Tata Surya Kita Terdiri Atas Titik-Titik Planet Yang Mengelilingi Matahari?

Tata Surya Kita Terdiri Atas Titik-Titik Planet Yang Mengelilingi Matahari
2. Planet -Planet – Selain matahari ada juga anggota benda-benda langit lainnya yaitu planet-planet. Planet adalah anggota benda-benda langit yang memiliki beberapa variasi dengan bentuk dan ukuran tertentu pada planet. Planet terbagi menjadi 7 yaitu merkurius, venus, bumi, mars, jupiter, saturnus, uranus, neptunus yang memiliki variasi dengan bentuk ukuran tertentu pada setiap planet. Planet dalam adalah planet yang orbitnya dekat dengan Matahari, yaitu:

  1. Merkurius,
  2. Venus,
  3. Bumi, dan
  4. Mars.

Sedangkan, planet luar adalah planet yang orbitnya jauh dari matahari, yaitu:

  1. Jupiter,
  2. Saturnus,
  3. Uranus, dan
  4. Neptunus.

Menurut International Astronomical Union (2006), sebuah benda langit dapat dikatakan planet apabila memenuhi persyaratan, sebagai berikut:

  1. Harus mengorbit sebuah bintang (kalau di tata surya kita adalah Matahari);
  2. Harus cukup besar untuk memiliki gaya gravitasi agar tetap bisa berada di lintasan;
  3. Harus cukup besar agar gravitasinya dapat menyingkirkan benda lain yang berada di sekitar lintasannya.

Grameds juga dapat lebih memahami sistem tata surya melalui buku Si Genius Sains #5: Mengelilingi Tata Surya yang menceritakan perjalanan Jong Shin dan teman-temannya menjelajahi Tata Surya yang dapat membantu kamu mempelajari sains dengan cara yang lebih menyenangkan. Berikut adalah penjelasan dari ke -7 planet tersebut :

Dalam tata surya matahari adalah pusat tata surya dimana semua planet mengitari nya Sebutkan delapan planet dalam tata surya secara urut?

Terminologi – Secara informal, Tata Surya dapat dibagi menjadi tiga daerah. Tata Surya bagian dalam mencakup empat planet kebumian dan sabuk asteroid utama. Pada daerah yang lebih jauh, Tata Surya bagian luar, terdapat empat gas planet raksasa. Sejak ditemukannya Sabuk Kuiper, bagian terluar Tata Surya dianggap wilayah berbeda tersendiri yang meliputi semua objek melampaui Neptunus.

  1. Secara dinamis dan fisik, objek yang mengorbit matahari dapat diklasifikasikan dalam tiga golongan: planet, planet katai, dan benda kecil Tata Surya,
  2. Planet adalah sebuah badan yang mengedari Matahari dan mempunyai massa cukup besar untuk membentuk bulatan diri dan telah membersihkan orbitnya dengan menginkorporasikan semua objek-objek kecil di sekitarnya.
You might be interested:  Where Is Solar Energy Used The Most?

Dengan definisi ini, Tata Surya memiliki delapan planet: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, dan Neptunus, Pluto telah dilepaskan status planetnya karena tidak dapat membersihkan orbitnya dari objek-objek Sabuk Kuiper. Planet katai adalah benda angkasa bukan satelit yang mengelilingi Matahari, mempunyai massa yang cukup untuk bisa membentuk bulatan diri tetapi belum dapat membersihkan daerah sekitarnya.

  • Menurut definisi ini, Tata Surya memiliki lima buah planet katai: Ceres, Pluto, Haumea, Makemake, dan Eris,
  • Objek lain yang mungkin akan diklasifikasikan sebagai planet katai adalah: Sedna, Orcus, dan Quaoar,
  • Planet katai yang memiliki orbit di daerah trans-Neptunus biasanya disebut “plutoid”.

Sisa objek-objek lain berikutnya yang mengitari Matahari adalah benda kecil Tata Surya. Ilmuwan ahli planet menggunakan istilah gas, es, dan batu untuk mendeskripsi kelas zat yang terdapat di dalam Tata Surya. Batu digunakan untuk menamai bahan bertitik lebur tinggi (lebih besar dari 500 K), sebagai contoh silikat,

Bahan batuan ini sangat umum terdapat di Tata Surya bagian dalam, merupakan komponen pembentuk utama hampir semua planet kebumian dan asteroid. Gas adalah bahan-bahan bertitik lebur rendah seperti atom hidrogen, helium, dan gas mulia, bahan-bahan ini mendominasi wilayah tengah Tata Surya, yang didominasi oleh Jupiter dan Saturnus.

