan panas bumi untuk pembangkit listrik. Pembangkit Listrik Panas Bumi Sarulla di Tapanuli Utara Secara sederhana, Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) adalah tenaga listrik yang dihasilkan dari gerak turbina yang digerakkan oleh panas bumi. Cara pemanfaatannya adalah dengan membuat sumur yang kedalamannya mencapai titik panas bumi, lalu panas tersebut dialirkan ke lokasi turbin untuk menggerakkan turbin.

  • Potensi tenaga panas bumi yang besar di Indonesia menjadikan pembangunan PLTP sebagai salah satu prioritas nasional bidang energi.
  • Salah satu wilayah yang dijadikan lokasi PLTP adalah Sarulla yang berada di kawasan Gunung Toba.
  • Wilayah ini memiliki potensi panas bumi yang cukup besar.
  • Menurut cataran sejarah, Gunung Toba dahulu merupakan gunung berapi aktif yang meletus sekitar 7000 tahun lalu.

Gunung Toba diprediksi masih merupakan gunung berapi tetapi panasnya tidak terakumulasi di dalam perut bumi tetapi mengalir keluar dalam bentuk air panas. Air panas inilah yang digunakan sebagai penggerak turbin untuk menghasilkan listrik. PLTP Sarulla merupakan salah satu pembangkit listrik terbesar di dunia.

  • PLTP ini dibagi menjadi tiga unit yang dikembangkan di dua lokasi, yaitu di Silangkitang dengan kapasitas 1X110 Mega Watt (MW); dan 2 uni di Namora -I-Langit (NIL) dengan kapaistas 2X110 MW.
  • Jadi, kapasitas PLTP ini mencapai 2X110 MW yang menjadikannya salat satu PLTP terbesar di dunia.
  • Aktivitas PLTP tidak menggunakan bahan fossil fuel atau batu bara dan sehingga tidak menghasilkan emisi gas rumah kaca.

Oleh karena itu dapat dijadikan sumber tenaga alternatif untuk mengurangi emis gas rumah kaca nasional. Sehingga Pemerintah gencar mengeksplorasi wilayah-wilayah dengan potensi panas bumi yang besar dan membangun PLTP di wilayah tersebut. Tetapi, sekalipun demikian, sampai saat ini Pemerintah masih megembangkan penelitian untuk memastikan keamanan produksi energi dari PLTP dan terus mengkaji potensi kerugian bagi lingkungan khususnya pemanasan global untuk menghindari kemungkinan-kemungkinan buruk di depan pada saat Indonesia berali ke PLTP untuk menghasilkan energi.

Stasiun pembangkit listrik thermal dimana panas yang dihasilkan diperoleh dari satu atau lebih reaktor nuklir merupakan pembangkit jenis?

Jakarta. Batan.go.id – Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir atau PLTN adalah sebuah pembangkit daya thermal yang menggunakan satu atau beberapa reaktor nuklir sebagai sumber panasnya. Prinsip kerja sebuah PLTN hampir sama dengan sebuah Pembangkilt Listrik Tenaga Uap, menggunakan uap bertekanan tinggi untuk memutar turbin.

Sebutkan apa saja manfaat PLTN?

Selain untuk Pemenuhan Energi, Ini Manfaat PLTN Liputan6.com, Jakarta Pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Nuklir (PLTN) tidak hanya bermanfaat untuk pemenuhan energi. Namun, PLTN juga bermanfaat untuk mendorong pengembangan industri. Rosatom, perusahaan energi asal Rusia, menyatakan pengembangan PLTN akan memacu pertumbuhan industri.

“Pembangkit listrik tenaga nuklir tidak hanya tentang listrik yang bersih. Pembangunan PLTN dapat menjadi penggerak yang kuat untuk perekonomian suatu negara, memberikan peluang baru bagi perusahaan-perusahaan pembangunan, konstruksi, dan industri lainnya,” kata Kepala Rosatom Asia Tenggara Egor Simonov, dalam keterangan tertulis, di Jakarta, Jumat (9/12/2016).

