Bagaimana Tenaga Listrik Dihasilkan Oleh Air Dalam Waduk?

Bagaimana Tenaga Listrik Dihasilkan Oleh Air Dalam Waduk
Bagaimana tenaga listrik dihasilkan oleh air dalam waduk? Ceritakan secara singkat! Bagaimana listrik dari PLTA dapat sampai ke rumah-rumah? Pembahasan kunci jawaban tema 6 kelas 3 halaman 75, tepatnya pada materi pembelajaran 3 subtema 2 Perubahan Energi.

Pembahasan kali ini merupakan lanjutan tugas sebelumnya, di mana kalian telah mengerjakan soal tentang tuliskan 2 hal tentang Waduk Jatiluhur yang sudah diketahui ! Sudah mengerjakannya kan? Jika belum, silahkan buka link tersebut! Ayo Membaca! Minggu lalu siswa kelas 3 berkunjung ke Waduk Jati Luhur.

Waduk tersebut terletak di Purwakarta, Jawa Barat. Murid-murid senang sekali. Hari ini mereka masih membicarakan kegiatan tersebut. Berikut ini percakapan mereka. “Selamat pagi, teman-teman”, sapa Siti kepada teman-temannya. “Selamat pagi juga, Siti,” sahut teman-teman Siti.

  1. Bagaimana kabar kamu Siti? Apakah kamu sudah sembuh?” “Sudah, terima kasih doanya ya’ teman-teman”, jawab Siti.
  2. Oh ya, bagaimana kunjungan ke Waduk Jatiluhur kemarin? menyenangkan tidak teman-teman?” “Sangat menyenangkan.
  3. Banyak ilmu yang didapat.” jawab Edo.
  4. Ilmu apa Do’?”, tanya Siti.
  5. Ternyata, waduk itu dapat dijadikan pembangkitlistrik”, jelas Edo.

“Iya, makanya waduk Jatiluhur itu disebut sebagai waduk untuk PLTA, yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Air”, tambah Udin. “Mengapa disebut Pembangkit Listrik Tenaga Air?” tanya Siti lagi. “Karena energi listriknya berasal dari tenaga air.” “Bagaimana caranya energi air menjadi energi listrik?” Siti semakin ingin tahu. “Energi gerak air akan memutar alat yang disebut turbin, lalu turbin menggerakkan generator listrik. Bergeraknya generator listrik inilah yang akan menghasilkan tenaga listrik,” jelas Udin.

“Listrik yang dihasilkan kemudian disalurkan ke gardu-gardu listrik,” Lani menambahkan. “Nah, dari gardu-gardu itulah listrik disalurkan ke rumah-rumah atau kantor-kantor,” Edo melengkapi. “Oh begitu ya. Terima kasih ceritanya ya temanteman,” ujar Siti kepada teman-temannya. Begitulah keseruan pembicaraan Siti dan temantemannya.

Dari pembicaraan mereka kalian mendapatkan informasi tentang manfaat waduk sebagai pembangkit listrik. Selain sebagai pembangkit listrik waduk juga digunakan untuk keperluan lainnya seperti irigasi atau pengairan sawah, perikanan, dan juga sebagai tempat wisata.

Betapa besar manfaat waduk. Oleh karena itu, dapat dibayangkan apa yang akan terjadi jika waduk kering. Sawah-sawah akan kekeringan dan persediaan energi listrik menjadi berkurang. Sekarang coba pikirkan, apa akibatnya jika tidak ada listrik. Apa pula akibatnya jika sawah kering? Kalian telah membaca wacana di atas.

Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut! Kerjakan di buku tugasmu! 2. Bagaimana tenaga listrik dihasilkan oleh air dalam waduk? Ceritakan secara singkat! Jawab: Energi gerak air akan memutar alat yang disebut turbin, lalu turbin menggerakkan generator listrik.

  1. Bergeraknya generator listrik inilah yang akan menghasilkan tenaga listrik.3.
  2. Bagaimana listrik dari PLTA dapat sampai ke rumah-rumah? Jawab: Listrik yang dihasilkan PLTA kemudian disalurkan ke gardu-gardu listrik.
  3. Selanjutnya dari gardu-gardu itulah listrik disalurkan ke rumah-rumah atau kantor-kantora.

