Mengapa Pluto Tidak Termasuk Planet Dalam Tata Surya?

Mengapa Pluto Tidak Termasuk Planet Dalam Tata Surya
Planet Pluto pada Agustus 2006, ilmuwan astronomi yang tergabung dalam International Astronomical Union (IAU) memutuskan untuk mengeliminasi Pluto dari sistem tata surya. Hal ini karena Pluto tidak memenuhi syarat sebagai planet, yaitu Pluto tidak dapat membersihkan lingkungan orbitnya, lintasan orbit yang cenderung lebih besar dan tidak tetap, jarak yang terlalu jauh dari Matahari, ukuran Pluto yang terlalu kecil untuk disebut sebagai planet, kekuatan gravitasi Pluto tidak cukup untuk disamakan dengan gravitasi minimal sebuah planet.
Benda langit dapat disebut planet apabila memenuhi syarat antara lain sebagai berikut. Planet harus mengorbit matahari; Planet harus membersihkan lingkungan dari orbit, gravitasinya menyapu, dan membersihkan ruang disekitarnya dari benda-benda langit lainnya; dan Planet memiliki massa yang besar agar dapat gravitasinya dapat mempertahankan bentuk bolanya Planet Pluto pada Agustus2006, ilmuwan astronomi yang tergabung dalam International Astronomical Union (IAU) memutuskan untuk mengeliminasi Pluto dari sistem tata surya.

Hal ini karena Pluto tidak memenuhi syarat sebagai planet, yaitu Pluto tidak dapat membersihkan lingkungan orbitnya, lintasan orbit yang cenderung lebih besar dan tidak tetap,jarak yang terlalu jauh dari Matahari, ukuran Pluto yang terlalu kecil untuk disebut sebagai planet, kekuatan gravitasi Pluto tidak cukup untuk disamakan dengan gravitasi minimal sebuah planet.

Berdasarkan penjelasan di atas, maka dapat disimpulkan bahwa Pluto tidak termasuk planet karena tidak mempunyai orbit tetap. Jadi, jawaban yang tepat adalah E. – Benda langit dapat disebut planet apabila memenuhi syarat antara lain sebagai berikut.

Planet harus mengorbit matahari; Planet harus membersihkan lingkungan dari orbit, gravitasinya menyapu, dan membersihkan ruang disekitarnya dari benda-benda langit lainnya; dan Planet memiliki massa yang besar agar dapat gravitasinya dapat mempertahankan bentuk bolanya

Planet Pluto pada Agustus 2006, ilmuwan astronomi yang tergabung dalam International Astronomical Union (IAU) memutuskan untuk mengeliminasi Pluto dari sistem tata surya. Hal ini karena Pluto tidak memenuhi syarat sebagai planet, yaitu Pluto tidak dapat membersihkan lingkungan orbitnya, lintasan orbit yang cenderung lebih besar dan tidak tetap, jarak yang terlalu jauh dari Matahari, ukuran Pluto yang terlalu kecil untuk disebut sebagai planet, kekuatan gravitasi Pluto tidak cukup untuk disamakan dengan gravitasi minimal sebuah planet.

Mengapa Pluto sudah tidak termasuk ke dalam sistem Tata Surya?

Bobo.id – Dari 1930 hingga 2006, Pluto merupakan planet kesembilan di tata surya kita. Sekarang mungkin teman-teman telah mendengar bahwa Pluto bukan lagi sebuah planet. Sebenarnya tidak ada yang berubah dari Pluto, tetapi yang berubah adalah definisi dari planet.

  1. Untuk menjadi sebuah planet, objek harus memenuhi kriteria.
  2. Lantas, apakah Pluto tidak memenuhi kriteria yang diterapkan? Yuk, kita cari tahu bersama.1.
  3. Ukuran Pluto terlalu kecil untuk sebuah planet Tahukah teman-teman? Ukuran Pluto sangat kecil dan berbanding jauh dengan planet-planet lainnya, lo.
  4. Bahkan, Pluto ternyata memiliki ukuran yang lebih kecil ketimbang Bulan.
You might be interested:  Cara Mengatasi Pengisian Baterai Hp Yang Lama?

Dilansir Universe Today, diameter Pluto hanya mencapai 2.390 km. Baca Juga: Planet Nine, Planet Dingin dan Misterius ‘Tetangga’ Pluto yang Dinyatakan Hilang Angka itu adalah 70 persen Bulan atau 18 persen ukuran Bumi. Ketika kita bayangkan, memang perbandingannya cukup jauh, ya.

  1. Ecilnya ukuran Pluto ini membuat Pluto membuat objek dengan orbit yang tidak sempurna, lo.2.
  2. Ekuatan gravitasi Pluto yang lemah Gravitasi jadi salah satu syarat bagi sebuah objek di alam semesta, lo.
  3. Planet dengan massa yang lebih kecil akan memiliki gravitasi yang jauh lebih kecil dibandingkan dengan kekuatan gravitasi pada bintang dan lubang hitam.

