Berikut Ini Yang Menjadi Pusat Sistem Tata Surya Adalah?

Berikut Ini Yang Menjadi Pusat Sistem Tata Surya Adalah
Matahari adalah bintang paling besar dan menjadi pusat tata surya. Jarak bumi ke matahari kira-kira 149.600.000 satuan astronomi (SA).

Apakah planet terbesar dalam sistem tata surya?

Jupiter, Planet Terbesar dalam Tata Surya yang Mirip Matahari Jakarta – adalah planet terbesar di tata surya kita. Memiliki diameter 142.984 km, planet ini juga disebut dengan ‘bintang gagal’. Mengapa demikian? Peneliti di Pusat Sains Antariksa Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN), Andi Pangerang mengatakan, ada asumsi dasar yang membuat sebagian kelompok meyakini Jupiter sebagai bintang yang gagal.

Apa yang dimaksud dengan sistem tata surya?

Pengertian Tata Surya – Tata Surya merupakan kumpulan benda langit yang terdiri atas Matahari dan semua objek yang berputar mengelilinginya, termasuk delapan buah planet yang sudah diketahui dengan orbit berbentuk elips, lima planet kerdil/katai, 173 satelit alami yang telah diidentifikasi, dan jutaan benda langit (meteor, asteroid, komet) lainnya.

  1. Semua objek ini berputar di sekitar matahari karena adanya gaya tarik gravitasi.
  2. Tata surya sebagai sistem antariksa yang saling terikat gravitasi dimana terdapat matahari dan benda-benda langit yang mengitarinya secara langsung maupun tidak langsung.
  3. Dari sekian banyak benda langit yang mengitari matahari secara langsung, terdapat benda langit yang paling besar yang dinamakan dengan planet.

Bulan merupakan benda langit yang mengitari matahari secara tidak langsung, bulan merupakan satelit alami planet yang mengitari planet. Terdapat delapan planet besar yang mengitari matahari dengan lebih dari 160 buah bulan yang sudah diketahui, 5 atau lebih planet katai (dwarf planet), serta jutaan asteroid dan komet.

  1. Secara bersama-sama, semua benda langit tersebut membentuk tata surya yang menempati ruang angkasa dengan diameter 15 triliun kilometer.
  2. Bagian yang terdekat dengan matahari adalah bagian sistem yang berbentuk piringan dimana seluruh planet berada pada bagian ini.
  3. Pada daerah yang lainnya yang jauh dari matahari, terdapat awan Oort, yakni daerah berbentuk bola yang menjadi tempat kedudukan komet.

Tahukah kamu antara Bumi dan Matahari terdapat jarak dengan rata-rata 149.600.000 km? Jarak tersebut sendiri membuat cahay Matahari membutuhkan waktu 8,3 menit untuk sampai ke permukaan Bumi. Pelajari berbagai fakta menarik lainnya pada Komik Sains Bocah Pintar: Tata Surya.

Ada Berapakah planet di tata surya?

Pertanyaan dan Jawaban – Q: Dari mana asal usul dari kata “planet”? A: Kata “planet” berasal dari bahasa Yunani yang berarti “pengembara”, menyiratkan bahwa planet dulunya didefinisikan sebagai objek yang beregerak di langit malam relatif bintang latar belakang.

  • Q: Mengapa dibutuhkan definisi baru untuk kata “planet”? A: Sains modern memberikan informasi yang jauh lebih banyak dari pada sekadar fakta sederhana bahwa objek-objek yang mengorbit matahari terlihat bergerak relatif terhadap bintang latar belakang.
  • Sebagai contoh, baru-baru ini telah ditemukan beberapa objek di daerah tepian Tata Surya yang ternyata memiliki ukuran yang sebanding atau bahkan lebih besar dari Pluto.

Pluto telah dikenal sebagai planet kesembilan dalam sejarah. Oleh karena itu, penemuan-penemuan tersebut tentunya memunculkan pertanyaan mengenai apakah objek-objek Trans-Neptunian yang baru ini dapat dianggap sebagai planet baru atau tidak. Q: Bagaimana para astronom mencapai kesepakatan mengenai definisi planet yang baru? A: Para astronom dunia, di bawah naungan IAU, membahas definisi baru untuk kata “planet” selama hampir dua tahun.

