Alat Yang Digunakan Untuk Melakukan Pengisian Pada Baterai Kosong Adalah?

Alat Yang Digunakan Untuk Melakukan Pengisian Pada Baterai Kosong Adalah
Cara Pengisian Baterai (Accu/ Aki) dengan Baterai Charger Baterai (accu) yang digunakan lama-lama listrik yang tersimpan didalam baterai akan habis. Saat mesin hidup komponen yang berfungsi untuk mengisi arus listrik di dalam baterai kembali adalah alternator.

  • Namun jika sistem pengisian tersebut tidak berjalan atau kendaraan tidak digunakan dalam jangka waktu yang lama maka arus listrik yang disimpan di dalam baterai akan habis.
  • Jika listrik di dalam baterai habis dapat menyebabkan beberapa masalah, salah satunya adalah sistem starter elektrik yang tidak akan bekerja.
  • Pada mobil, jika sistem starter elektrik tidak bekerja maka pengendara akan mengalami kesulitan saat akan menghidupkan kendaraan.

Oleh sebab itu kapasitas arus listrik dalam baterai harus selalu terisi. Pengisian arus listrik ke dalam baterai dapat dilakukan dengan penchargeran baterai menggunakan baterai charger. Apadun hal-hal yang dibutuhkan untuk melakukan pengisian baterai antara lain adalah baterai charger, kertas amplas, multimeter dan hydrometer.

  1. Bersihkan dahulu terminal baterai dari kemungkinan terdapat kotoran maupun karat. Pembersihan terminal baterai dapat dilakukan dengan menggunakan kertas amplas.
  2. Lepaskan tutup-tutup sel pada baterai, hal ini bertujuan agar gas hydrogen yang timbul saat proses pengisian dapat keluar dengan optimal (walaupun pada tutup baterai sebenarnya sudah dilengkapi dengan lubang ventilasi, namun agar lebih baik lagi saat pengisian apalagi saat melakukan pengisian cepat maka lepas semua tutup sel baterai).
  3. Periksa permukaan air accu (pada baterai tipe basah), permukaan air accu pada semua sel harus berada diantara tanda lower level dan upper level. Bila permukaan air accu berada di bawah batas lower level maka lakukan penambahan air accu dengan menggunakan air suling sampai pada batas upper level.
  4. Hubungkan kabel-kabel dari baterai charger dengan benar. Hubungkan terminal positif baterai dengan terminal positif pada baterai charger dan terminal negatif baterai dihubungkan dengan terminal negatif baterai charger. Selain itu periksa teganagan yang digunakan untuk melakukan penchargeran, bila hanya satu baterai yang dicharger maka gunakan tegangan pengisian 12 volt.
  5. Perhatikan penggunaan arus pengisian yang digunakan. Arus pengisian digunakan sebaiknya dibatasi di bawah 1/10 dari kapasitas baterai.
  6. Usahakan saat melakukan proses pengisian, temperatur dari elektrolit baterai (air accu) tidak melebihi 40 0 C. Jika temperatur diatas 40 0 C, maka rendahkan arus pengisian atau hentikan proses penchargeran sampai temperatur elektrolit menjadi normal kembali.
  7. Selama proses pengisian atau penchargeraan, jauhkan dari api ataupun percikkan bunga api, karena saat proses pengisian akan menghasilkan gas oksigen dan hidrogen. Yang mana bila gas hidrogen terkena api akan dapat menimbulkan ledakkan.
  8. Pengisian baterai penuh atau sudah selesai jika berat jenis elektrolit telah mencapai angka 1,25 – 1,28. Selain itu, tegangan pada baterai meningkat hingga 15 – 17 volt (tegangan pada setiap sel baterai meningkat menjadi 2,5 – 2,8 volt).
  9. Jika proses pengisian telah selesai dan dicek berat jenis elektrolitnya, tapi ternyata berat jenis elektrolit pada baterai lebih besar dari spesifikasinya maka keluarkan sedikit air accu pada setiap selnya dan ganti dengan air suling. Dan sebaliknya bila berat jenis elektrolit selama melakukan proses pengisian sudah dilakukan dalam waktu lama namun berat jenis elektrolit masih tetap kurang dari spesifikasinya maka buanglah sedikit air accu yang berada pada setiap sel baterai dan kemudian tambahkan sedikit elektrolit (asam sulfat) pada tiap selnya.