Dia mengatakan, pengembangan PLTN juga mampu menciptakan 70.000 tenaga kerja. Bukan hanya itu, adanya PLTN juga meningkatkan kemampuan ilmiah dan teknis sebuah negara. Rosatom sendiri, lanjut dia, berupaya untuk memanfaatkan kandungan lokal di semua negara dalam pembangunan PLTN.

Saat ini, Rosatom dan PLN berencana untuk mencari potensi wilayah untuk pembangunan PTLN. Kepala Perencanaan dan Pengadaan Mesin PLN Moch Praydianto mengatakan, PLTN akan memperkenalkan Indonesia dengan teknologi baru. “Ratusan perusahaan Indonesia dapat berpartisipasi dalam proyek konstruksi PLTN. Di negara kita, tenaga nuklir bisa menciptakan lapangan kerja baru, memperkenalkan teknologi inovatif dan mengembangkan kompetensi baru,” tandas dia.

: Selain untuk Pemenuhan Energi, Ini Manfaat PLTN

You might be interested:  Bagaimana Cara Kerja Panel Surya Dalam Menghasilkan Energi Listrik?

Apa itu nuklir dan bagaimana bentuknya?

KOMPAS.com – Energi nuklir adalah bentuk energi yang dilepaskan dari nukleus, yakni inti atom yang terdiri dari proton dan neutron. Sumber energi ini dapat dihasilkan dengan dua cara. Bisa dengan fisi, ketika inti atom terpecah menjadi beberapa bagian.

Apakah Indonesia punya senjata nuklir?

Daftar 9 Negara Nuklir di Seluruh Dunia – Dilansir situs SIPRI, ada sembilan negara yang tercatat sebagai negara pemilik nuklir. Berikut nama negara beserta jumlah kepemilikan nuklir per tahun 2022.

  1. Amerika Serikat: 5.428
  2. Rusia: 5.977
  3. Inggris: 225
  4. Prancis: 290
  5. Cina: 350
  6. India: 160
  7. Pakistan: 165
  8. Israel: 90
  9. Korea Utara: 20

Terlihat, dari angka-angka di atas, Rusia punya nuklir paling banyak ketimbang negara-negara lain, termasuk lebih banyak dari AS. Rusia punya 5.977 hulu ledak, 550 lebih banyak dari Amerika Serikat. Padahal jumlah hulu ledak Rusia sudah berkurang dibanding setahun sebelumnya (6.255).

Apa nuklir terbesar di dunia?

Ini Bom Nuklir ‘Neraka’ Rusia, Kekuatan 3.800 Kali Hiroshima? Jakarta, CNBC Indonesia – Bom nuklir Tsar Bomba saat ini menjadi senjata nuklir terbesar yang pernah diluncurkan dalam sejarah umat manusia. Bom yang juga disebut sebagai Big Ivan ini sebetulnya memiliki kekuatan sebesar 100 megaton.

  • Namun, ketika diuji coba di Pulau Novaya Zemlya di Samudra Arktik pada 30 Oktober 1961, kekuatannya dimodifikasi hanya menjadi 500 megaton saja karena dinilai terlalu berbahaya untuk situasi uji coba.
  • ADVERTISEMENT SCROLL TO RESUME CONTENT Padahal, separuh dari 100 megaton ini saja diperkirakan sudah setara 3.800 kali kekuatan bom Hiroshima yang dijatuhkan AS pada Perang Dunia II.

Dikutip dari Britannica, pencipta senjata tersebut adalah sekelompok fisikawan Soviet di mana salah satu yang paling utama adalah Andrey Sakharov. Situasi Perang Dingin yang intens antara Uni Soviet dan Amerika Serikat saat itu menjadikan alasan mereka akhirnya menciptakan bom tiga tahap ini.