  1. Hasil dari pembahasan tersebut diajukan kepada Planet Definiton Committee sebelum akhirnya diusulkan kepada IAU General Assembly.
  2. Melalui perdebatan dan diskusi berkelanjutan, definisi planet terus berubah hingga akhirnya tercapai kesepakatan umum mengenai definisi tersebut yang kemudian dapat dilanjutkan dengan pemungutan suara.

Q: Apa saja istilah baru yang digunakan dalam definisi resmi oleh IAU tesebut? A: Terdapat tiga istilah baru yang diadopsi sebagai definisi resmi oleh IAU. Istilah-istilah tersebut adalah planet, planet katai dan benda-kecil Tata Surya. Q: Dalam bahasa sederhana, apakah definisi baru planet? A: Planet adalah sebuah benda luar angkasa yang mengorbit mengelilingi Matahari dan cukup besar (mempunyai massa yang cukup) sehingga gaya gravitasi benda tersebut dapat membentuk ulang wujudnya menjadi berbentuk hampir bulat.

Selain itu, sebuah planet mengorbit Matahari pada orbit yang bersih. Jika terdapat objek lain yang mendekati orbit suatu planet, objek tersebut akan akan bertabrakan dengan planet, sehingga bergabung dengan planet, atau dilontarkan ke jalur orbit lain. Q: Seperti apakah tepatnya definisi resmi planet yang diusulkan oleh IAU? A: Sebuah objek luar angkasa yang (a) mengorbit mengelilingi Matahari, (b) mempunyai massa yang cukup besar sehingga gravitasi objek tersebut dapat mengatasi tekanan benda tegar, menghasilkan bentuk yang seimbang secara hidrostatik (mendekati bulat), dan (c) telah “membersihkan” orbitnya dari objek-objek lain.

You might be interested:  Alat Yang Digunakan Untuk Membersihkan Terminal Baterai Adalah?

Q: Apakah sebuah objek harus berbentuk bulat sempurna supaya dapat disebut planet? A: Tidak. Sebagai contoh, rotasi sebuah objek dapat sedikit mengubah bentuknya sehingga objek tersebut tidak sepenuhnya bulat. Misalnya, Bumi mempunyai diameter yang sedikit lebih besar di ekuator daripada yang terukur di antara kedua kutubnya.

Q: Berdasarkan definisi baru tersebut, berapa jumlah planet yang terdapat di Tata Surya kita? A: Terdapat delapan planet di dalam Tata Surya, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, yang dapat dihafal dengan jembatan keledai berikut ini: *Monyet Vokalis Band Menyulap Yoyo Saya Untuk Ninja (Avivah Yamani) (Phyllis Lugger, *http://www.aas.org/cswa/bulletin.board/2006/08.25.06.html).

Q: Apakah itu sudah semuanya, hanya delapan planet? A: Tidak. Selain delapan planet tersebut, ada juga lima planet katai. Lebih banyak planet katai mungkin akan ditemukan dalam waktu dekat. Q: Apakah planet katai itu? A: Planet katai merupakan objek yang mengelilingi Matahari yang berukuran cukup besar (dan cukup masif) sehingga gravitasi objek tersebut dapat membentuk objek menjadi berbentuk bulat (atau mendekati bulat).

Pada umumnya, planet katai berukuran lebih kecil dari Merkurius. Sebuah planet katai dapat juga mengorbit di suatu wilayah bersama banyak objek lain. Misalnya, sebuah orbit di sabuk asteroid berada dalam wilayah yang memuat banyak objek lain. Q: Berapa jumlah planet katai di Tata Surya? A: Terdapat lima planet katai yang diakui saat ini, yaitu Ceres, Pluto, Eris, Makemake, dan Haumea.

Q: Apa itu Ceres? A: Ceres merupakan (atau dulunya merupakan) asteroid terbesar dengan diameter sekitar 1000 km, yang mengorbit pada sabuk asteroid di antara Mars dan Jupiter. Ceres memenuhi syarat sebagai planet katai karena Ceres diketahui mempunyai massa yang cukup besar sehingga gravitasi Ceres dapat membentuknya mendekati bentuk bulat.

