Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 1300 VA

Berapa biaya sistem panel surya atap untuk rumah 1300 VA jika ingin melakukan pemasangan? Komponen apa saja yang dibutuhkan? Dan bagaimana menentukan sistem yang tepat?

Berapa Konsumsi pengguna 1300 VA?

Setiap rumah tangga 1300 VA, memiliki perbedaan nilai bayar tagihan setiap bulan.

Hal ini wajar, karena nilai bayar ini bergantung karakter dan jumlah pengguna dalam rumah tangga tersebut. Berikut contoh simulasi konsumsi rumah tangga 1300 VA :

Keterangan Jumlah (Unit) Pakai (jam) Daya (watt) Total Daya (kWh)
Lampu LED 10 6 5 0,3
Lemari Es 1 24 125 3
Televisi 1 8 120 0,96
Penanak nasi 1 16 80 1,28
Pendingin Ruangan 1 6 350 2,1
Mesin Cuci 1 3 300 0,9
Pompa Air 1 4 150 0,6
Komputer/Laptop 1 4 150 0,6
Setrika 1 2 300 0,6
Catu daya gawai 2 4 100 0,8
Total konsumsi harian (kWh) 11,14
Total konsumsi Bulanan @30 hari (kWh) 334,2

Dari data diatas, diketahui rata-rata konsumsi listrik pelanggan 1300 VA adalah 334,42 kWh/bulan atau setara biaya Rp. 490,000,- setiap bulannya. Dengan besaran biaya tarif listrik pada Maret 2020 adalah sebesar Rp. 1.467,28/kWh.

Penggunaan sebesar 334,42 kWh perbulan tersebut menunjukkan bahwa setiap harinya pengguna memakai kurang lebih 11,14 kWh, dengan catatan nilai ini dapat berbeda untuk masing-masing pengguna.

Berapa biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 1300 VA?

Untuk memenuhi kekurangan kebutuhan listrik sebesar 1300 VA tersebut, maka dapat mengaplikasikan sistem panel surya atap sebagai solusi. Ada beberapa tipe sistem yang dapat digunakan, yaitu:

  1. Sistem Grid Tie dengan EXIM (tanpa baterai)
  2. Sistem Grid Tie dengan EXIM dengan Baterai
  3. Sistem Hybrid Pararel dengan PLN dan Genset
Sistem Grid Tie dengan EXIM (tanpa baterai)

Pada sistem grid tie, sistem panel surya harus berada di area yang memiliki jaringan koneksi dengan PLN untuk dapat bekerja. Minimal pada area tersebut PLN dapat bekerja 24 jam dan hanya terjadi pemadaman listrik sekali dalam sebulan dengan total lama waktu pemadaman tidak lebih dari satu jam. Hal ini karena sistem panel surya membutuhkan sinkronasi daya listrik PLN sebagai pemicu sistem bekerja. Sistem hanya berfungsi jika listrik PLN ada.

Sistem Grid Tie Listrik Surya Atap hanya berfungsi jika listrik PLN ada. Click To Tweet

Yang perlu dicatat adalah pengguna yang ingin memasang sistem Grid tie dengan EXIM hanya dapat memasang listrik energi surya kurang dari daya meter terpasang. Sehingga untuk meter 1300 VA, maka sistem listrik energi surya yang dapat diinstal adalah maksimal sebesar 1200 Wp atau lebih kecil.

Biaya pembelian sistem produk, mulai dari Rp. 23.000.000,-* Untuk per satu kWp (1000 Wp) terpasang di wilayah Jabodetabek.

* Perbedaan biaya dapat terjadi tergantung dengan jenis pilihan produk yang digunakan, lokasi pemasangan, sistem pembiayaan dan tambahan layanan lainnya, seperti sertifikat laik operasi, bantuan pengurusan izin dan lain sebagainya.

Dengan kebutuhan listrik yang mencapai 11,14 kWh per harinya, maka listrik surya dapat memenuhi maksimal hingga 4,8 kWh (sesuai standar penyinaran matahari di Indonesia) atau setara 43% kebutuhan harian listrik rumah tangga.

Sistem Grid Tie dengan EXIM dengan baterai
Berapa Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 1300 VA? Baca dan pahami tulisan berikut jika anda tertarik untuk mengunakan listrik surya.

Pada jenis sistem grid tie dengan baterai, sistem kerjanya sama dengan sistem grid tie diatas, namun ada penambahan baterai sebagai cadangan daya jika listrik mati. Sehingga sistem dapat mendukung kebutuhan listrik rumah, terutama ketika listrik PLN padam.

Harga komponen grid tie tidak berbeda jauh dengan seperti yang dijelaskan diatas, namun ada penambahan komponen inverter charger dan baterai, sesuai dengan kebutuhan penggunaan.

Sehingga untuk sistem ini dibutuhkan biaya mulai dari Rp. 23.000.000,-* Untuk per satu kWp (1000 Wp) terpasang di wilayah Jabodetabek, dengan penambahan biaya mulai dari Rp. 5.000.000,-* untuk setiap kebutuhan cadangan daya per jamnya.