Sumber : Step 1 Engine Grup PT. Toyota Astra Motor. : Cara Pengisian Baterai (Accu/ Aki) dengan Baterai Charger

Alat untuk mengisi baterai dinamakan apa?

Baterai Charger adalah suatu alat yang berfungsi untuk mengisi baterai dengan tegangan konstan, tegangan ini akan mengisi baterai hingga mencapai tegangan yang ditentukan atau sering disebut full charge.

Apa fungsi pengisi baterai?

Pengisi baterai sederhana. Berkas:3000 Watt 24 volt Inverter with built in charger and transfer switch.jpg 3000 Watt 24 volt Inverter with built in charger and transfer switch. Pengisi baterai ( bahasa Inggris : battery charger ) adalah peranti yang digunakan untuk mengisi energi ke dalam baterai ( isi ulang ) dengan memasukkan arus listrik melaluinya.

Apa fungsi charger?

Perbedaan Jenis Kabel Charger Berikut Fungsinya – Charger menjadi bagian penting bagi pengguna smartphone. Namun apakah kamu tahu bahwa kabel charger selain bisa digunakan untuk penyalur daya baterai namun juga digunakan sebagai penyalur data antara laptop dan smartphone.

Bagaimana cara kerja powerbank?

Ternyata Beginilah Cara Kerja Powerbank Daftar Isi Powerbank merupakan suatu barang elektronik yang berfungsi untuk mengisi daya yang ada di dalam berbagai gadget. Tidak hanya untuk smartphone, tetapi juga dapat kompatibel dengan alat elektronik atau lain baik itu kipas, drone, alat cukur, konsol game dan lain sebagainya.

  1. Egunaan powerbank yang semakin semakin fleksibel dan gampang digunakan membuat powerbank semakin ramai diminati oleh banyak orang.
  2. Dengan ramainya pembelian power bank, membuat orang-orang harus tahu cara kerja powerbank.
  3. Tujuannya adalah supaya semakin melek terhadap perkembangan teknologi dan tentunya agar dapat membeli yang ada di pasaran.

Bagi yang bertanya-tanya tentang cara kerja powerbank, berikut ini akan membahas secara spesifik tentang bagaimana cara kerja powerbank dalam mengisi daya ke gadget atau alat elektronik yang dimiliki. Mari kita simak ulasannya! Dilansir dari electronicsbeliever, cara kerja powerbank tidak lepas dari komponen powerbank dalam mencharger baterai ke smartphone atau gadget lainnya.

  • Beberapa komponen tersebut diantaranya seperti port input, sirkuit charging, sirkuit discharging, port output dan juga indikator.
  • Port input adalah suatu komponen yang berfungsi sebagai saluran penghubung untuk mengisi daya powerbank.
  • Sirkuit charging adalah komponen yang didesain untuk mengisi ulang daya dari charger ke powerbank serta mampu untuk mengatur besaran tegangan arus hingga disuplai ke dalam baterai.

Selanjutnya adalah sirkuit discharging, Komponen ini berfungsi untuk mengatur arus yang diambil dari baterai di dalam powerbank supaya tidak kosong, karena arus yang kosong di dalamnya dapat menyebabkan pendeknya umur baterai. Port output adalah suatu komponen yang digunakan untuk menghubungkan powerbank dengan gadget yang digunakan, hingga terakhir indikator yang berfungsi untuk pemantauan visual yang dapat dilihat dari lampu indikator di dalam powerbank.

