Planet Dalam Tata Surya Yang Memiliki Cincin Adalah Planet?

Planet Dalam Tata Surya Yang Memiliki Cincin Adalah Planet
2. Planet Saturnus – ilustrasi planet Saturnus (unsplash.com/@nasa) Cincin Saturnus merupakan cincin yang paling terlihat di tata surya. Orang pertama yang mengamati cincin pada Saturnus adalah Galileo Galilei pada tahun 1610, namun teleskopnya tidak cukup kuat untuk melihat bentuk penuhnya.

  • Barulah pada 1655, seorang ilmuwan bernama Christian Huygens berhasil menggambarkan cincin pada Saturnus terlihat seperti piringan yang mengelilingi planet.
  • Cincin Saturnus terdiri dari cincin yang lebih kecil, masing-masing terdiri dari partikel kecil yang mengorbit Saturnus.
  • Partikel-partikel ini berukuran mulai dari mikrometer hingga meter yang membentuk gumpalan dan mengorbit planet ini.

Selain itu, hampir seluruhnya terdiri dari air es yang terkontaminasi debu dan bahan kimia. Secara keseluruhan, Saturnus memiliki sistem 12 cincin dengan dua divisi. Saturnus merupakan planet dengan sistem cincin paling luas dari di tata surya. Baca Juga: 5 Masalah yang Akan Terjadi Jika Bumi Memiliki Cincin Seperti Saturnus

Kenapa Jupiter tidak memiliki cincin?

Planet Jupiter tak memiliki cincin meski berstatus sebagai yang terbesar di Tata Surya. Mengapa?Foto: NASA / NASA / AFP Jakarta, CNN Indonesia – Jupiter merupakan planet terbesar di Tata Surya. Akan tetapi, planet berdiameter 142.984 km itu tidak memiliki cincin seperti planet besar lainnya, Saturnus.

Melansir Science Daily, para ahli dari University of California Riverside (UCR) menemukan alasan di balik hal tersebut. Terungkap, satelit Jupiter yang berjumlah empat buah adalah penyebabnya. Astrofisikawan UCR, Stephen Kane mengatakan, satelit (bulan) Jupiter yang berukuran besar akan menghancurkan cincin yang mungkin terbentuk mengelilingi Jupiter.

Untuk diketahui, Jupiter sebetulnya memiliki 80 satelit. Namun ada empat yang terbesar yakni Io, Europa, Ganymede, dan Callisto. Sistem satelit Jupiter disebut dengan Jovian. Keempat satelit terbesar itu ditemukan pertama kali oleh Galileo Galilei pada 1610.

  1. Ami menemukan bahwa bulan Galilean dari Jupiter, yang mana salah satunya adalah yang terbesar di Tata Surya kita, akan dengan cepat menghancurkan cincin besarr yang mungkin terbentuk,” kata Kane.
  2. Planet besar memilik bulan yang besar pula, yang mencegahnya memiliki cincin,” ujarnya menambahkan.
  3. Alhasil, Jupiter pun tidak memiliki cincin seperti Saturnus.
You might be interested:  Contoh Tenaga Kerja Yang Terdidik Adalah?

Cincin Saturnus sendiri diketahui terbentuk dari es, yang materialnya berasal dari komet-komet. Dalam studinya, Kane dibantu oleh salah satu mahasiswanya, Zhexing Li. Mereka berdua menjalankan simulasi komputer dinamis untuk mengetahui orbit planet Jupiter dan empat bulannya beserta waktu pembentukan satelit-satelit tersebut.

Hasilnya, Kane yakin cincin milik Jupiter akan lebih terlihat dari Bumi daripada kepunyaan Saturnus. Sayangnya, penduduk Bumi tidak bisa melihat hal tersebut. Mengutip IFL Science sebetulnya Jupiter, Saturnus, dan dua planet terbesar di Tata Surya lainnya, Uranus dan Neptunus memiliki cincin. Namun tak seperti Saturnus, cincin Neptunus dan Jupiter sangat tipis.

Cincin kedua planet itu pun terbuat dari partikel debu, yang bukan merupakan reflektor cahaya yang baik. Jupiter has rings too. Under infrared you can see the faint rings around the gas giant. Unlike Saturn’s rings, which are made of chunks of ice, Jupiter’s rings are darker and believed to consist of fine particles of rock.

Credit: J. Rayner (U. Hawaii), NSFCAM, IRTF, NASA pic.twitter.com/2jb72sZS2F — IFLScience (@IFLScience) January 18, 2021 Alhasil, penampakannya menjadi lebih sulit dilihat. Sementara, Uranus memiliki cincin yang tak sebesar Saturnus namun lebih padat. Kane sendiri ingin menjalankan simulasi soal kondisi Saturnus untuk melihat umur dari cincin planet tersebut.

Beberapa astronom percaya, Uranus sebetulnya terbalik di sisinya sebagai akibat dari tabrakan yang dialaminya dengan benda luar angkasa lain. Bagi para astronot, keberadaan cincin planet terlepas dari keindahannya, membantu mereka memahami sejarah planet tersebut.

  1. Pasalnya, cincin-cincin itu menawarkan bukti dari tabrakan dengan bulan atau komet yang mungkin terjadi di masa lalu.
  2. Bentuk dan ukuran cincin, beserta komposisi materialnya menawarkan indikasi dari tipe peristiwa yang membentuk mereka.
  3. Bagi kami para astronom, mereka seperti percikan darah di dinding dalam sebuah peristiwa kriminal,” kata Kane.
You might be interested:  Sebutkan 2 Cara Pembangkitan Listrik Yang Menggunakan Energi Surya?

“Ketika kami melihat cincin dari planet-planet yang besar, itu merupakan bukti sesuatu yang katastropik terjadi sehingga menaruh material di sana,” ujarnya menambahkan. (lth/lth)

Terdiri dari apa sajakah cincin planet Saturnus?

PLANET – PLANET YANG MEMILIKI CINCIN SELAIN SATURNUS DI TATA SURYA

Planet Saturnus memiliki cincin yang melingkari tubuhnya. Cincin Saturnus berupa lingkaran bebatuan, debu, dan es yang terperangkap dalam orbit yang mengelilingi planet tersebut. Dengan demikian, cincin yang dimiliki Saturnus terdiri atas debu, bebatuan, dan es.