* Sesuai dengan tipe kualitas inverter charger dan tipe baterai yang digunakan.

Sistem hybrid pararel PLN

Pada sistem panel surya hybrid, sistem mampu bekerja (1) secara terhubung, (2) tanpa terhubung ataupun (3) bersamaan dengan PLN. Sistem ini cocok untuk lokasi yang memiliki PLN, namun sering terjadi pemadaman listrik.

Biaya yang dibutuhkan untuk mendukung kapasitas 1300 Wh adalah mulai dari Rp. 50.000.000,-* untuk setiap dukungan daya per harinya.

* Nilai tersebut tidak bersifat mengikat dan dapat berubah sesuai penawaran kualitas produk yang diberikan. Juga nilai kelipatan yang ditampilkan hanya sebagai acuan, dan dapat berubah sesuai perhitungan detail di rumah pengguna.

Jadi, apakah sudah mulai tertarik menggunakan listrik surya sebagai sumber listrik alternatif?

Berapa Biaya Pemasangan Sistem Panel Surya Atap?

Berapa Biaya Pemasangan Sistem Panel Surya Atap? – Sebelum membicarakan biaya, terlebih dahulu kita harus memahami komponen produk yang dibutuhkan untuk menyusun panel surya atap. Panel surya pada atap rumah merupakan salah satu solusi aplikasi sistem panel surya. Pada aplikasi ini panel surya dipasang pada atap rumah agar dapat memanen cahaya matahari secara maksimal.

Berapa Biaya Pemasangan Sistem Panel Surya Atap?
Instalasi panel surya atap – http://www.renewableenergyworld.com

Sistem Panel Surya Atap Dengan Jenis Grid Tie

Secara garis besar berdasarkan jenisnya, tipe Grid Tie merupakan tipe yang menjadi acuan dan referensi ketika menyebut panel surya atap atau Solar PV Rooftop. Hal ini dikarenakan tipe grid tie yang paling banyak digunakan  sebagai sistem panel surya atap di rumah dan bangunan pelanggan di berbagai belahan dunia.

Disamping itu, komponen pendukung sistem panel surya tipe grid tie, tidak menggunakan baterai. Dimana biaya investasi baterai menyamai (dan mungkin dapat melebihi) biaya investasi panel surya, yang berada di angka 20-25% dari total biaya. Sehingga dengan tidak menggunakan baterai, maka biaya investasi yang dibutuhkan tidak terlampu besar jika dibandingkan dengan sistem Off Grid.

Oleh karena itu, sistem panel surya atap grid tie banyak digunakan dan diaplikasikan sebagai solusi energi alternatif untuk mendukung sistem koneksi grid dari pembangkit PLN yang telah ada sebelumnya. Sistem panel surya atap grid tie ini, cocok digunakan di daerah perkotaan yang memiliki akses listrik PLN 24 jam.

Menghitung Biaya Pemasangan Sistem Panel Surya Atap

Dalam aplikasi sistem panel surya grid tie, terdapat 2 komponen utama yang penting, yaitu panel surya dan Grid Tie Inverter (GTI), dan sebuah komponen pelengkap lainnya.

Panel Surya

Panel surya merupakan komponen utama yang tidak dapat dihilangkan, karena komponen utama inilah yang akan menjadi sumber pembangkit listrik. Pada semester kedua tahun 2017 ini, harga panel surya dunia mencatat harga  rata-rata berkisar pada Rp. 4,275 per Wp. Dengan harga eceran tertinggi panel surya untuk di Indonesia sendiri, pada 2017,  mencatat rata-rata harga pada Rp. 12.250,- per Wp (Sumber: janaloka).

Grid Tie Inverter (GTI)

Grid tie Inverter merupakan salah satu komponen utama, yang berfungsi untuk mengubah listrik DC yang dihasilkan panel surya menjadi listrik AC yang sesuai dengan PLN, dimana dalam pengubahan ini terdapat beberapa pengaturan dan perlindungan sistem, seperti anti islandingover/lower voltage, dan lain sebagainya. Pada semester kedua tahun 2017 ini, harga eceran tertinggi grid tie inverter dunia mencatat harga rata-rata berkisar pada Rp. 1,928.45 per watt. Sedangkan untuk di Indonesia sendiri, harga eceran tertinggi GTI mencatat rata-rata harga pada Rp. 3,450.- per watt (Sumber: janaloka).

Komponen pelengkap lainnya

Untuk komponen pelengkap lainnya terdapat penyangga panel surya, kabel, cable ducting, sistem grounding, surge arester, combiner box, MCB AC dan DC, MCCB, kWh meter exim, biaya kelengkapan administrasi dan izin, jasa distribusi dan pasang sistem, dan profit perusahaan penyedia. Total biaya yang harus dikeluarkan rata-rata berkisar 35-45% dari total keseluruhan biaya pemasangan sistem panel surya.