  • Tsar Bomba memiliki arti harfiah Raja Bom.
  • Sewaktu uji coba, bom nuklir Tsar Bomba dapat meledak sejauh 4 kilometer di atas permukaan tanah dan menghasilkan awan menyerupai jamur dengan tinggi lebih dari 60 kilometer.
  • Ilatan ledakannya terlihat sampai sekitar 1.000 kilometer jauhnya.
  • Hasil dari ledakan ini juga mencengangkan.

Buktinya, sebuah desa tak berpenghuni bernama Severny yang jauhnya 55 kilometer dari titik nol menjadi rata karena uji coba tersebut. Bangunan-bangunan yang jaraknya 160 kilometer dari lokasi dilaporkan hancur. Hawa panas dari ledakan itu juga diperkirakan mampu menyebabkan luka bakar terhadap objek berjarak 100 kilometer.

Pun begitu, Tsar Bomba tidak pernah diproyeksikan untuk digunakan. Bom ini tidak bisa dipakai oleh rudal balistik. Senjata itu perlu dibawa dengan pesawat konvensional, tetapi mudah dicegat sebelum mencapai lokasi sasaran. Oleh sebab itu, senjata tersebut diperuntukkan sebagai senjata propaganda. Setelah uji coba ledakan, salah satu pencipta bom nuklir Tsar Bomba, Sakharov, semakin terlibat dengan usaha pembatasan uji coba nuklir di bawah tanah.

Kebijakan itu juga ditandatangani oleh Amerika Serikat, Inggris, dan Uni Soviet pada 1963. Negara-negara lain pun ikut serta kemudian. Tsar Bomba kembali menjadi pembicaraan publik setelah serangan militer yang digencarkan Rusia ke Ukraina. Isu nuklir kembali mengemuka lantaran hingga saat ini kedua negara belum ada tanda-tanda perdamaian (cha/cha) : Ini Bom Nuklir ‘Neraka’ Rusia, Kekuatan 3.800 Kali Hiroshima?

Berapa lama efek radiasi nuklir hilang?

Apa efek radiasi nuklir terhadap kesehatan manusia? – Terpapar radiasi nuklir biasanya terjadi saat ada kebocoran di reaktor nuklir ataupun karena menjalani pengobatan berupa terapi radiasi. Efek radiasi nuklir dapat berdampak pada atom-atom dalam sel tubuh dan merusak DNA.

  1. Jika kerusakan pada DNA atau sel tubuh tidak segera ditangani, maka sel-sel tersebut bisa mati atau malah menimbulkan kanker.
  2. Radiasi nuklir juga dapat menyebabkan mutasi DNA yang dapat memicu kanker.
  3. Misalnya, jika radiasi nuklir diserap oleh kelenjar tiroid, maka tubuh dapat mengalami kanker tiroid.
You might be interested:  Susunan Tata Surya Yang Paling Tepat Terdiri Atas?

Selain meningkatkan risiko Anda terkena kanker, terpapar radiasi nuklir juga meningkatkan peluang Anda terkena penyakit kardiovaskular. Paparan radiasi nuklir juga bisa terjadi saat Anda berada di suatu tempat dengan kadar radiasi yang tinggi, seperti bekas tempat terjadinya ledakan atau kecelakaan reaktor nuklir.

PLTB singkatan dari apa?

Listrik merupakan salah satu komponen terpenting dalam perkembangan teknologi saat ini. Ketergantungan terhadap ketersediaan daya listrik semakin hari semakin meningkat. Perkembangan jumlah penduduk di suatu daerah berbanding lurus dengan kebutuhan energi listrik di daerah tersebut, namun hal tersebut berbanding terbalik dengan penyediaan energi lsitrik.

Semakin hari cadangann sumber energi terbarukan yang selama ini menjadi bahan bakar utama pembangkit Indonesia makin menipis, maka dirasa perlu menggunakan energi alternatif yang jumlahnya sangat melimpah di alam. Untuk mengurangi ketergantungan bahan bakar minyak, Pemerintah Indonesia telah menerbitkan Peraturan Presiden Nomor 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional untuk mengembangkan sumber energi sebagai pengganti bahan bakar fosil.