Namun, khusus untuk Pluto, kekuatan gravitasinya memang tidak mencukupi untuk disebut planet. Bagaimana tidak, kekuatan gravitasi pluto ini hanya sebesar 0,58, lo. Padahal angka minimal sebuah gravitasi planet saja ada di angka 3,7. NASA mencatat, kekuatan gravitasi Pluto hanya satu per lima belas apabila dibandingkan dengan kekuatan gravitasi Bumi.

  1. Jadi, jika berat badan kita di Bumi 75 kg, di Pluto berat badan kita menjadi 5 kg.
  2. Jadi sangat ringan, ya.
  3. Baca Juga: Sempat Dianggap Planet Besar seperti Bumi, Ini 5 Mitos dan Fakta Pluto Ini sebabnya Pluto dianggap sebagai dwarf planet dan bukan planet normal layaknya planet-planet lainnya.3.
  4. Pluto tidak dapat membersihkan lingkungan di sekitar orbitnya Tahukah teman-teman? Selain harus berbentuk bulat dan mengorbit pada bintang terbesar, planet juga harus dapat membersihkan lingkungan di sekitar orbit yang dilalui, lo.

Syarat ini dinamakan “dominasi orbital”, yakni sebuah kriteria khusus yang harus ada pada setiap planet di tata surya kita. Pluto mengorbit pada sudut 17 derajat, berbeda dengan Bumi yang mengorbit pada sudut 1,5 derajat. Kondisi Pluto ini membuat orbitnya menjadi tidak stabil.

  1. Etidakstabilan orbital tentu saja tidak akan mampu membersihkan lingkungan di sekitar orbit planet yang bersangkutan.4.
  2. Jarak Pluto terlalu jauh dari Matahari Tahukah teman-teman, jarak antara objek angkasa terhadap bintang ternyata bisa memengaruhi kondisi objek angkasa, lo.
  3. Baca Juga: Setelah Pluto, Ilmuwan Sarankan Bulan Masuk Daftar Planet, Kenapa, ya? Dilansir dari NASA, jarak antara Pluto dan Matahari sebesar 6 miliar kilometer.

Ini berarti jaraknya bisa mencapai 40 kali lebih jauh dibandingkan jarak Bumi dan Matahari. Karena terlalu jauh, Pluto memiliki jenis orbital elips yang sangat renggang, lo. Kini para ahli sepakat, Neptunus jadi planet terjauh di tata surya kita.5. Pembentukan Pluto yang setengah matang Pembentukan Pluto ternyata tidak sama dengan pembentukan awal planet-planet lain di tata surya kita, lo.

  1. Pluto terbentuk dari batuan padat dan jadi yang pertama terbentuk dalam tata surya kita.
  2. Batuan besar (cikal bakal Pluto) tadi memiliki gravitasi yang cukup untuk mengikat material seperti es dan gas sehingga dapat membentuk bulatan mirip planet.
  3. Namun, ternyata Pluto gagal menghasilkan massa yang cukup untuk membentuk gaya gravitasi yang besar.
You might be interested:  How Much Does The Smartflower Solar System Cost?

Dengan pembentukan “setengah matang” ini, Pluto menjadi objek paling unik di tata surya kita. Bagaimana tidak, walau tidak sempurna, Pluto tetap berada dalam orbitnya, lo. Itulah beberapa alasan sains di balik keputusan ilmuwan yang menyatakan bahwa Pluto bukan lagi sebuah planet. Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Kapan planet Pluto dikeluarkan dari tata surya?

Dicoret dari Tata Surya, Ini Alasan Pluto Bukan Lagi Planet AKURAT.CO Pada tahun 2006, Pluto dikeluarkan dari definisi sebuah planet. Namun siapa sangka, seorang ilmuwan NASA mengatakan benda antariksa itu masih sebuah anggota dari planet-planet di Tata Surya kita pada tahun 2019 lalu.

Jim Bridenstine, seorang administrator NASA adalah orang yang berpendapat bahwa Pluto masih termasuk planet dalam Tata Surya. Dirinya menyatakan dukungan terhadap Pluto sebagai sebuah planet. “Asal tahu saja, dalam pandangan saya, Pluto adalah sebuah planet. Anda bisa menuliskan, seorang Administrator NASA menyatakan Pluto (jadi) sebuah planet lagi.

Saya bertahan dengan hal itu, begitulah cara saya mempelajarinya, dan saya berkomitmen untuk itu,” katanya seperti dilansir dari Science Alert. Namun jelas, pernyataan Bridenstine tidak serta merta mengubah status Pluto. Karena butuh penelitian lebih lanjut terkait dengan hal ini.

  1. Seperti kita ketahui, Pluto telah dikeluarkan dari planet di Tata Surya pada Agustus 2006 melalui Persatuan Astronom Internasional (IAU).
  2. Sejak saat itu didefinisikan apa itu planet, termasuk planet kerdil.
  3. Sebelum itu, belum ada definisi resmi dari benda-benda ini, yang menciptakan masalah ketika astronom Mike Brown dari California Institute of Technology dan rekannya menemukan benda yang tampaknya lebih besar dari Pluto.