Total biaya sistem panel surya per 1000 Wp

Dari informasi diatas, maka dapat kita simpulkan bahwa panel surya dengan kapasitas 1000 Wp, membutuhkan investasi sebesar kurang lebih Rp. 12,250,000.- (47%). GTI dengan kapasitas 1000 watt, membutuhkan investasi sebesar kurang lebih Rp. 3,450,000.- (13%). Komponen pelengkap lainnya membutuhkan investasi kurang lebih Rp. 10,000,000.- (40%).

Jadi dari perhitungan diatas, biaya komponen utama kurang lebih Rp. 15,700,000.- dan biaya pemasangan serta komponen pelengkap lainnya sebesar 10,000,000.-. Dengan total keseluruhan biaya terpasang (mulai dari desain perencanaan, pembelian barang serta instalasi) adalah sebesar Rp. 25,750,000.-.

biaya pemasangan sistem panel surya atap diatas tentu tidak mutlak. Harga diatas sebagai sebuah simulasi mudah untuk mengetahui kebutuhan biaya sebelum melakukan pemasangan. Harga dapat naik ataupun turun dapat dikarenakan oleh:

  1. Merek panel surya, kapasitas, kualitas dan layanan purna jual panel surya. Panel surya mengenal 3 level kualitas dalam menentukan kualitas produknya.
  2. Jenis GTI yang digunakan dan layanan purna jual, seperti garansi dan ada atau tidaknya service center, akan membuat perbedaan yang signifikan terhadap harga.
  3. Kualitas tenaga kontraktor pemasangan dan perhitungan desain sistem yang akan dipasang, akan mempengaruhi renacana sistem dan komponen yang digunakan.
  4. Layanan setelah pemasangan yang diberikan, seperti apakah termasuk pengurusan izin atau tidak? apakah penyedia memberikan jaminan sistem bekerja 100% selama 1 tahun? Apakah penyedia memiliki profesionalitas dalam melakukan perencanaan dan pemasangan? Apakah penyedia mampu meyediakan layanan service center 24 jam? Ataukah menyediakan kredit? adalah beberapa hal yang dapat menaikkan nilai biaya beli anda.

Jadi, secara pasti anda harus bijak dalam menentukan komponen produk dan kelengkapannya untuk menghitung biaya pemasangan sistem panel surya atap. Jika anda ragu, anda dapat menghubungi tenaga ahli untuk bertanya℠, namun jika anda merasa yakin untuk mengerjakannya sendiri, tidak ada salahnya menoba. Namun pastikan untuk selalu berhati-hati dan memenuhi standar penggunaan yang ada.

Pertimbangkan Hal Berikut Sebelum Membeli Panel Surya

Pertimbangkan hal berikut sebelum membeli panel surya – Ada beberapa hal yang harus dipertimbangkan saat memilih panel surya untuk dipasang di rumah. Hal ini dikarenakan teknologi panel surya masih tergolong tidak murah, walaupun harga panel surya mengalami penurunan setiap tahunnya.

Pertimbangkan Hal Berikut Sebelum Membeli Panel Surya, yaitu: daya tahan, bantuan dan dukungan, fitur dan spesifikasi dan dimensi panel surya.

 

Daya tahan

Rumah Anda adalah investasi terbesar Anda, dan karena panel surya akan terpasang selama lebih dari 20 tahun, penting untuk mencari merek yang didukung oleh jaminan (warranty) dan garansi (guarantee) yang terbaik. Jika ada panel yang rusak atau tidak berfungsi, baik karena faktor kerusakan dari pabrikan atau kerusakan eksternal lainnya, anda perlu untuk mengetahui apakah produsen atau penjual akan memberikan pelayanan perbaikan atau pergantian.

Banyak penjual panel surya yang dapat kita temui di Indonesia, tapi pastikan anda membeli dari penjual terbaik. Perhatikan dengan seksama tawaran pelayanan pasca penjualan yang diberikan oleh pejual. Sangat disarankan untuk membeli dari penjual yang terverifikasi sebagai distributor atau agen produsen panel surya berpengalaman. Karena, klaim yang akan anda lakukan dapat dipertanggunggjawabkan hingga masa pakai panel surya habis, selama +30 tahun.

Efisiensi panel surya

Efisiensi panel surya ditunjukkan dalam persentase efisiensi modul yang dapat anda temukan di spesisifikasi teknis produk. Angka ini menjelaskan berapa banyak listrik yang dapat dihasilkan oleh tipikal panel surya per luas permukaan (jumlah yang lebih tinggi lebih baik). Lebih efisien panel, Lebih kecil bidang luasan yang diperlukan panel untuk memproduksi listrik.

Di dunia, efisiensi panel terbaik untuk pasar masal diproduksi oleh SolarCity dengan jenis panel Triex, sebesar 22,5%. Disusul oleh SunPower dengan panel x-series. Di Indonesia rata-rata efisensi panel adalah 14% – 16%, baik yang diproduksi lokal, seperti oleh PT. LEN (BUMN), atau pun panel Import, Seperti SHARP atau SunCo.