You might be interested:  Jelaskan Yang Dimaksud Faktor Produksi Tenaga Kerja?

Ini powerbank sudah semakin canggih dengan kehadiran berbagai fitur canggih seperti fast charging atau pengisian cepat, keselamatan dan lain sebagainya. Komponen powerbank adalah hal dasar yang harus diingat sebelum mengetahui cara kerjanya. Mengenai cara kerja powerbank, ini tidak lepas dari baterai dan atau rangkaian yang ada di dalam produk tersebut.

Setiap powerbank memiliki rangkaian dan jenis baterai yang berbeda-beda. Biasanya powerbank terbaik lebih tahan lama dan pilihan baterai yang digunakan cenderung bagus. Ini berbeda dengan powerbank kualitas abal-abal yang dianggap mudah rusak dan umur baterai tidak berumur panjang.

Dilansir dari Elekkomp, cara kerja powerbank dilihat dari adanya baterai di dalam powerbank tersambung secara paralel, yang menghasilkan arus besar dengan voltase dalam status tetap. Besarnya arus yang dialirkan dari powerbank tidak lepas dari jumlah Ampere yang tertera di dalam spesifikasi powerbank yang dimiliki.

Cara kerja ini dapat dilihat dari besarnya kapasitas powerbank dalam mengisi daya di smartphone atau di gadget lain. Sebagai contoh bila ada powerbank yang terisi penuh dengan kapasitas 10.000 mAH, yang dihubungkan dengan baterai smartphone sebesar 2500 mAH, maka pengisian daya dapat dilakukan sebanyak empat kali.

Input dan output juga berpengaruh pada cara kerja powerbank. Input dalam powerbank merupakan sistem yang bertugas untuk mempercepat pengisian daya. Semakin besar input yang dimiliki (dalam bentuk Ampere), maka akan semakin cepat pula proses pengisian daya. Hal ini agak berbeda dengan output. Supaya dapat melakukan secara normal, dibutuhkan output powerbank yang sama dengan output gadget yang dimiliki.

Misalnya, suatu powerbank memiliki output sebesar 2 A, maka sudah seharusnya memilih output yang juga sebesar 2A. Bila masih ragu, cara teraman agar powerbank bekerja optimal juga dapat dilakukan dengan menyamakan input dan output power bank dengan smartphone atau gadget yang dimiliki.

Tuliskan apa yang dimaksud dengan kiprok?

” ” Mengenal Apa Itu Kiprok dan Fungsinya Pada Kelistrikan Sepeda Motor ” ” Mengenal Apa Itu Kiprok dan Fungsinya Pada Kelistrikan Sepeda Motor momotor.id – Kiprok merupakan komponen kelistrikan yang memiliki peran penting untuk mengatur arus listrik dan aki pada motor. Sebuah kiprok terdiri dari beberapa komponen elektronik seperti resitor, dioda, IC, transitor, dan lainnya. Jika melihat rangkaian komponennya, mungkin sudah terbayang apa itu kiprok dan fungsinya pada sepeda motor.

  • Untuk menjawab pertanyaan apa itu kiprok, lebih mudah jika mengetahui fungsi dari komponen yang satu ini.
  • Iprok atau rectifier regulator berfungsi untuk menahan dan menstabilkan arus listrik yang datang dari spul, lalu diteruskan ke aki.
  • Jika kiprok rusak, maka sistem kelistrikan tidak akan berjalan baik.

Fungsi kiprok untuk mengubah arus listrik bolak-balik (AC/Alternating Current) menjadi arus listrik searah (DC/Direct Current), lalu disimpan di aki. Kiprok juga akan menstabilkan arus dan tegangan dari alternator atau spul sebelum masuk ke aki. Hal ini karena arus yang masuk ke aki harus sesuai dengan kebutuhan motor, tak boleh terlalu besar atau terlalu kecil.