Thomas, 2005) Ceres mengorbit di sabuk asteroid dan merupakan contoh objek yang tidak mengorbit pada orbit yang “bersih”. Terdapat banyak asteroid yang melintas di dekat lintasan orbit Ceres. Q: Bukankah Ceres dulunya disebut sebagai sebuah asteroid atau planet minor? A: Ceres dalam sejarahnya disebut sebagai planet ketika ia pertama kali ditemukan mengorbit pada daerah yang dikenal sebagai sabuk asteroid di antara Mars dan Jupiter pada tahun 1801.

Pada saat itu di abad ke-19, para astronom tidak dapat mengamati dengan jelas ukuran dan bentuk Ceres, dan karena kemudian ditemukan banyak objek lain di daerah yang sama, Ceres kehilangan status planetnya. Ceres telah lebih dari satu abad dikenal sebagai asteroid atau planet minor.

  • Q: Mengapa Pluto kini disebut sebagai planet katai? A: Kini Pluto dikategorikan sebagai planet katai karena ukurannya, dan fakta bahwa Pluto mengorbit melalui daerah yang juga dihuni oleh objek dengan ukuran mirip Pluto, yang dikenal sebagai daerah trans-Neptunian.
  • Q: Apakah Charon, satelit Pluto, juga tergolong planet katai? A: Untuk saat ini, Charon hanya dianggap sebagai satelit Pluto.

Tetapi pemikiran bahwa Charon dapat digolongkan sebagai planet katai tersendiri dapat dipertimbangkan kemudian. Charon dapat dipertimbangkan sebagai planet kerdil karena Pluto dan Charon memiliki ukuran yang sebanding dan saling mengorbit antar satu sama lain, alih-alih satelit yang mengorbiti suatu planet.

  1. Pertimbangan terpenting mengenai pertimbangan Charon sebagai planet katai adalah bahwa titik pusat massa sistem yang diorbiti Charon tidak berada dalam objek primer sistem tersebut, Pluto.
  2. Titik pusat massa sistem justru terletak di antara Pluto dan Charon.
  3. Q: Jupiter dan Saturnus mempunyai banyak satelit besar berbentuk bulat yang mengorbit mereka.

Apakah satelit-satelit tersebut sekarang akan disebut planet katai? A: Tidak, seluruh satelit besar Jupiter (contohnya, Europa) dan Saturnus (contohnya, Titan) mengorbit mengelilingi titik pusat massa yang berada di dalam planet mereka yang besar. Terlepas dari ukuran objek tersebut yang besar dan bentuknya yang bulat, hal yang menentukan status objek berukuran besar seperti Europa, Titan, dll.

  1. Sebagai satelit adalah lokasi titik pusat massa yang berada jauh di dalam planet.
  2. Q: Apa itu 2003 UB313 ? A: 2003 UB313 merupakan nama sementara yang diberikan kepada sebuah objek yang ditemukan pada tahun 2003 yang mengelilingi Matahari di luar orbit Neptunus.
  3. Objek tersebut kini disebut Eris dan digolongkan sebagai planet katai.

Q: Mengapa Eris digolongkan sebagai planet katai? A: Citra jepretan Hubble Space Telescope telah menampakkan bahwa Eris memiliki ukuran yang setara atau lebih besar daripada Pluto (Brown, 2006). Selain itu, Eris didapati memiliki sebuah satelit yang kemudian diberi nama Dysnomia, yang adalah nama dewi ketidakteraturan atau anarki yang merupakan anak perempuan Eris.

  • Pada tahun 2007, massa Eris ditetapkan sebesar (1,66 ± 0,02)×1022 kg, 27% lebih besar dari Pluto, berdasarkan pengamatan atas orbit Dysnomia.
  • Eris juga mengorbit pada daerah transneptunian – daerah yang masih belum “dibersihkan” oleh gravitasi Eris.
  • Oleh karena itu Eris digolongkan sebagai planet katai.

Q: Apakah sebutan untuk objek yang terlalu kecil untuk disebut planet maupun planet katai? A: Seluruh objek yang mengorbit Matahari yang berukuran terlalu kecil (tidak cukup masif) sehingga tidak mampu membentuk dirinya mendekati bentuk bulat didefinisikan sebagai benda kecil Tata Surya atau small Solar System bodies.