Pertimbangkan Hal Berikut Sebelum Membeli Panel Surya
Solar cells panels on the roof of a building

Bantuan dan Dukungan

Karena memilih panel surya akan mempengaruhi investasi, sedangkan teknologi ini masih selalu berkembang, Anda mungkin memiliki banyak pertanyaan baik sebelum dan setelah pembelian Anda.

Mencari dan mendapatkan perusahaan yang menawarkan dukungan pelanggan adalah salah satu cara yang dapat Anda gunakan untuk informasi pra-pembelian, pemecahan masalah dan bantuan lain yang mungkin Anda butuhkan setelah instalasi. Pilih perusahaan yang berkompeten dan menawarkan solusi, alih-alih membeli dari perusahaan yang hanya mendorong anda untuk mengaplikasikan produk mereka saja.

Fitur dan Spesifikasi

Pertimbangkan kebutuhan fitur dan spesifikasi panel surya yang akan anda gunakan. Anda harus memahami, berapa produksi maksimal arus dan tegangan panel surya yang anda pilih, koneksi apa yang digunakan panel, rangka apa yang dipakai, bagaimana tingkat kemudahan instalasi dan lain sebagainya.

Beberapa pengguna mungkin membutuhkan panel dengan rangka yang dapat langsung dipakai pada atap, sedang yang lain membutuhkan panel yang dapat diaplikasikan pada kaca jendela rumah. Beragam jenis dan spesifikasi modul akan mempengaruhi bagaimana anda dapat memilih panel surya yang sesuai dengan kebutuhan anda.

Dimensi panel surya

Ukuran dimensi panel surya yang anda pilih, akan menentukan berapa banyak panel surya yang dapat anda pasang pada ruang yang tersedia. Semakin kecil ruang yang ada, semakin besar kemungkinan anda untuk menggunakan panel surya dengan efisiensi yang besar namun berdimensi optimal.

Langkah Awal Memasang Panel Surya di Rumah

Ada 3 langkah awal memasang panel surya di rumah yang perlu diperhatikan oleh pemilik rumah. Langkah-langkah ini berfungsi untuk memaksimalkan potensi dan benefit dari penggunaan panel surya di atap rumah. Langkah – langkah tersebut, yaitu mengetahui:

Kapasitas daya yang ingin dipasang

Rata-rata penggunaan daya PLN di rumah adalah 1300 VA atau 2200 VA atau lebih. Anda dapat menemukan berapa daya rumah anda di bukti pembayaran PLN. Mengetahui daya rumah dapat menjadi informasi awal untuk menentukan penggunaan tipe sistem solar panel dan sebagai acuan untuk menghitung biaya investasi sistem solar panel.

Langkah Awal Memasang Panel Surya di Rumah
Panel surya di Tân Nhựt secondary school in Bình Chánh District, HCM City. Via vietnamnews.vn

Ketersediaan lahan

Luasan areal atap yang anda miliki berpengaruh terhadap berapa jumlah kapasitas sistem solar panel yang dapat dipasang. Idealnya 1 kWp sistem solar panel untuk produksi rata-rata 1000 watt listrik perjammnya, membutuhkan lahan dengan luas ± 2,5 m².

Ada 3 langkah awal memasang panel surya di rumah yang perlu diperhatikan oleh pemilik rumah untuk memaksimalkan potensi dan benefit penggunaan sistem.

Perencanaan sistem panel surya yang matang.

Ketika sudah mengetahui kapasitas yang ingin dipasang dan luas areal lahan yang tersedia, maka selanjutnya adalah melakukan perencanaan sistem. Berikut adalah beberapa pertanyaan yang dapat dijadikan panduan untuk perencanaan:

  1. Dimana lokasi rumah anda?
  2. Kemana arah atap rumah yang akan anda pasang panel surya?
  3. Apa tipe atap anda?
  4. Berapa derajat kemiringan atap anda?
  5. Berapa jarak antar lokasi pemasangan sistem panel surya di atap dengan panel utama listrik rumah?
  6. Anda membutuhkan sistem panel surya untuk “penghematan” atau “pendukung” daya yang ada?
  7. Seberapa sering PLN area anda melakukan pemadaman?
  8. Berapa dana yang anda punya?
  9. Produk apa yang akan anda gunakan? Bagimana kualitas dan jaminan purna jualnya?
  10. Siapakah yang akan melakukan pemasangan?
  11. Bagaimana pengurusan ijin dan SLO?

Dengan menjawab pertanyaan diatas, anda akan lebih mudah dalam memasang sistem panel surya di rumah anda. Jangan segan untuk menghubungi tenaga ahli atau kosultan℠ yang berpengalaman jika anda butuh bantuan.

Sistem solar panel adalah salah satu alternatif penggunaan energi listrik yang ramah lingkungan. Sudah seharusnya, kita mulai beralih menggunakan sumber energi bersih yang tidak pernah akan habis ini. Bagaimana menurut anda?