Objek ini kemudian ditunjuk sebagai planet kerdil, dan dinamai Eris. Alasan Pluto Sempat “Dihilangkan” Pluto sempat dikeluarkan dari definisi sebuah planet karena benda langit yang berada di Sabuk Kuiper itu memiliki orbit yang tidak bersih. Selain itu, juga ditemukan objek-objek di sekitar Tata Surya yang berukuran relatif sama dengan Pluto.

Apakah Pluto termasuk tata surya?

Ini Adalah Alasan Kenapa Pluto Bukan Bagian Dari Tata Surya Lagi Mengapa Pluto Tidak Termasuk Planet Dalam Tata Surya Ditemukan sejak tahun 1930, Pluto disebut sebagai bagian dari tata surya. Tetapi mulai tahun 2006, ternyata Pluto nggak bisa disebut sebagai planet yang mengorbit di tata surya, kenapa demikian? Ternyata ada banyak sekali faktor untuk menjadikan bahwa Pluto itu bukan termasuk tata surya. Mengapa Pluto Tidak Termasuk Planet Dalam Tata Surya Jika lo cermat mengikuti mata pelajaran Fisika pada saat SMP lalu, lo akan melihat bahwa setiap planet di tata surya ini memiliki orbit yang sama persis mengelilingi matahari dan nggak bertabrakan satu sama lain. Dan ternyata ketika para pengamat tata surya ini meneliti orbit Pluto, planet ini memang mengelilingi matahari tetapi orbitnya nggak beraturan dan malah cenderung menabrak orbit planet lain. Pada tanggal 24 Agustus 2006 International Astronomical Union (IAU) mengadakan debat terbuka untuk menyatakan bagaimana sebuah benda di luar angkasa ini disebut planet atau tidak. Pada kongres yang menghasilkan 3 fakta mutlak apakah benda luar angkasa bisa disebut planet atau tidak ini, menyatakan bahwa Pluto nggak masuk di dalamnya.

You might be interested:  Mengapa Sistem Perlindungan Tenaga Kerja Diperlukan Jelaskan?

Fakta pertama adalah sebuah planet harus memiliki orbit mengelilingi matahari. Fakta kedua adalah memiliki masa yang cukup besar dengan diameter minimal 800 kilometer. Dan fakta terakhir adalah planet itu nggak boleh memotong orbit planet lain. Dari ketiga ciri-ciri planet tersebut, ternyata nggak satu pun yang dimiliki oleh Pluto.

Nama Pluto ganti Setelah mengeluarkan Pluto dari tata surya, kongres IAU tahun 2006 ini juga akan mengganti nama Pluto. Nama baru Pluto adalah 134340 Pluto, atau asteroid nomor 134340. Yup Urbaners, sekarang Pluto bukan planet lagi tetapi sebuah asteroid.

Apakah planet Pluto mengorbit di Tata Surya?

Ini Adalah Alasan Kenapa Pluto Bukan Bagian Dari Tata Surya Lagi Mengapa Pluto Tidak Termasuk Planet Dalam Tata Surya Ditemukan sejak tahun 1930, Pluto disebut sebagai bagian dari tata surya. Tetapi mulai tahun 2006, ternyata Pluto nggak bisa disebut sebagai planet yang mengorbit di tata surya, kenapa demikian? Ternyata ada banyak sekali faktor untuk menjadikan bahwa Pluto itu bukan termasuk tata surya. Mengapa Pluto Tidak Termasuk Planet Dalam Tata Surya Jika lo cermat mengikuti mata pelajaran Fisika pada saat SMP lalu, lo akan melihat bahwa setiap planet di tata surya ini memiliki orbit yang sama persis mengelilingi matahari dan nggak bertabrakan satu sama lain. Dan ternyata ketika para pengamat tata surya ini meneliti orbit Pluto, planet ini memang mengelilingi matahari tetapi orbitnya nggak beraturan dan malah cenderung menabrak orbit planet lain. Pada tanggal 24 Agustus 2006 International Astronomical Union (IAU) mengadakan debat terbuka untuk menyatakan bagaimana sebuah benda di luar angkasa ini disebut planet atau tidak. Pada kongres yang menghasilkan 3 fakta mutlak apakah benda luar angkasa bisa disebut planet atau tidak ini, menyatakan bahwa Pluto nggak masuk di dalamnya.

  1. Fakta pertama adalah sebuah planet harus memiliki orbit mengelilingi matahari.
  2. Fakta kedua adalah memiliki masa yang cukup besar dengan diameter minimal 800 kilometer.
  3. Dan fakta terakhir adalah planet itu nggak boleh memotong orbit planet lain.
  4. Dari ketiga ciri-ciri planet tersebut, ternyata nggak satu pun yang dimiliki oleh Pluto.

Nama Pluto ganti Setelah mengeluarkan Pluto dari tata surya, kongres IAU tahun 2006 ini juga akan mengganti nama Pluto. Nama baru Pluto adalah 134340 Pluto, atau asteroid nomor 134340. Yup Urbaners, sekarang Pluto bukan planet lagi tetapi sebuah asteroid.