Jika arus listrik yang masuk ke aki terlalu besar, akan menyebabkan overcharge. Sedangkan jika terlalu kecil, akan membuat aki tekor. Lalu, apa ciri-ciri kiprok yang mulai bermasalah. Beberapa gejalanya bisa dirasakan. Salah satunya yakni pengisian listrik pada aki menjadi tidak sempurna. Aki bakal cepat tekor meski masih baru.

Cara lain untuk mendeteksi kiprok yang mulai bermasalah seperti melihat cahaya yang dihasilkan lampu depan. Jika saat rpm tinggi lampu tetap redup atau bohlam malah putus, ada kemungkinan kiprok bermasalah. Baca juga: Lakukan Tiga Hal Berikut Supaya Aki Motor Tak Mudah Soak Sebagai catatan, cara tersebut berlaku untuk sistem penerangan yang masih mengandalkan spul.

Sebab fungsi kiprok juga sebagai penstabil arus yang dihasilkan spul. Bisa disimpulkan, kiprok yang bermasalah akan membuat komponen lainnya ikut mengalami kerusakan. Ujung-ujungnya, hal ini akan berpengaruh pada kenyamanan ketika menggunakan motor. Misalnya pada aki yang tekor, pengendara jadi kesulitan menyalakan motor dengan starter elektrik.

Ganti Kiprok Motor Info Otomotif Kiprok Kiprok Motor Kiprok Motor Bermasalah Kiprok Motor Rusak Mengenal Apa Itu Kiprok dan Fungsinya Pada Kelistrikan Sepeda Motor Danang Setiaji January 20, 2022 momotor.id – Kiprok merupakan komponen kelistrikan yang memiliki peran penting untuk mengatur arus listrik dan aki pada motor. Sebuah kiprok terdiri dari beberapa komponen elektronik seperti resitor, dioda, IC, transitor, dan lainnya. Jika melihat rangkaian komponennya, mungkin sudah terbayang apa itu kiprok dan fungsinya pada sepeda motor.

  1. Untuk menjawab pertanyaan apa itu kiprok, lebih mudah jika mengetahui fungsi dari komponen yang satu ini.
  2. Iprok atau rectifier regulator berfungsi untuk menahan dan menstabilkan arus listrik yang datang dari spul, lalu diteruskan ke aki.
  3. Jika kiprok rusak, maka sistem kelistrikan tidak akan berjalan baik.

Fungsi kiprok untuk mengubah arus listrik bolak-balik (AC/Alternating Current) menjadi arus listrik searah (DC/Direct Current), lalu disimpan di aki. Kiprok juga akan menstabilkan arus dan tegangan dari alternator atau spul sebelum masuk ke aki. Hal ini karena arus yang masuk ke aki harus sesuai dengan kebutuhan motor, tak boleh terlalu besar atau terlalu kecil.

Jika arus listrik yang masuk ke aki terlalu besar, akan menyebabkan overcharge. Sedangkan jika terlalu kecil, akan membuat aki tekor. Lalu, apa ciri-ciri kiprok yang mulai bermasalah. Beberapa gejalanya bisa dirasakan. Salah satunya yakni pengisian listrik pada aki menjadi tidak sempurna. Aki bakal cepat tekor meski masih baru.

Cara lain untuk mendeteksi kiprok yang mulai bermasalah seperti melihat cahaya yang dihasilkan lampu depan. Jika saat rpm tinggi lampu tetap redup atau bohlam malah putus, ada kemungkinan kiprok bermasalah. Baca juga: Lakukan Tiga Hal Berikut Supaya Aki Motor Tak Mudah Soak Sebagai catatan, cara tersebut berlaku untuk sistem penerangan yang masih mengandalkan spul.

Sebab fungsi kiprok juga sebagai penstabil arus yang dihasilkan spul. Bisa disimpulkan, kiprok yang bermasalah akan membuat komponen lainnya ikut mengalami kerusakan. Ujung-ujungnya, hal ini akan berpengaruh pada kenyamanan ketika menggunakan motor. Misalnya pada aki yang tekor, pengendara jadi kesulitan menyalakan motor dengan starter elektrik.