Pemanfaatan Atap Rumah Sebagai Sumber Listrik

PVinAsia.com – Pemanfaatan atap rumah sebagai sumber listrik dapat menjadi pilihan untuk memaksimalkan fungsi ruang atap pada bangunan. Terlebih listrik yang dihasilkan gratis dan bebas polusi. Salah satu solusi yang dapat diterapkan adalah penggunaan panel surya di atap rumah.

Pemanfaatan atap rumah sebagai sumber listrik

Atap rumah, selama ini, hanya dimanfaatkan sebagai ruang peneduh dan pelindung bangunan rumah. Namun fungsi tersebut dapat dimaksimalkan secara lebih baik dengan memanfaatkan area tersebut untuk memproduksi energi listrik.

Dengan melakukan pemasangan panel surya pada atap, pemilik rumah akan mampu menyediakan energi listrik secara mandiri bagi kebutuhan harian rumah tangga. Pemerintah juga telah mendukung penerapan ini dengan kebijakan net metering.

Pemanfaatan Atap Rumah Sebagai Sumber Listrik
Aplikasi Panel Surya Atap di Malaysia Oleh SimpliSolar

Jenis penggunaan panel surya pada atap rumah

Panel surya pada atap rumah merupakan salah satu solusi aplikasi sistem panel surya. Pada aplikasi ini panel surya dipasang pada atap rumah agar dapat memanen cahaya matahari secara maksimal.

Secara garis besar, berdasarkan fungsi dan kebutuhannya, ada 4 jenis aplikasi sistem panel surya pada atap yang dapat digunakan, yaitu:

  1. Grid-Tie; Listrik surya yang produksi dayanya digunakan langsung untuk mensuplai listrik ke PLN, agar dapat digunakan kembali sewaktu-waktu oleh beban rumah tangga.
  2. Grid Interactive: Listrik surya digunakan langsung untuk mensuplai listrik ke PLN, juga disediakan baterai sebagai cadangan daya, sehingga listrik rumah aman walau PLN padam.
  3. Grid Hybrid; Listrik surya digunakan secara bersama-sama antara PLN dengan genset atau tipe pembangkit lainnya dan mampu menjadi cadangan daya di saat listrik PLN padam.
  4. Off Grid; Listrik surya yang dapat digunakan mandiri tanpa terhubung dengan listrik PLN, karena ketersediaan baterai sebagai cadangan daya.

Perbedaan mendasar dari empat jenis pemasangan panel surya atap tersebut diatas adalah jenis inverter yang digunakan dan pilihan penggunaan baterai atau tidak. Selain Grid Tie, sistem tersebut membutuhkan baterai sesuai kebutuhan rumah tangga. Sementara inverter pada grid tie memiliki proteksi khusus: anti-islanding.

Secara umum, listrik yang dihasilkan panel surya dapat mendukung seluruh bentuk beban yang digunakan. Mulai dari lampu, kulkas, hingga menggerakkan mesin. Namun kesemuanya harus disesuaikan dengan kapasitas produksi panel surya yang dipasang.

Saya sudah berbagi pengalaman soal perubahan iklim. Anda juga bisa berbagi dengan mengikuti lomba blog “Perubahan Iklim” yang diselenggarakan KBR (Kantor Berita Radio) dan Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN). Syaratnya, bisa Anda lihat di sini.

Pertanyaan Penting Sebelum Membeli Listrik Surya

Ketahui beberapa pertanyaan penting sebelum membeli listrik surya berikut ini:

Bagaimana cara kerja Panel tenaga surya untuk rumah?

Solar photovoltaic (PV) panel dibuat dari sel silikon yang bergabung bersama membentuk rangkaian. Panel mengumpulkan energi matahari dan menghasilkan listrik arus searah (DC). Listrik DC dapat diubah menjadi listrik arus bolak balik (AC), seperti listrik PLN, dengan bantuan inverter. Sehingga anda dapat memanfaatkan listrik surya sama seperti listrik PLN.

Apakah saya membutuhkan atap baru?

Tidak. Semua tipe atap dapat dimanfaatkan. Namun, kebanyakan kontraktor pemasangan akan lebih memilih atap yang telah diperbaiki atau diganti dalam lima tahun terakhir. Hal ini dikarenakan atap harus cukup kokoh untuk mendukung sistem penyangga untuk panel surya.

Apa yang terjadi saat hujan turun?

Rumah anda akan tetap aman, baik dari air hujan ataupun petir dan kilat. Karena kontraktor pemasangan profesional akan menjamin tidak ada kebocoran saat pemasangan dan akan memasang penangkal petir untuk menjaga sistem berfungsi ideal. Panel surya juga akan dipasang menyesuaikan sudut atap (miring antara 5-30 derajat), sehingga air hujan akan langsung mengalir turun. Hal ini juga dapat membantu membersihkan panel surya dari debu.

Siapa yang memperbaiki jika panel surya jika rusak?

Sebagian besar panel surya memiliki garansi 25 tahun dari produsen, dan hanya butuh beberapa jam untuk teknisi panel surya untuk melakukan penggantian. Biasanya teknisi akan memiliki sistem pemantauan yang terus menerus mengecek kondisi kerja panel surya. Sehingga pastikan penjual anda memberikan jaminan garansi dan jaminan purna jual yang jelas, ketika anda melakukan pembelian awal.