Kelas ini mencakup sebagian besar asteroid di Tata Surya, objek dekat-Bumi (NEO, near-Earth object), asteroid Troya pada orbit Mars dan Jupiter, objek Centaur, objek Trans-Neptunian (TNO) dan komet. Q: Apakah yang dimaksud dengan benda kecil Tata Surya? A: Istilah “benda kecil Tata Surya” merupakan definisi baru oleh IAU untuk mencakup seluruh objek yang berukuran terlalu kecil (tidak bermassa cukup besar) dan mengorbit matahari untuk memenuhi syarat definisi planet atau planet katai.

Q: Apakah istilah planet minor masih digunakan? A: Istilah “planet minor” mungkin masih digunakan. Tetapi, istilah “benda kecil Tata Surya” umumnya lebih jamak digunakan. Q: Bagaimana sebuah keputusan resmi dihasilkan dalam memutuskan status sebuah objek penemuan baru sebagai planet, planet katai, atau sebuah benda Tata Surya? A: Keputusan mengenai metode klasifikasi objek yang baru ditemukan akan dibuat oleh komite pemeriksa IAU.

Proses pemeriksaan akan meliputi evaluasi, berdasarkan data terbaik yang tersedia, mengenai apakah sifat fisis objek tersebut memenuhi syarat definisi tertentu. Untuk banyak objek, umumnya diperlukan beberapa tahun untuk mengumpulkan data yang memadai. Q: Apakah terdapat kandidat lain yang kini sedang dipertimbangkan untuk status planet? A: Tidak.

Agaknya tidak ada objek lain yang dapat digolongkan sebagai planet di Tata Surya kita. Tetapi, planet lain banyak ditemukan mengedari bintang selain Matahari. Q: Apakah terdapat kandidat lain yang kini sedang dipertimbangkan untuk status planet katai? A: Ya.

Beberapa asteroid besar dapat menjadi kandidat planet katai dan beberapa kandidat tambahan planet katai di luar orbit Neptunus sedang dipertimbangkan. Q: Kapankah pengumuman planet katai baru akan dilangsungkan? A: Kemungkinan dalam beberapa tahun ke depan. Q: Berapa banyak jumlah planet katai yang mungkin ditemukan? A: Mungkin terdapat puluhan atau lebih dari seratus yang sedang menunggu untuk ditemukan.

Q: Apakah yang dimaksud dengan plutoid? A: Plutoid merupakan objek luar angkasa yang merngorbit mengelilingi Matahari dengan panjang sumbu semimayor yang lebih panjang dari orbit Neptunus dan mempunyai massa yang cukup sehingga gravitasi objek tersebut dapat mengatasi tekanan benda tegar, menghasilkan bentuk yang seimbang secara hidrostatik (mendekati bulat), dan yang belum dapat “membersihkan” objek lain di sekitar orbitnya.

  • Satelit-satelit plutoid tidak termasuk plutoid, bahkan meskipun objek tersebut cukup masif sehingga bentuknya mendekati bulat berkat gravitasi-diri.
  • Dua plutoid yang telah diketahui adalah Pluto dan Eris.
  • Diperkirakan lebih banyak plutoid akan ditemukan seiring berkembangnya sains dan dihasilkannya penemuan demi penemuan baru.
You might be interested:  Cara Menghidupkan Iphone Yang Baterai Habis Total?

(Baca lebih lanjut) Q: Apakah sebuah satelit yang mengorbit plutoid dapat juga disebut plutoid? A: Tidak. Berdasarkan Resolusi IAU B5, sebuah planet katai tidak dapat sekaligus menjadi satelit, bahkan meskipun objek tersebut cukup masif sehingga bentuknya ditentukan oleh gravitasi-diri (mendekati bulat).

Apa pusat tata surya TTS?

Matahari menjadi pusat tata surya karena gravitasinya mampu menyatukan tata surya.

Apa saja yang termasuk dalam sistem tata surya?

Ada berapa planet di tata surya? – Berdasarkan data Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (National Aeronautics and Space Administration/NASA), tata surya terdiri dari matahari sebagai pusat tata surya dengan delapan planet yang mengitari, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

  1. Planet terbesar dalam tata surya adalah Jupiter.
  2. Sedangkan planet terkecil adalah Merkurius.
  3. Sebelumnya, Pluto termasuk planet dalam tata surya.
  4. Namun, Persatuan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) mengubah status Pluto pada tahun 2006 dari sebuah planet menjadi planet kerdil.