Ganti Kiprok Motor Info Otomotif Kiprok Kiprok Motor Kiprok Motor Bermasalah Kiprok Motor Rusak Berita Terkait

You might be interested:  Cara Menghidupkan Laptop Yang Kehabisan Baterai?

Pengisian Aki Mobil namanya apa?

Artikel Hyperlocal | Sistem Pengisian Mobil: Fungsi, Cara Kerja dan Komponennya Sistem pengisian mobil yang sering disebut charging system, berfungsi untuk melakukan pengisian atau pengecasan pada baterai sehingga arus yang dimiliki dapat dialirkan ke berbagai komponen listrik yang ada dalam mobil.

  • Secara garis teknis fungsi sistem pengisian pada mobil yakni melakukan pengisian daya atau charging pada baterai ketika mesin hidup, untuk menghasilkan listrik dan menyuplai kebutuhan listrik untuk komponen seperti lampu-lampu dan sistem audio dan lain sebagainya.
  • Sistem pengisian mobil memiliki sejumlah komponen pendukung mulai dari Alternator, baterai, sekring dan sejumlah komponen lain yang menunjang kinerjanya.
  • Berikut ini beberapa komponen yang tersedia dalam sistem pengisian mobil.
  • 1. Alternator

Komponen ini bertugas mengubah energi gerak atau mekanis menjadi energi listrik. Dalam alternator terdapat pulley untuk sebagai tali kipas untuk menggerakan rotor pada alternator, kipas untuk mendinginkan komponen dalam alternator seperti dioda stator coil dan rotor coil.

  1. 2. Regulator
  2. Komponen ini mengatur besar kecilnya arus listrik yang dapat masuk ke rotor coil, sehingga tegangan yang dihasilkan alternator akan stabil pada setiap putaran mesin, baik lambat atau cepat.
  3. 3. Aki

Aki atau baterai berfungsi sebagai sumber listrik untuk menyuplai listrik pada sistem starter, sistem pengapian dan sistem kelistrikan body. Ia juga menjadi penstabil arus dan tempat penampung arus sementara saat proses pengisian berlangsung.4. Ampere Meter yang bertugas untuk mengukur besarnya arus listrik yang dibangkitkan oleh alternator untuk pengisian baterai, sehingga bisa digunakan oleh komponen listrik sesuai kapasitasnya.5.

Apakah adaptor bisa untuk mengecas aki?

Cara membuat charger aki mobil tidaklah terlalu rumit. Tinggal siapkan alat yang diperlukan dan mengetahui rangkaiannya, maka bisa dihasilkan charger aki mobil sederhana untuk dipakai di rumah. Mencharger aki dianggap langkah paling praktis saat aki mobil kemampuannya mulai menurun. Tentunya di toko-toko elektronik atau di pusat-pusat penjualan aksesoris otomotif dapat dengan mudah ditemui charger pengisian daya listrik aki mobil. Karena pada prinsipnya, semua alat power supply atau adaptor tegangan listrik AC ke DC bisa dijadikan charger aki. Hanya saja agar pengisian daya pada aki mobil berjalan lancar, aman, dan tidak terlalu lama, alat tersebut harus memiliki tegangan antara 12 volt hingga 15 volt serta kemampuan daya charging minimal 5 Ampere. Semakin besar daya Ampere yang bisa dihasilkan maka semakin cepat waktu pengisian daya aki mobil. Jika Anda mau sedikit kreatif, sebenarnya cara membuat charger aki mobil tidaklah terlalu sulit. Cukup sediakan beberapa bahan yang dibutuhkan yang pastinya bahan itu berkaitan dengan alat-alat kelistrikan, serta memahami cara kerja charger aki mobil, maka Anda bisa membuat charger aki mobil yang sederhana. >>> Rekomendasi Charger Aki Mobil 60 Ampere atau Lebih

Apakah aki bisa di cas?