Baca juga: Penjual Sistem Listrik Surya di Indonesia!

Bagaimana saya bisa membeli Sistem tenaga surya?

Yang harus Anda ketahui sebelum menggunakan energi surya di Indonesia adalah pemasangan sistem ini masih sepenuhnya dilakukan sendiri oleh anda sebagai pengguna. Investasi awal dilakukan oleh pengguna, setelah kWh exim tersambung, maka sistem kredit dan tabungan akan dilakukan bersama pihak PLN. Saat ini, ada beberapa perusahaan dan lembaga perbankan dapat menyediakan sistem kredit.

Apakah sistem tenaga surya bisa di sewa atau kredit?

Di luar negeri, sistem tenaga surya sudah dapat di dipasang dengan sistem sewa atau kredit. Di Indonesia, sistem seperti ini telah mulai digunakan, namun belum sepenuhnya berjalan. Dan dengan penurunan harga sistem panel surya sekarang, penggunaan energi surya dapat meningkatkan nilai jual bangunan rumah itu sendiri.

Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 900 VA

PVinAsia.com – Sistem panel surya atap untuk rumah 900 VA merupakan salah satu solusi aplikasi penggunaan panel surya untuk menyuplai kebutuhan listrik rumah tangga sehari-hari. Berapa biaya sistem panel surya atap untuk rumah 900 VA jika ingin melakukan pemasangan?

Penyesuaian tarif PLN 2017

Dari data PLN 2017, ada 18,7 juta pelanggan listrik 900 VA yang mengalami penyesuaian tarif listrik, yang mengakibatkan terjadinya kenaikan pembayaran listrik bulanan pelanggan. Tarif listrik rumah tangga (R-1) 900 VA yang saat awalnya Rp 605/kWh akan naik menjadi Rp 791/kWh di 1 Januari 2017. Kemudian pada 1 Maret 2016 tarif naik lagi dari Rp 791/kWh menjadi Rp 1.034/kWh. Lalu di 1 Mei 2017 berubah dari Rp 1.034/kWh menjadi Rp 1.352/kWh.   Dan per 1 Juli akan ikut dalam mekanisme tariff adjustment.

Menurut data dari PT PLN (Persero), rata-rata pemakaian listrik pelanggan 900 VA adalah 124 kWh/bulan. Jika menggunakan harga subsidi, pelanggan hanya akan membayar sebesar Rp. 75.020,- setiap bulannya. Namun dengan penyesuaian tarif, maka nilai sebesar Rp. 75.020,- hanya mampu membiayai 56 kWh setiap bulannya. Atau hanya memenuhi 45% kebutuhan listrik dari kebutuhan idealnya.

Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 900 VA

Biaya Sistem Panel Surya Atap Untuk Rumah 900 VA

Untuk memenuhi kekurangan kebutuhan listrik sebesar 68 kWh tersebut, maka dapat mengaplikasikan sistem panel surya atap sebagai solusi. Ada beberapa tipe sistem yang dapat digunakan, yaitu:

Sistem Grid Tie dengan EXIM tanpa baterai

Pada sistem grid tie, sistem panel surya harus berada di area yang memiliki jaringan koneksi dengan PLN untuk dapat bekerja. Minimal pada area tersebut PLN dapat bekerja 24 jam dan hanya terjadi pemadaman listrik sekali dalam sebulan dengan total lama waktu pemadaman tidak lebih dari satu jam. Hal ini karena sistem panel surya membutuhkan sinkronasi daya listrik PLN sebagai pemicu sistem bekerja. Sistem hanya berfungsi jika listrik PLN ada.

Untuk memenuhi kebutuhan 68 kWh per bulan maka dibutuhkan minimal kapasitas terpasang 600 Wp, dengan jumlah produksi positif mencapai 72 kWh per bulannya. Dengan biaya mulai dari Rp. 10.000.000,- untuk lama penggunaan minimal 10 tahun.

Sistem Grid Tie dengan EXIM dan baterai

Pada sistem grid tie ini, sistem kerjanya sama dengan sistem grid tie diatas, namun ada penambahan baterai sebagai cadangan daya jika listrik mati. Sehingga sistem dapat mendukung kebutuhan listrik rumah, baik saat ada listrik PLN ataupun tidak ada. Kapasitas terpasang untuk sistem grid tie minimal 600 Wp, dengan jumlah produksi positif mencapai 72 kWh per bulannya. Dengan biaya mulai dari Rp. 10.000.000,- untuk lama penggunaan minimal 10 tahun.

Namun ada penambahan komponen inverter charger dan baterai, sesuai dengan kebutuhan penggunaan. Dapat diasumsikan untuk setiap kebutuhan cadangan daya 1000 watt per jamnya, dibutuhkan penambahan biaya mulai dari Rp. 5.000.000,- (sesuai dengan tipe kualitas inverter charger dan tipe baterai) untuk lama penggunaan bervariasi sesuai umur baterai-minimal satu tahun.