Kerjakan juga soal nomor 1, 4 dan 5 berikut ini : 1. Tuliskan 2 hal tentang Waduk Jatiluhur yang sudah diketahui! 4. Apa yang akan terjadi jika air di waduk kering? 5. Tuliskan 3 masalah yang muncul bila tidak ada listrik! Pembahasan soal diatas, silahkan buka DISINI,

Bagaimana Cara tenaga listrik dihasilkan oleh air di dalam waduk?

Analisis Hubungan Antara Daya dan Produksi Listrik di PLTA Ir.H. Djuanda dengan Menggunakan Metode Regresi Dalam rangka memenuhi kebutuhan listrik, maka pada tahun 1957 PLN bertugas menyelenggarakan rencana pembangunan Waduk Ir.H. Djuanda untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

  • Secara keseluruhan Waduk Ir.H.
  • Djuanda berfungsi untuk mengurangi banjir yang melanda daerah subur di Pantai Utara Jawa Barat seluas + 20.000 ha, penyediaan air untuk irigasi teknis seluas 242.000 ha, penyediaan air baku minum bagi PDAM Kabupaten/Kota maupun PAM DKI dan industri sebanyak + 600 juta m3/tahun, penyediaan air untuk budidaya perikanan tangkap dan KJA (Keramba Jaring Apung) di dalam waduk, di sawah (mina padi), serta tambak air payau di sepanjang Pantai Utara Jawa Barat dengan potensi seluas + 20.000 ha, dan pembangkit tenaga listrik berkapasitas 187,5 MW.
You might be interested:  Berikut Yang Termasuk Jenis Tenaga Eksogen Adalah?

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara debit air yang keluar dari turbin terhadap daya dan produksi listrik yang dihasilkan dengan persamaan regresi, mengoptimalkan daya dan produksi listrik terhadap debit air yang dikeluarkan lewat turbin untuk irigasi pertanian, serta untuk menganalisis efisiensi produksi listrik berdasarkan jumlah debit air dan daya yang digunakan pada turbin.

PLTA bekerja dengan cara mengubah energi yang disebabkan gaya jatuh air untuk menghasilkan listrik. Turbin mengkonversi tenaga gerak jatuh air ke dalam daya mekanik. Kemudian generator mengkonversi daya mekanik dari turbin tersebut ke dalam tenaga elektrik. Pada PLTA Ir.H. Djuanda saat ini terpasang daya sebesar 187,5 MW dan produksi rata-rata per tahun adalah 900 juta kWh.

Hasil produksi tenaga listrik dijual kepada PT PLN (persero). Sampai saat ini produksi listrik masih merupakan andalan pendapatan Perum Jasa Tirta II (PJT II), yang mencapai + 65 % dari seluruh pendapatan perusahaan. Tahapan penelitian dibagi menjadi dua; 1).Tahap Pengumpulan Data, yaitu dari lokasi studi dan kantor pusat Perum Jasa Tirta II (PJT II) sebagai pengelola PLTA Ir.H.

  1. Djuanda, 2).
  2. Tahap Pengolahan Data, yaitu dengan bantuan aplikasi pengolahan data Microsoft office Excel 2007 untuk memperoleh hubungan regresi antara debit air yang keluar dari turbin terhadap daya dan produksi listrik yang dihasilkan.
  3. Selain itu, juga akan dianalisis besar efisiensi produksi listrik.

Berdasarkan analisis yang dilakukan, dapat diketahui bahwa hubungan antara produksi listrik berbanding lurus dengan tinggi muka air, debit air, dan daya yang digunakan. Semakin tinggi muka air dalam waduk, maka semakin banyak debit air yang dikeluarkan, sehingga semakin besar juga daya dan jumlah produksi listrik yang akan dihasilkan.

Bagaimana cara pemanfaatan air sungai untuk dijadikan sebagai sumber pembangkit listrik?

wirestock/freepik Sumber energi alternatif dari aliran air. Bobo.id – Ada banyak sumber energi alternatif yang bisa digunakan untuk memenuhi kebutuhan manusia. Seperti pada materi kelas 3 SD tema 6 yang menjelaskan tentang air sebagai sumber energi alternatif.