Aki kering merupakan pengembangan dari aki basah. Jenis aki ini menggunakan gel sehingga memiliki daya yang awet. Lalu, apakah aki kering bisa di cas ? Aki kering tak seperti aki basah yang mudah mengalami penguapan. Aki basah perlu isi ulang ketika air aki telah habis.

Apa arti dari charge HP?

Pixabay Mengecas HP hingga 100 persen tidak disarankan, lo. Bobo.id – Handphone atau ponsel yang kita sebut sehari-hari sebagai HP adalah benda yang dimiliki hampir setiap orang. Di zaman modern ini, HP membantu kita untuk dapat berkomunikasi, mencari informasi, dan menjadi hiburan yang sangat praktis.

Seperti alat elektronik lainnya, HP juga butuh daya. Daya HP harus diisi ulang atau di- charge atau kita akrab dengan istilah ‘cas’. Mengecas HP umumnya dilakukan saat persentase daya HP hampir habis yang diisi hingga persentase baterai mencapai 100 persen. Namun, tahukah teman-teman kalau ternyata ngecas HP sampai 100 persen itu tidak disarankan? Padahal, kita hampir selalu mengecas HP hingga 100 persen, bukan? Lantas, kenapa mengecas HP hingga 100 persen justru tidak disarankan, ya? Tak Disarankan Ngecas HP Hingga 100 Persen Orang-orang beranggapan bahwa mengecas HP hingga 100 persen akan membuat HP semakin awet.

Baca Juga: Jangan Lagi Charge Laptop Padahal Sudah Penuh, Ini Dampaknya Namun, fakta justru kebalikannya, teman-teman. Mengecas HP sampai 100 persen malah akan membuat HP tidak awet. Melansir dari KompasTekno, HP kita umumnya sudah menggunakan bahan lithium-ion.

  1. Nah, baterai HP yang terbuat dari bahan tersebut akan memiliki usia lebih panjang jika diisi daya dengan tegangan rendah.
  2. Sebab, jika tegangan listrik semakin meningkat, maka penurunan daya tampung baterai juga akan terjadi.
  3. Sebab, setiap penurunan tegangan 0,1 volt, maka siklus hidup baterai akan meningkat.

Nah, oleh sebab itu, kita disarankan untuk tidak sering-sering mengecas HP kita hingga 100 persen. Maksimal 80 Persen Bobo sadur dari Inc.com, daya baterai maksimal yang disarankan setiap mengecas HP adalah 80 persen. Baca Juga: Jangan Gunakan Sembarang Charger, Ini 5 Tips Menjaga Baterai Ponsel Tetap Awet Pixabay Untuk menjaga baterai HP awet, mengecas HP hingga 80 persen saja yang disarankan. Mengecas HP hingga 80 persen bertujuan agar voltase atau tegangan tetap rendah dan membuat baterai lebih awet. Pengisian daya HP yang tidak sampai 100 persen ini dinamakan pengisian daya model parisal, teman-teman.

Selain itu, model parisal juga harus rutin dilakukan supaya HP dan baterai menjadi panjang umur. Jadi, anggapan bahwa rutin mengecas HP hingga 100 persen itu bisa membuat HP awet sebenarnya kurang tepat. Kita tentu boleh mengecas HP hingga 100 persen pada saat kondisi tertentu, misal hendak keluar rumah dalam waktu lama.

Nah, untuk keperluan sehari-hari, sebaiknya mengecas HP hanya sampai 80 persen saja, ya.

Kuis!
Apa bahan yang umum digunakan untuk membuat baterai HP modern?
Petunjuk: Cek halaman 2!

Tonton video ini juga, yuk! – Ayo, kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

You might be interested:  How To Make Solar Panels More Efficient?

Pengisian aki mobil apa namanya?