Kebijakan tersebut menekankan pada sumber daya yang dapat diperbaharui sebagai alternatif pengganti bahan bakar fosil. Salah satu energi altenatif yang kini dilirik pemerintah yaitu tenaga angin atau yang lebih sering disebut tenaga bayu. Dari hasil studi yang telah dilakukan, menunjukkan kecepatan angin di beberapa kawasan timur berpotensi menghasilkan tenaga listrik.

  1. Misalnya Oelbuluk, NTT kecepatan rata-ratanya 6,1 m/s, Sidrap, Sulawesi Selatan kecepatan rata-ratanya 6,43 m/s dan Jeneponto, Sulawesi Selatan rata-ratanya 7,96 m/s (Iqbal dan Adinandra, 2018).
  2. Sulawesi Selatan yang merupakan daerah industri di Kawasan Timur Indonesia sering mengalami blackout akibat defisit daya listrik.

Blackout yang terjadi tentu mempengaruhi proses produksi perusahaan industri. Industri yang membutuhkan konsumsi daya listrik yang besar seperti industri olahan pangan dan plastik terkadang harus mengalami hambatan akibat blackout yang berjam-jam (PT.

  • Ima, 2017).
  • Ditambah juga dengan jumlah konsumen listrik yang terus bertambah.
  • Hasil proyeksi jumlah pelanggan listrik tahun 2013-2017 di Sulawesi Selatan terus mengalami peningkatan dengan pertumbuhan rata-rata 6,12% per tahun atau meningkat dari 1.566.389,75 pelanggan pada tahun 2013 menjadi 1.986.773,15 pelanggan pada tahun 2017.

Hal itu mendorong pemerintah membangun instalasi pembangkit listrik tenaga bayu di daerah tesebut. Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) yang dibangun di areal seluas 100 hektar di perbukitan Pabbaresseng, Desa Mattirotasi, Kabupaten Sidrap memproduksi daya listrik sebesar 75 megawatt (MW).

  1. Daya listrik sebesar itu dihasilkan dari 30 turbin angin keluaran Gamesa Lolica Corporation pada menara baja setinggi 80 meter dengan panjang baling-baling 57 meter.
  2. Sistem interkoneksi PLTB Sidrap memanfaatkan tapping jaringan PLN SUTT 150 KV Sidrap-Maros yang terdiri dari empat sirkuit.
  3. Dua konduktor zebra sepanjang 3 kilometer (8 tower) menuju T/L 150 KV Sidrap-Maros dan terhubung secara double phi.

Daya yang dihasilkan PLTB ini dialirkan ke sistem Sulawesi bagian selatan yang meliputi sebagian wilayah Sulawesi Selatan, Sulawesi Barat dan Sulawesi Tengah. Selain di Sidrap, pembangkit listrik tenaga angin lainnya terdapat di Kabupaten Jeneponto. PLTB Tolo yang dibangun di areal seluas 60 hektar di Kecamatan Turatea, Kabupaten Jeneponto ini berkapasitas 72 MW yang terdiri dari 20 turbin angin Siemens SWT-3.6-130 dengan masing-masing berkapasitas 6,3 MW.

  1. Dengan 60 baling-baling berjenis sovanius (three blade) upwind memiliki rotor yang menghadap arah datangnya angin dengan panjang 63 meter dan tinggi menara 135.
  2. PLTB ini terkoneksi dengan jaringan transmisi 150 KV yang melalui gardu Induk Jeneponto.
  3. Ehadiran Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB) tersebut dapat menambah stok kapasitas daya yang tersedia di wilayah Sulawesi Selatan, Tenggara, dan Barat (Sulseltrabar).

Saat ini beban puncak di Sulawesi Selatan 1.050 MW, sementara daya listrik yang tersedia bisa menyuplai sampai 1.300 MW. Untuk elektrifikasi atau daerah yang teraliri listrik, di wilayah Sulseltrabar sudah mencapai 97%. Sedikit di atas rasio elektrifikasi nasional saat ini yakni kurang lebih 96%.

