Bagaimana Proses Pembentukan Tata Surya Menurut Teori Nebula?

Bagaimana Proses Pembentukan Tata Surya Menurut Teori Nebula
Teori Awan Debu – Teori Awan Debu ( The Dust-Cloud Theory ) pada awalnya dicetuskan oleh Carl Friedrich von Weizsӓcker, kemudian teori ini ‘disempurnakan’ lagi oleh Gerald Peter Kuiper, Pada dasarnya, mereka mengatakan kalau tata surya terbentuk dari gumpalan awan dan debu dengan jumlah yang sangat banyak, yang berputar menyerupai cakram, lalu berubah bentuk menjadi planet dan matahari,

Pada teori Awan Debu, proses yang terjadi adalah pemampatan atau penggumpalan. Pada proses pemampatan ini, partikel debu tertarik ke bagian pusat awan, membentuk bola, dan lama kelamaan menjadi cakram. Nah, partikel yang berada di tengah cakram saling menekan, lalu menimbulkan panas dan menjadi pijar.

Teori Nebula Kant-Laplace – Teori Pembentukan Tata Surya

Bagian tengah ini, kemudian menjadi matahari, Sementara bagian luarnya berputar dengan sangat cepat, lalu sampai pada titik di mana mereka terpental dan terpecah menjadi gumpalan yang lebih kecil. Bagian inilah yang pada akhirnya menjadi planet dan penyusun tata surya lainnya selain matahari. Bagaimana Proses Pembentukan Tata Surya Menurut Teori Nebula Referensi: Wardiyatmoko. (2006). Geografi untuk SMA/MA Kelas X, Jakarta: Erlangga. Yasinto, Sindhu P. (2016). Geografi untuk SMA/MA Kelas X, Jakarta: Erlangga. Artikel ini telah diperbarui pada 16 November 2021. Kresnoadi Pembuat cerita. | http://www.keriba-keribo.com/

Bagaimana proses terbentuknya alam semesta pertama kali?

Bagaimanakah proses terbentuknya alam semesta pertama kali? Awal mula alam semesta menurut Teori Big Bang adalah bahwa awalnya alam semesta adalah singularitas yang sangat padat yang kemudian mengalami pemekaran secara eksponensial dan seketika, dalam suatu peristiwa yang disebut Big Bang (Ledakan Besar).

Pembahasan : Teori Big Bang adalah salah satu teori yang mencoba menjelaskan apa yang terjadi di awal mula alam semesta kita. Penemuan di bidang astronomi dan fisika membuat para Ilmuwan berasumsi bahwa alam semesta kita sebenarnya memiliki permulaan. Teori Big Bang ini adalah salah satu teori yang berusaha untuk menjelaskan apa yang terjadi selama dan setelah momen awal mula alam semesta ini.

Teori Big Bang adalah teori paling populer tentang bagaimana alam semesta dimulai. Teori ini dicetuskan oleh tokoh seperti Georges Lemaître, Erwin Hubble dan Stephen Hawking, Menurut teori ini, alam semesta kita muncul sebagai ” singularitas ” sekitar 13,7 miliar tahun yang lalu.

  • Karena instrumen saat ini tidak memungkinkan para astronom untuk mengetahui secara langsung kondisi awal kembali alam semesta, sebagian besar dari apa yang kita pahami tentang Teori Big Bang berasal dari formula dan model matematis yang dibuat para ilmuwan.
  • Namun, para astronom dapat melihat tanda-tanda perluasan akibat big Bang, melalui fenomena yang dikenal sebagai gelombang kosmik mikro yang ada di alam semesta, yang dianggap sebagai sisa gelombang, yang terbentuk saat Big Bang terjadi.
  • Pelajari lebih lanjut perbedaan dan persamaan teori-teori tentang terbentuknya jagat raya di:
  • Pelajari lebih lanjut nama galaksi dimana terdapat planet Bumi di:
  • Pelajari lebih lanjut Tokoh ilmuwan yang mengemukakan teori Big Bang di:
  • – –
  • Detail Jawaban:
You might be interested:  Di Bawah Ini Yang Tergolong Tenaga Eksogen Adalah?

Kode: 10.8.3

  1. Kelas: X
  2. Mata pelajaran: IPS
  3. Materi: Bab 3 – Dinamika Planet Bumi dan Tata Surya
  4. Kata kunci: Teori Big Bang

: Bagaimanakah proses terbentuknya alam semesta pertama kali?