Planet kerdil adalah benda angkasa bukan satelit yang mengelilingi Matahari, mempunyai massa yang cukup untuk bisa membentuk bulatan diri, tetapi belum dapat membersihkan daerah sekitarnya. Tata surya merupakan bagian dari galaksi Bima Sakti (Milky Way).

Apa saja yang termasuk anggota tata surya?

Planet-planet yang berada dalam sistem Tata Surya adalah : Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Yupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

Planet Pluto itu apa?

Bobo.id – Dari 1930 hingga 2006, Pluto merupakan planet kesembilan di tata surya kita. Sekarang mungkin teman-teman telah mendengar bahwa Pluto bukan lagi sebuah planet. Sebenarnya tidak ada yang berubah dari Pluto, tetapi yang berubah adalah definisi dari planet.

Untuk menjadi sebuah planet, objek harus memenuhi kriteria. Lantas, apakah Pluto tidak memenuhi kriteria yang diterapkan? Yuk, kita cari tahu bersama.1. Ukuran Pluto terlalu kecil untuk sebuah planet Tahukah teman-teman? Ukuran Pluto sangat kecil dan berbanding jauh dengan planet-planet lainnya, lo. Bahkan, Pluto ternyata memiliki ukuran yang lebih kecil ketimbang Bulan.

Dilansir Universe Today, diameter Pluto hanya mencapai 2.390 km. Baca Juga: Planet Nine, Planet Dingin dan Misterius ‘Tetangga’ Pluto yang Dinyatakan Hilang Angka itu adalah 70 persen Bulan atau 18 persen ukuran Bumi. Ketika kita bayangkan, memang perbandingannya cukup jauh, ya.

Ecilnya ukuran Pluto ini membuat Pluto membuat objek dengan orbit yang tidak sempurna, lo.2. Kekuatan gravitasi Pluto yang lemah Gravitasi jadi salah satu syarat bagi sebuah objek di alam semesta, lo. Planet dengan massa yang lebih kecil akan memiliki gravitasi yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan kekuatan gravitasi pada bintang dan lubang hitam.

You might be interested:  How Much Do Solar Panels Reduce Electricity Bills?

Namun, khusus untuk Pluto, kekuatan gravitasinya memang tidak mencukupi untuk disebut planet. Bagaimana tidak, kekuatan gravitasi pluto ini hanya sebesar 0,58, lo. Padahal angka minimal sebuah gravitasi planet saja ada di angka 3,7. NASA mencatat, kekuatan gravitasi Pluto hanya satu per lima belas apabila dibandingkan dengan kekuatan gravitasi Bumi.

  1. Jadi, jika berat badan kita di Bumi 75 kg, di Pluto berat badan kita menjadi 5 kg.
  2. Jadi sangat ringan, ya.
  3. Baca Juga: Sempat Dianggap Planet Besar seperti Bumi, Ini 5 Mitos dan Fakta Pluto Ini sebabnya Pluto dianggap sebagai dwarf planet dan bukan planet normal layaknya planet-planet lainnya.3.
  4. Pluto tidak dapat membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya Tahukah teman-teman? Selain harus berbentuk bulat dan mengorbit pada bintang terbesar, planet juga harus dapat membersihkan lingkungan di sekitar orbit yang dilalui, lo.

Syarat ini dinamakan “dominasi orbital”, yakni sebuah kriteria khusus yang harus ada pada setiap planet di tata surya kita. Pluto mengorbit pada sudut 17 derajat, berbeda dengan Bumi yang mengorbit pada sudut 1,5 derajat. Kondisi Pluto ini membuat orbitnya menjadi tidak stabil.

Ketidakstabilan orbital tentu saja tidak akan mampu membersihkan lingkungan di sekitar orbit planet yang bersangkutan.4. Jarak Pluto terlalu jauh dari Matahari Tahukah teman-teman, jarak antara objek angkasa terhadap bintang ternyata bisa memengaruhi kondisi objek angkasa, lo. Baca Juga: Setelah Pluto, Ilmuwan Sarankan Bulan Masuk Daftar Planet, Kenapa, ya? Dilansir dari NASA, jarak antara Pluto dan Matahari sebesar 6 miliar kilometer.