Sistem hybrid pararel PLN

Pada sistem panel surya hybrid, sistem mampu bekerja dengan terhubung, tanpa terhubung ataupun bersamaan dengan PLN. Sistem ini cocok untuk lokasi yang memiliki PLN, namun sering terjadi pemadaman listrik.

Namun cenderung biayanya cukup mahal, dikarenakan penggunaan baterai adalah kebutuhan wajib. Untuk penggunaan 68 kWh perbulan, maka dibutuhkan 600 Wp panel surya dengan sistem charger dan inverter, dengan baterai dengan kapasitas 2,8 kW (DOD 80%) perharinya membutuhkan pembiayan mulai dari Rp. 20.000.000,- per sistemnya untuk lama pemakaian 10 tahun dan belum termasuk biaya pergantian baterai, minimal per  satu tahun.

Keterangan PLN = 24 jam PLN < 24 jam PLN terbatas
Grid Tie +
Grid Tie dengan baterai + +
Hybrid + + +

Tabel perbandingan biaya sistem panel surya atap untuk rumah 900 VA

Model Pembiayaan Sistem Energi Surya Di Indonesia

Untuk penggunaan skala rumah tangga, beberapa model pembiayaan sistem energi surya yang dapat digunakan adalah:

Pembelian tunai langsung

Model pembiayaan ini paling lumrah digunakan. Pemilik rumah yang ingin memasang sistem panel surya dapat membeli langsung komponen di pasaran atau menghubungi perusahaan penyedia barang dan jasa sistem panel surya.

Setelah pemilik rumah mengetahui kebutuhan sistem yang akan ia pasang, maka pembeli tinggal melakukan pembelian secara tunai seluruh komponen produk yang akan ia gunakan.

Pembelian ini dapat termasuk barang, pengiriman, pemasangan, perizinan dan perawatan, jika pemilik rumah dapat melakukan kerjasama dengan perusahaan penyedia barang dan jasa sistem panel surya pada atap.

Selalu pastikan anda mendapatkan informasi yang tepat sebelum melakukan pembelian, sehingga anda bisa mendapatkan kebutuhan yang sesuai dengan harapan anda. Jangan ragu untuk berkonsultasi ataupun bertanya dengan tenaga ahli yang tepat, guna mematangkan rencana anda. Sayang jika, biaya yang telah dikeluarkan tidak berimbang dengan hasil yang didapat.

Model Pembiayaan Sistem Energi Surya Di Indonesia

Pembelian dengan kredit

Beberapa perusahaan penyedia barang dan jasa sistem panel surya atap telah menyediakan sistem pembiayaan melalui pembelian dengan kredit. Sehingga pengguna hanya menyediakan minimal 30% dari seluruh kebutuhan dana pemasangan. Sisanya akan dibayar sesuai jumlah waktu yang disepakati.

Proses yang dilakukan adalah pemilik rumah dan perusahaan penyedia terlebih dahulu melakukan survei dan menghitung kebutuhan sistem panel surya. Setelah dilakukan persetujuan jumlah kapasitas yang akan dipasang, maka perusahaan penyedia akan memulai pekerjaan hingga selesai.

Pemilik rumah tinggal menunggu pekerjaan selesai dan mulai memanfaatkan energi surya tersebut. Tips untuk pemilik rumah: perhatikan kontrak persetujuan dan biarkan perusahaan penyedia melakukan perawatan gratis untuk anda selama 1 tahun kedepan, sebagai bagian dari garansi yang mereka tawarkan.

Sekarang ini ada beberapa bank dan lembaga keuangan yang dapat menawarkan kredit/leasing sistem energi surya, seperti Bank Mandiri melalui KTA. Sebelum melakukan kredit, pastikan anda memahami semua konsekuensi dan resiko dari kredit.

Pastikan juga waktu dan besaran pembayaran. Hal ini supaya anda dapat mengetahui berapa besar biaya dan benefit yang anda dapatkan dari pemasangan sistem energi surya dengan cara kredit.

Model Pembiayaan Sistem Energi Surya di Indonesia ada dua macam, yaitu tunai atau langsung dan sistem kredit atau pinjaman.

Kerjasama REI dan EBTKE Untuk Panel Surya Di Atap Rumah

Kerjasama REI dan EBTKE – Dalam rangka mendorong penggunaan energi baru terbarukan (EBT) sebagai sumber listrik, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) melakukan perjanjian kerjasama di acara Indo EBTKE ConEx 2017. Salah satu kerjasama yang dilakukan adalah proyek Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) dengan Real Estate Indonesia (REI) terkait dengan pengembangan solar panel di atap-atap rumah.

“Kerjasama ini bertujuan untuk membuat energi mandiri pada masyarakat. Dengan menggandeng REI maka setiap pembangunan perumahan ke depannya akan menggunakan sumber EBT yaitu dengan solar panel sebagai sumber listrik,” kata Direktur Panas Bumi Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi Yunus Saefulhak.

