Apa Planet Terpanas Di Tata Surya Kita?

Apa Planet Terpanas Di Tata Surya Kita
Planet Venus, Sang Planet Terpanas di Tata Surya – Meskipun Venus bukan planet yang paling dekat dengan matahari, tetapi atmosfernya yang padat memerangkap panas dalam versi efek rumah kaca yang menghangatkan bumi. Akibatnya, suhu di Venus mencapai 880 derajat Fahrenheit (471 derajat Celcius), yang lebih dari cukup panas untuk melelehkan timah.

Planet apa terdingin?

Faktanya, planet terdingin di tata surya adalah Uranus, bukan Neptunus. Suhu terdingin Neptunus adalah minus 214 derajat Celcius, sedangkan suhu di Uranus bisa mencapai minus 224 derajat Celcius.

Apakah Pluto planet terdingin?

Planet Terdingin – Citra Pluto Hitam Putih dari Long Range Reconnaissance Imager (NASA) Ada dua raksasa di tata surya kita yang terbuat dari es, yakni Neptunus dan Uranus. Nama dua planet itu berasal dari dewa-dewa senior di mitologi Yunani dan Romawi.

Neptunus adalah dewa laut di mitologi Romawi, sementara Uranus adalah personifikasi dari langit. Uranus juga dikenal sebagai raksasa es. Planet ini empat kali lebih besar dari Bumi dan suhunya bisa mencapai minus 195 derajat celsius. Namun, planet yang paling dingin ternyata adalah planet kecil Pluto. Suhu di Pluto bisa mencapai minus 238 derajat celcius dan jelas tak mampu menjadi rumah makhluk hidup.

Atmosfer Pluto sangatlah tipis dan terbuat dari nitrogen, methane, dan karbon monokisda. Atmosfernya memiliki nuansa biru dan dilapisi kabut ( haze ).

You might be interested:  Yang Termasuk Dalam Tenaga Kerja Terlatih Dibawah Ini?

Apakah Merkurius merupakan planet yang paling panas di tata surya?

Apa Planet Terpanas Di Tata Surya Kita Freepik/Freepik Fakta menarik planet Merkurius. Bobo.id – Teman-teman, tahukah kamu bagaimana urutan planet-planet di tata surya dari yang paling dekat dengan matahari hingga yang paling jauh? Jika diurutkan berdasarkan jarak yang paling dekat dengan matahari, maka urutannya yaitu Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus.

Setelah memahami urutannya, berarti Merkurius adalah planet yang paling dekat dengan matahari. Inilah alasan mengapa planet ini disebut planet terpanas di Tata Surya. Pada kelompok Planet Dalam, Merkurius menjadi planet berukuran paling kecil yaitu berdiameter sekitar 4,878 km. Kelompok Planet Dalam merupakan planet-planet yang posisinya paling dekat dengan Matahari, seperti Merkurius, Venus, Bumi, dan Mars.

Sedangkan kelompok Planet Luar merupakan planet yang terjauh dari Matahari, seperti Jupiter, Saturnus, Uranus, dan Neptunus. Pada Tata Surya terdapat sabuk asteroid, merupakan ribuan asteroid yang mengelilingi matahari dan terletak di antara Planet Mars dan Jupiter.

  • Sabuk asteroid ini yang memberikan batas antara Planet Dalam dan Planet Luar.
  • Baca Juga: Berbeda dengan Planet Lainnya, Mengapa Bumi Hanya Punya Satu Satelit Alami? Nah, supaya kita semakin mengenal fakta menarik Merkurius, simak penjelasannya di sini.
  • Air Bisa Membeku di Merkurius Kita tahu bahwa Merkurius terletak di posisi paling dekat dengan matahari, sehingga planet ini disebut planet terpanas.

Namun, ternyata saat malam hari, di Merkurius air dapat membeku karena suhu dingin. Dilansir dari Science Alert, suhu di Merkurius ketika malam hari dapat mencapai -180 derajat Celcius. Selain itu, di Merkurius terdapat tempat-tempat yang selalu mengalami kegelapan abadi.

Kondisi ini terjadi karena daerah kutub Merkurius tidak pernah terkena sinar matahari. Pesawat ruang angkasa NASA MESSENGER pernah mengunjungi planet Merkurius pada tahun 2011. Di sana, ditemukan endapan air es yang tidak mengalami perubahan bentuk. Baca Juga: Tidak Hanya di Bumi, Planet Venus juga Punya Gunung Berapi, Jumlahnya 1.600 Gunung! Hal ini dapat terjadi karena endapan es tersebut terletak di kutub yang tidak pernah terjamah oleh sinar matahari.

Revolusinya 4 Kali Lebih Cepat dari Bumi Setiap planet mengalami revolusi, atau peredaran planet yang mengelilingi matahari, sehingga terjadilah siang dan malam. Menurut Ask an Astronomer, blog yang dijalankan oleh para astronom di Cornell University di Ithaca, New York, Amerika Serikat, revolusi bumi bergerak lebih cepat.

  1. Bumi mengelilingi Matahari dengan kecepatan sekitar 67.000 mil per jam atau 110.000 kilometer per jam.
  2. Ukuran kecepatan ini tentu saja lebih tinggi dari kecepatan maksimum pesawat jet mana pun.
  3. Namun, Merkurius bergerak dengan revolusi yang lebih cepat dari bumi, yaitu hanya membutuhkan 88 hari untuk memutari bumi.
You might be interested:  Sel Surya Merupakan Perangkat Yang Digunakan Untuk Mengubah Energi?

Ini terjadi karena diameter planet Merkurius adalah yang paling kecil dibandingkan planet lain dalam kelompok Planet Dalam lainnya. Nah, itulah fakta menarik tentang Merkurius, teman-teman. Sudah pernah dengar salah satunya? Tonton video ini juga, yuk! – Ayo, kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Apa planet terkecil di Tata Surya?

Merkurius – Apa Planet Terpanas Di Tata Surya Kita Planet Merkurius. Kredit :NASA Merkurius adalah planet pertama dan terkecil di tata surya, Meskipun paling dekat dengan matahari, suhu planet ini adalah terpanas kedua, Tidak seperti Venus, Merkurius tidak memiliki atmosfer sehingga mengalami suhu yang bervariasi sepanjang hari.

Apakah Merkurius terpanas di Tata Surya?

Meskipun lebih dekat ke matahari, Merkurius bukanlah planet terpanas di tata surya karena planet Venus memegang gelar ini. – Suhu planet berbeda-beda karena struktur dan jaraknya berbeda dari matahari, Temperatur dipengaruhi oleh jarak planet-planet dari matahari – karena jarak meningkat, suhu menurun.

Mengapa Merkurius bukanlah planet terpanas di Tata Surya?

Meskipun lebih dekat ke matahari, Merkurius bukanlah planet terpanas di tata surya karena planet Venus memegang gelar ini. – Suhu planet berbeda-beda karena struktur dan jaraknya berbeda dari matahari, Temperatur dipengaruhi oleh jarak planet-planet dari matahari – karena jarak meningkat, suhu menurun.