Artikel Hyperlocal | Sistem Pengisian Mobil: Fungsi, Cara Kerja dan Komponennya Sistem pengisian mobil yang sering disebut charging system, berfungsi untuk melakukan pengisian atau pengecasan pada baterai sehingga arus yang dimiliki dapat dialirkan ke berbagai komponen listrik yang ada dalam mobil.

  • Secara garis teknis fungsi sistem pengisian pada mobil yakni melakukan pengisian daya atau charging pada baterai ketika mesin hidup, untuk menghasilkan listrik dan menyuplai kebutuhan listrik untuk komponen seperti lampu-lampu dan sistem audio dan lain sebagainya.
  • Sistem pengisian mobil memiliki sejumlah komponen pendukung mulai dari Alternator, baterai, sekring dan sejumlah komponen lain yang menunjang kinerjanya.
  • Berikut ini beberapa komponen yang tersedia dalam sistem pengisian mobil.
  • 1. Alternator

Komponen ini bertugas mengubah energi gerak atau mekanis menjadi energi listrik. Dalam alternator terdapat pulley untuk sebagai tali kipas untuk menggerakan rotor pada alternator, kipas untuk mendinginkan komponen dalam alternator seperti dioda stator coil dan rotor coil.

  1. 2. Regulator
  2. Komponen ini mengatur besar kecilnya arus listrik yang dapat masuk ke rotor coil, sehingga tegangan yang dihasilkan alternator akan stabil pada setiap putaran mesin, baik lambat atau cepat.
  3. 3. Aki

Aki atau baterai berfungsi sebagai sumber listrik untuk menyuplai listrik pada sistem starter, sistem pengapian dan sistem kelistrikan body. Ia juga menjadi penstabil arus dan tempat penampung arus sementara saat proses pengisian berlangsung.4. Ampere Meter yang bertugas untuk mengukur besarnya arus listrik yang dibangkitkan oleh alternator untuk pengisian baterai, sehingga bisa digunakan oleh komponen listrik sesuai kapasitasnya.5.

Jelaskan apa yang dimaksud dengan charge?

Terjemahan Kata “Biaya”—Cost, Charge, Price, Fee atau Fare?

  • Salah satu tantangan dalam menerjemahkan adalah ketika kita menemui suatu kata dalam teks sumber tetapi bingung untuk memilih di antara beberapa padanan yang mungkin dalam bahasa target. Perhatikan contoh kalimat di bawah ini dengan memfokuskan perhatian kita pada kata “biaya”:
  • Teks sumber : “Perusahaan akan membayar biaya penyelesaian hubungan kerja.”
  • Kata “biaya” adalah kata benda yang memiliki makna “uang yang dikeluarkan untuk mengadakan (mendirikan, melakukan, dsb) sesuatu; ongkos; belanja; pengeluaran” (KBBI).

Jika diterjemahkan secara literal ke dalam bahasa Inggris, “biaya” memiliki beberapa padanan yang mungkin, antara lain: cost, charge atau fee. Namun, pada konteks ini yang paling tepat di antara pilihan-pilihan tersebut adalah “cost”, Mengapa demikian? Berikut adalah perbedaan antara cost, charge, fee serta beberapa kata lain yang dapat menjadi padanan kata “biaya” yaitu price dan fare beserta dengan makna dan contoh-contoh penggunaannya dengan merujuk pada kamus Longman Dictionary Online,

  1. Cost, costs, price, charge, fee, fare
  2. “Cost” digunakan untuk pembayaran jasa atau kegiatan, bukan untuk “benda”.
  3. The total cost of the trip was under $500.
  4. I worked out the cost of the repairs.
  5. Nah, ada juga kata “costs” dalam bentuk jamak lho.
  6. “Costs” (dalam bentuk jamak) adalah jumlah uang yang dihabiskan untuk menjalankan suatu usaha/bisnis atau untuk suatu aktifitas tertentu.
  7. The shop was not making enough money to cover its costs.
  8. “Price” mengacu pada pembayaran suatu (benda, item, makanan, dsb) umumnya seperti di toko atau restoran.
  9. We are cutting all our prices (NOT costs) by 50% for one day only!
  10. We were shocked by the price of a cup of coffee in London.