PLTS Terbesar di Indonesia berada di mana?

KOMPAS.com – Sejak 5 September 2019, pembangkit listrik tenaga surya Likupang resmi menjadi PLTS terbesar di Indonesia. Lokasi PLTS ini berada di Desa Wineru, Kecamatan Likupang Timur, Kabupaten Minahasa Utara, Provinsi Sulawesi Utara.

Apa perbedaan PLTU dan PLTN?

_ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ _ – = = = = = = = = = = > Kimia < = = = = = = = = = = Penjelasan : 1. PLTU menggunaan panas dari pembakaran batu bara kalau PLTN menggunakan panas dari reaksi fusi uranium. Bahan bakar yang berbeda PLTU berasal dari batu bara kalau PLTN berupa uranium.2. PLTU bermanfaat sebagai penyedia listrik yang dihasilkan dari pembakaran bati bara yang akan disalurkan ke rumah masyarakat.

Jawaban: 1. PLTU adalah pembangkit listrik tenaga uapPLTN adalah pembangkit listrik tenaga nuklir2. kegunaan PLTU adalahPLTU merupakan mesin konversi energi yang mengubah energi kimia dalam bahan bakar menjadi energi listrik

: 1) Apa perbedaan antara PLTU dan PLTN? jelaskan!2) Apa kegunaan dari PLTU?Syarat dan ketentuan :•

You might be interested:  Mengapa Penggunaan Sel Surya Masih Terbatas?

PLTM singkatan dari apa?

Beranda Inovasi Mikrohidro

Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) adalah teknologi untuk memanfaatkan debit air yang ada di sekitar kita untuk diubah menjadi energi listrik. Caranya dengan memanfaatkan debit air untuk menggerakkan turbin yang akan menghasilkan energi mekanik.

  • Selanjutnya, energi mekanik ini menggerakkan generator dan menghasilkan listrik.
  • Instalasi PLTMH tidak sulit.
  • Hanya ada beberapa syarat fisik yang diperlukan until membangun PLTMH, yaitu PLTMH harus dibangun di daerah yang memiliki ketersediaan aliran air yang konstan dalam ukuran debit tertentu.
  • Ukuran debit air akan menentukan besarnya energi yang mampu dihasilkan.

Lalu, rangkaian PLTMH membutuhkan turbin untuk memutar kumparan dinamo listrik, dinamo untuk mengubah energi yang dihasilkan oleh putaran turbin menjadi listri dan jaringan listrik untuk menyalurkan listrik dari instalais PLTMH ke pengguna. Sumber Foto: Koleksi Knowledge Center Perubahan Iklim Dibandingkan dengan sumber-sumber energi lain, pembangkit listrik mikrohidro merupakan sumber energi yang secara ekonomis sangat efisien dan mudah perawatannya. Nilai investasi pembuatan pembangkit listrik tenaga mikrohidro, untuk rata-rata penerangan sebuah desa selama 24 jam, memerlukan biaya sebesar Rp 20 juta sampai Rp 30 juta per 1.000 watt.

  • Biaya ini dikeluarkan hanya sekali dan dapat dikumpulkan secara swadaya oleh masyarakat.
  • PLTMH tidak menggunakan bahan bakar minyak sama sekali, sehingga tidak ada gas buang yang dihasilkan dari penggunaan teknologi ini.
  • Oleh karena itu penerapan Mikrohidro merupakan upaya positif untuk mengurangi laju perubahan iklim global.

Selain itu, PLTMH dapat digunakan selama 24 jam tanpa henti. Salah satu daerah di Indonesia yang menggunakan PLTMH adalah masyarakat Desa Cibuluh yang teletak di cagar alam Gunung Simpang, Cianjut, Jawa Barat. PLTMH dibangun oleh masyarakat pada tahun 2005 secara swasembada.