Kerjasama REI dan EBTKE Untuk Panel Surya Di Atap Rumah bertujuan membuat energi mandiri pada masyarakat – Yunus Saefulhak

Yunus mengatakan, kerjasama pengembangan rumah mandiri energi ini masih dalam tahap studi di mana lokasi yang akan dibangun. Jika studi selasai maka akan dibangunkan projek percontohan untuk projek ini.

Yunus mengakui bahwa penggunaan solar panel sebagai atap rumah membutuhkan biaya investasi awal yang cukup besar dan dapat membuat harga rumah pun mahal. Walaupun setelah dihitung dalam waktu penggunaan, justru sistem ini akan lebih murah dan ramah lingkungan. Untuk itu, akan dilakukan kerjasama pembiayaan guna mendapatkan pembiayaan rumah murah melalui clean technology fund atau global fund seperti Bank Dunia.

Pengembangan sistem energi surya pada atap ini, tidak hanya di bangunan rumah, melainkan di lingkungan perumahan itu dibangun seperti di penerangan jalan umum (PJU). Sehingga diharapkan tiap kluster perumahan memiliki sumber energi mandiri. Ke depannya, pengembangan energi bersih ini bisa saja dikelola secara mandiri oleh pengembang, atau bisa juga masuk ke jaringan listrik milik PT PLN.

Kerjasama REI dan EBTKE Untuk Panel Surya Di Atap Rumah

Indo EBTKE Conex merupakan acara rutin setiap tahun yang diselenggarakan Direktorat Jenderal EBTKE bersama Masyarakat Energi Terbarukan Indonesia (METI) dan telah dimulai sejak 2012. Acara ini bertujuan mensinergikan pemikiran dan tindakan seluruh pemangku kepentingan energi baru, terbarukan dan konservasi energi dalam membangun ketahanan energi nasional.

Persatuan Perusahaan Realestat Indonesia (REI) merupakan wadah yang menghimpun pengusaha-pengusaha yang bergerak dalam bidang real estate di Indonesia. Didirikan pada 1972 di Jakarta, REI terus berkembang dengan mengisi pembangunan Indonesia, terutama di bidang perumahan.

Aplikasi Awning Panel Surya Mempercantik Rumah

Pemasangan panel surya pada bangunan rumah, memang banyak dilakukan pada atap. Namun siapa menyangka, awning dapat disulap menjadi penyuplai energi terbarukan yang ramah lingkungan secara mudah, seperti Aplikasi Awning Panel Surya.

Lokasi pemasangan awning panel surya, tetap menjadi prioritas utama. Arah bangunan, penerimaan cahaya matahari, bayangan dan sudut pemasangan, adalah beberapa hal yang tetap harus diperhatikan ketika hendak memasangan awning.

Aplikasi Awning Panel Surya Mempercantik Rumah
Sumber: www.rentvine.com

Arah bangunan

Idealnya, lokasi aplikasi awning panel surya harus tetap mempertimbangkan arah utara atau selatan dan lintasan matahari. Awning yang menghadap utara atau selatan akan lebih maksimal memproduksi daya matahari, dibanding awning yang hanya menghadap timur dan barat.

Penerimaan cahaya matahari

Cahaya matahari yang terbaik adalah antara pukul 10.00 – 14.00, jadi pastikan pada jam tersebut awning panel surya menerima sinar matahari. Jika awning panel surya hanya mampu menangkap sinar matahari secukupnya, maka pastikan panel surya yang digunakan memiliki efisiensi yang tinggi. Hal ini akan membantu produksi daya listrik menjadi semakin tinggi.

Bayangan

Pastikan awning panel surya yang anda pasang bebas dari bayangan, baik bangunan sekitar, pohon atau objek lain yang mungkin menghalangi sinar matahari. Pastikan cermat dalam memilih lokasi, sebelum pemasangan awning dilakukan. Jika memiliki kemungkinan terganggu oleh bayangan, akan lebih baik aplikasi panel surya untuk awning dipindahkan ke tempat yang lebih ideal. Namun jika kondisi tidak memungkinkan, maka gunakan panel surya dari thin film untuk memaksimalkan fungsi panel.

Sudut pemasangan

Sudut pemasangan dapat dimaksimalkan dengan pemasangan penyangga modul yang tepat. Secara ideal, Indonesia cukup menggunakan sudut 5º – 15º untuk aplikasi awning panel surya. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan sudut datanganya sinar matahari dan membuang air hujan agar tidak tergenang. Namun, untuk optimalisasi, akan lebih baik jika disesuaikan dengan lokasi pemasangan dan referensi dari kontraktor pemasangan.

Sebenarnya tidak sulit memasang awning panel surya, karena aplikasinya dapat disesuaikan dengan keinginan. Tentu akan sangat menarik, jika awning yang selama ini berfungsi hanya untuk memberikan kesan teduh, juga mampu digunakan untuk memproduksi energi listrik bagi kebutuhan sehari-hari rumah tangga.