“Charge” merujuk pada biaya yang diperlukan untuk membayar jasa atau menggunakan sesuatu. For a small charge we will also make your hotel reservations. “Fee” digunakan untuk:

Mengacu pada biaya masuk atau biaya bergabung.

The gallery charges no entrance fee. The fee for membership is £25 per year.

Digunakan juga untuk membayar jasa profesional

  • The lawyer explained her fees.
  • “Fare” adalah jumlah yang harus dibayarkan untuk bepergian dengan bus, kereta api, pesawat dsb.
  • I need some money for my bus fare.
  • His parents paid his fare to Sydney.

Namun, jika si penerjemah lebih mengupas makna implisitnya, kata “biaya” pada kalimat: “Perusahaan akan membayar biaya penyelesaian hubungan kerja.” bisa jadi adalah “pesangon”, “uang penghargaan” atau sejenisnya karena ada frasa ” penyelesaian hubungan kerja ” yang mengindikasikan demikian.

Nah, tentunya si penerjemah tidak ingin tebak-tebak buah manggis karena jika tebakannya salah ia mungkin akan menciptakan distorsi makna. Di sinilah peranan konteks untuk mengetahui makna “biaya”. Berikut adalah dua pilihan terjemahan. Teks sumber : “Perusahaan akan membayar biaya penyelesaian kerja.” Alternatif terjemahan: 1.

The Company shall pay the cost for the employment settlement.2. The Company shall pay the severance pay for the employment settlement. Apa yang membedakan terjemahan pertama dengan kedua? Terjemahan pertama cenderung “literal”. Pada konteks ini, prosedur literal tidaklah salah untuk diterapkan.

Bisa saja si penerjemah mencari “jalan aman” daripada salah menebak. Sedangkan terjemahan kedua dengan menerjemahkan kata “biaya” menjadi “severance pay” (pesangon), si penerjemah mungkin telah memahami dan menyesuaikan dengan konteks setelah ia melihat kalimat-kalimat lain dalam teks sumber dan kemudian menyimpulkan bahwa biaya di sini adalah pesangon.

Contoh ini adalah salah satu kondisi yang mengilustrasikan bahwa penerjemahan bukanlah sesuatu yang mudah. Bahkan teks sumber yang bahasanya kurang mudah dimengerti atau ambigu dapat membuat si penerjemah memutar otak lebih keras. Di sinilah peranan konteks.

  1. Nah, apa yang terjadi jika si penerjemah tidak menemukan kepastian meski sudah menyesuaikan dengan konteks? Lebih baik bertanya kepada klien secara langsung daripada salah menerjemahkan.
  2. Jadi manakah yang benar? “Cost” atau “severance pay”? Jawabannya: “cost” dapat berterima karena teks sumber hanya menyatakan “biaya” sedangkan “severance pay” bisa saja benar tetapi harus dicek/dipastikan sesuai konteksnya.

Demikianlah kurang lebih salah satu contoh dilema dalam menerjemahkan. Kesimpulan yang dapat dipetik dari artikel ini adalah: 1) pemahaman unsur-unsur pembeda pada padanan-padanan di teks target sangat diperlukan. Solusinya adalah “buka kamus yang tepat dan cermat dalam memilih”, 2) mengetahui konteks dengan benar dengan melihat hubungan suatu kata dengan kata atau frasa atau kalimat-kalimat lain dalam teks sumber.

  1. Demikianlah artikel ini, sampai jumpa pada artikel berikutnya! 😀 😉
  2. Referensi: KBBI dan Longman Dictionary Online
  3. Luh Windiari
  4. TranslationPapers Bali

: Terjemahan Kata “Biaya”—Cost, Charge, Price, Fee atau Fare?