Ini berarti jaraknya bisa mencapai 40 kali lebih jauh dibandingkan jarak Bumi dan Matahari. Karena terlalu jauh, Pluto memiliki jenis orbital elips yang sangat renggang, lo. Kini para ahli sepakat, Neptunus jadi planet terjauh di tata surya kita.5. Pembentukan Pluto yang setengah matang Pembentukan Pluto ternyata tidak sama dengan pembentukan awal planet-planet lain di tata surya kita, lo.

  • Pluto terbentuk dari batuan padat dan jadi yang pertama terbentuk dalam tata surya kita.
  • Batuan besar (cikal bakal Pluto) tadi memiliki gravitasi yang cukup untuk mengikat material seperti es dan gas sehingga dapat membentuk bulatan mirip planet.
  • Namun, ternyata Pluto gagal menghasilkan massa yang cukup untuk membentuk gaya gravitasi yang besar.

Dengan pembentukan “setengah matang” ini, Pluto menjadi objek paling unik di tata surya kita. Bagaimana tidak, walau tidak sempurna, Pluto tetap berada dalam orbitnya, lo. Itulah beberapa alasan sains di balik keputusan ilmuwan yang menyatakan bahwa Pluto bukan lagi sebuah planet. Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Langit itu terbuat dari apa?

Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas “Langit” beralih ke halaman ini. Untuk untuk kegunaan lain, lihat Langit-langit, Seorang pria yang sedang memandangi bintang-bintang di langit malam Langit adalah bagian atas dari permukaan bumi, dan digolongkan sebagai lapisan tersendiri yang disebut atmosfer, Langit terdiri dari banyak gas dan udara, dengan komposisi berbeda di tiap lapisannya. Langit sering terlihat berwarna biru ketika pagi maupun siang hari, karena udara membiaskan cahaya biru dari sinar matahari lebih banyak dibandingkan cahaya merah.

Kita berada di galaksi apa?

KOMPAS.com – Planet bumi berada pada Tata Surya yang merupakan bagian dari Galaksi Bima Sakti atau dalam bahasa Inggris disebut Milky Way.

Planet apa yang terkecil dan terbesar dalam tata surya?

Pembahasan Urutan planet dalam Tata Surya dari yang terkecil hingga yang paling besar, yaitu: Merkurius Mars Venus Bumi Neptunus Uranus Saturnus Jupiter. Urutan planet dalam Tata Surya dari yang terkecil hingga yang paling besar, yaitu: Merkurius. Mars.

Apa nama planet terbesar dan terkecil dalam tata surya?

Ada berapa planet di tata surya? – Berdasarkan data Badan Penerbangan dan Antariksa Amerika Serikat (National Aeronautics and Space Administration/NASA), tata surya terdiri dari matahari sebagai pusat tata surya dengan delapan planet yang mengitari, yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus.

  • Planet terbesar dalam tata surya adalah Jupiter.
  • Sedangkan planet terkecil adalah Merkurius.
  • Sebelumnya, Pluto termasuk planet dalam tata surya.
  • Namun, Persatuan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) mengubah status Pluto pada tahun 2006 dari sebuah planet menjadi planet kerdil.

Planet kerdil adalah benda angkasa bukan satelit yang mengelilingi Matahari, mempunyai massa yang cukup untuk bisa membentuk bulatan diri, tetapi belum dapat membersihkan daerah sekitarnya. Tata surya merupakan bagian dari galaksi Bima Sakti (Milky Way).

Apa saja nama planet terbesar?

6. Planet Saturnus – Planet saturnus merupakan planet terbesar kedua setelah Jupiter. Planet ini juga disebut dengan Planet Cincin. Cincin yang mengitarinya terbentuk dari partikel es dan batuan. Saturnus terbentuk dari hidrogen dan helium. Planet ini memiliki 18 satelit dan satelit yang paling besar bernama Titan. Berikut sejumlah fakta menarik tentang planet Saturnus antara lain:

Jarak ke Matahari: 1.426.666.422 km Massa: 5,6832 x 1026 kg Radius: 58.232 km (Diameter = 116.464 km) Volume: 827.129.915.150.897 km3 Jumlah satelit: 18