Sedangkan es, seperti air, metana, amonia dan karbon dioksida, memiliki titik lebur sekitar ratusan derajat kelvin. Bahan ini merupakan komponen utama dari sebagian besar satelit planet raksasa. Ia juga merupakan komponen utama Uranus dan Neptunus (yang sering disebut “es raksasa”), serta berbagai benda kecil yang terletak di dekat orbit Neptunus.

Tata surya dimana Bumi kita berada masuk dalam galaksi Bima Sakti?

Tata Surya, Galaksi, dan Luasnya Alam Semesta Dilihat 17,328 pengunjung Halo Sobat SMP! Ketika kalian memandang ke arah langit pada malam hari saat cuaca sedang cerah, kalian akan melihat berbagai objek benda langit. Ada yang bersinar terang, ada juga yang berkelap-kelip seakan-akan lokasinya sangat jauh.

Benda langit yang berkelap-kelip itu dinamakan dengan bintang. Bintang adalah benda langit yang dapat memancarkan cahayanya sendiri. Berbeda dengan bintang, cahaya yang terlihat dari planet dan satelit merupakan pantulan cahaya dari bintang-bintang, contohnya seperti bulan yang memantulkan cahaya dari matahari.

Loh, jadi apakah matahari termasuk bintang? Jawabannya adalah iya. Matahari merupakan sebuah bintang yang berupa bola gas panas dan bercahaya yang menjadi pusat sistem Tata Surya. Tanpa energi intens dan panas matahari, tidak akan ada kehidupan di Bumi.

  1. Apa itu Tata Surya? Sebelumnya, apakah Sobat SMP tahu apa itu Tata Surya? Tata Surya adalah sistem interaksi benda-benda langit yang terdiri atas matahari sebagai pusatnya dan juga benda-benda langit yang mengelilinginya seperti planet-planet.
  2. Selain planet, benda-benda langit seperti bulan dan satelit lainnya, komet, meteoroid, asteroid, planet kerdil dan benda langit lainnya yang mengelilingi matahari dan membentuk suatu keteraturan di dalamnya.
You might be interested:  Urutan Cara Kerja Pembangkit Listrik Tenaga Surya Yang Benar Adalah?

Di manakah letak kita? Rumah kita adalah Bumi yang berada di urutan ketiga dalam sistem Tata Surya setelah Merkurius dan Venus. Bumi termasuk ke dalam planet dalam karena letaknya di dalam sabuk asteroid yang membatasi antara Mars dengan Jupiter. Tata Surya sendiri terletak di dalam Galaksi Bima Sakti bersamaan dengan kumpulan bintang, debu, gas, dan sistem tata surya lainnya.

  • Spesifiknya, Tata Surya kita berada di lengan Orion atau jalur Orion yang berada di tepi Galaksi Bima Sakti.
  • Selain Galaksi Bima Sakti, terdapat pula galaksi-galaksi lainnya seperti galaksi tetangga yaitu Andromeda, Galaksi Sombrero, Galaksi Ursa Mayor, dan masih banyak lagi.
  • Sekumpulan galaksi akan membentuk gugus, contohnya adalah Galaksi Bima Sakti dan kumpulan galaksi lain yang membentuk grup lokal yang terletak di gugus Galaksi Virgo.

Kumpulan gugus-gugus galaksi lainnya yang biasa disebut supergugus ( supercluster ), yaitu pada supergugus Laniakea. Supergugus terdekat yaitu supergugus Perseus-Pisces. Terdapat banyak supergugus lainnya. Jadi, seberapa besarkah kita di alam semesta ini? Bila kalian menganggap bumi cukup besar, sebenarnya Bumi hanyalah ibarat setitik debu yang berada di padang gurun pasir.

Masih banyak misteri-misteri alam semesta lainnya yang belum terungkap hingga saat ini saking begitu luasnya. Nah, untuk mempelajari mengenai astronomi, planet, dan alam semesta, Sobat SMP dapat membaca Modul IPA SMP Terbuka terbitan Direktorat SMP. Di sana terdapat penjelasan-penjelasan menarik mengenai keajaiban-keajaiban sains lainnya.

sobat SMP bisa mengunduhnya secara gratis di situs Direktorat SMP, ya! Penulis: Pengelola Web Direktorat SMP Referensi: Modul IPA SMP Terbuka kelas VII terbitan Direktorat SMP tahun 2020 : Tata Surya, Galaksi, dan Luasnya Alam Semesta

You might be interested:  How To Start Solar Rooftop Business?

Apa planet terdekat dari matahari?

Merkurius merupakan planet yang terdekat dengan Matahari. Meskipun cukup dekat, jarak Merkurius- Matahari ternyata mencapai 57,9 juta km. Planet terdekat dari Matahari ini juga merupakan yang terkecil, sekitar 0,055 massa Bumi. Fakta lainnya menyebutkan, Merkurius tidak memiliki satelit alami.