Pada saat itu masyarakat berhasil mengumpulkan Rp 95 juta untuk membangun PLTMH dengan kapasitas 22KW. Ilustrasi Ilustrasi pembangunan PLTMH oleh Pusair, Kementerian PU Selain itu, daerah lain yang juga berhasil membangun PLTMH adalah masyarakat Desa Pelakat, Muara Enim, Sumatera Selatan. Pada tahun 2013 Al Azhar Peduli Ummat mendirikan PLTMH bekerjasama dengan PT Bukit Asam.

Aliran air yang digunakan untuk menggerakkan turbin adalah aliran irigasi desa. PLTMH tersebut menghasilkan 32 KW untuk 124 KK di Desa tersebut. PLTMH tersebut dikelola secara swadaya oleh masyarakat dalam bentuk koperasi. Pembangunan PLTMH adalah investasi jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan.

instalasi PLTMH terbilang murah, sekalipun untuk membangun instalasinya memakan dana yang banyak, tetapi dengan cara gotong-royong, masyarakat dapat membangun instalasi ini dengan biaya terjangkau. Untuk lingkungan, penggunaan listrik dari PLTMH dapat mereduksi jumlah gas rumah kaca yang terbuang ke atmosfer penyebab pemanasan global.

Turbin Jepang baru dapat mengambil energi dari gelombang laut – TomoNews

Jadi, dengan kata lain penggunaan PLTMH adalah salah satu cara mengatasi pemanasan global. Sumber:

http://www.cifor.org/publications/pdf_files/research/governance/TNDNews3.pdf http://pkpt.litbang.pu.go.id/assets/files/litbang_mikrohidro_berbasis-Masyarakat.pdf Wawancara dengan Drs.H. Sumaryono pemilik CV. Diartona, perusahaan pembuat dan penginstal teknologi Mikrohidro, pada 3 Agustus 2017 pukul 13.06.

Berapa jumlah pembangkit listrik di Jepang?

Tenaga air – Sumber energi utama terbarukan negara adalah pembangkit listrik tenaga air, dengan kapasitas terpasang sekitar 27 GW dan produksi listrik 69,2 TWh pada 2009. Hingga September 2011, Jepang memiliki 1.198 pembangkit listrik tenaga air kecil dengan total kapasitas 3.225 MW.

Berapa banyak pembangkit listrik tenaga air di Jepang?

Tenaga limbah dan biomassa – Hingga September 2011, Jepang memiliki 190 generator yang terpasang pada unit limbah kota dan 70 pabrik independen menggunakan bahan bakar biomassa untuk menghasilkan energi. Selain itu, 14 generator lainnya digunakan untuk membakar bahan bakar batubara dan biomassa.

Apa saja jenis pembangkit listrik?

Luar Biasa! Jepang Punya PLTS Terapung Terbesar di Dunia! – Pembangkit Tenaga Listrik Yang Ada Di Jepang Adalah Jenis Sumber: https://global.kyocera.com/ Pembangkit listrik memiliki berbagai jenis, diantaranya seperti Pembangkit Listrik Tenaga Air, Uap, Nuklir, serta Surya. Di Jepang, terdapat sebuah Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) raksasa milik sebuah perusahaan teknologi yang mengapung di lepas pantai Jepang bagian selatan, atau tepatnya di sekitar kawasan Prefektur Kagoshima.

  • PLTS yang mulai dioperasikan 1 November 2019 itu bahkan, disebut-sebut menjadi yang terbesar di dunia.
  • Panel surya yang diketahui bernama Kagoshima Nanatsujima tersebut memiliki daya listrik sebesar 70 megawatt.
  • Panel surya raksasa ini dibuat untuk tujuan keperluan daya listrik di Jepang dalam jangka waktu yang panjang.

PLTS Kagoshima Nanatsujima memiliki dimensi seluas 1,27 juta meter persegi atau serupa dengan luas 27 bangunan stadion bisbol di Jepang. Begitu besarnya, jika dilihat dari udara nampak seperti landasan pesawat terbang raksasa. Panel surya ini menghadap langsung ke arah Teluk laut dan gunung berapi Sakurajima, yang sekaligus menjadikannya sebagai obyek wisata yang menarik untuk dikunjungi.