Sumber energi alternatif merupakan sumber energi pengganti bahan bakar fosil yang selama ini banyak digunakan. Jenis sumber energi alternatif merupakan sumber energi terbarukan sehingga tidak akan habis. Beberapa sumber energi alternatif yaitu air, angin, matahari, panas bumi, biomassa dan lain sebagainya.

Kali ini akan dibahas tentang sumber energi alternatif yaitu air yang bisa menghasilkan energi listrik. Pemanfaatan energi air itu disebut dengan Pembangkit Listrik Tenaga Air atau PLTA. PLTA dibuat dalam sekala besar sehingga bisa menghasilkan listrik dalam jumlah banyak.

  • Berikut akan dijelaskan cara kerja PLTA sehingga bisa menghasilkan energi listrik.
  • Baca Juga: Mengenal Kosakata tentang Energi Alternatif dan Artinya, Materi Kelas 3 SD Tema 6 Cara Kerja PLTA Energi air dimanfaatkan dengan bantuan kincir air pada air terjun atau aliran sungai.
  • Aliran air akan menjadi energi mekanik dengan bantuan turbin air.

Dari gerakan turbin air tersebut akan menghasilkan energi listrik dengan adanya bantuan generator. Setelah itu energi listrik akan dialirkan melalui rumah penduduk. Untuk mengalirkan listrik, akan digunakan jaringan-jaringan berupa kabel-kabel besar. Pemanfaatan aliran air ini bisa dilakukan di beberapa tempat seperti sungai atau air terjun.

Tapi ada juga yang membuat bendungan dan mengalirkan air dalam bendungan hingga bisa menghasilkan energi listrik. Dengan menggunakan jalur transmisi generator akan disalurkan ke rumah penduduk atau tempat yang membutuhkan aliran listrik. Baca Juga: Cari Jawaban Materi Kelas 3 SD Tema 6, Apa Kesulitan dari Penggunaan Angin Sebagai Sumber Energi Alternatif? Walau sumber energi air adalah jenis sumber energi alternatif yang terbarukan, tapi ada beberapa kekurangan dan kelebihan.

Kelebihan dan Kekurangan Sumber Energi Alternatif dari Air Sebagai sumber energi alternatif terbarukan, kelebihan yang dimiliki tentu tidak akan habis. Selain itu, sumber energi ini juga ramah lingkungan dengan tidak menimbulkan polusi. Dengan adanya sumber energi alternatif, akan mengurangi penggunaan bahan bakar fosil.

  1. Namun kekurangan dari sumber energi ini adalah biaya instalasi yang cukup mahal.
  2. Selain itu ketersediaan sumber energi ini bergantung pada kondisi alam.
  3. Sehingga ketersediaan sumber energi ini akan berubah-ubah sesuai dengan keadaan alam sekitar.
  4. Hasil listrik dari PLTA pun menjadi tidak bisa sama setiap saatnya.
You might be interested:  Planet Yang Dijuluki Permata Tata Surya Adalah?

Nah, itu tadi cara memanfaatkan sumber energi air yang termasuk sumber energi alternatif.

Kuis!
Sebutkan sumber-sumber energi alternatif!
Petunjuk: Cek di halaman 1!

Tonton video ini, yuk! – Ayo, kunjungi adjar.id dan baca artikel-artikel pelajaran untuk menunjang kegiatan belajar dan menambah pengetahuanmu. Makin pintar belajar ditemani adjar.id, dunia pelajaran anak Indonesia. Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News Artikel ini merupakan bagian dari Parapuan Parapuan adalah ruang aktualisasi diri perempuan untuk mencapai mimpinya.

Di hasilkan dari apa pembangkit listrik tenaga air itu?

Fungsi Air dalam Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)- Fungsi Air dalam Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Published by: kompas.com 09 May 2022 KOMPAS.com – Jumlah air di Bumi sangatlah melimpah. Air termasuk sumber daya alam yang bisa diperbarui. Tiap hari, manusia memanfaatkan air untuk berbagai kebutuhannya.

Mulai dari memasak, mencuci, hingga minum dan mandi. Selain itu, manusia juga memanfaatkan air sebagai sumber tenaga untuk Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Menurut Mulyadi dalam buku Ensiklopedia Sains (Atmosfer, Cahaya, Energi, Listrik, Benda, dan Sifatnya) (2019), PLTA adalah pembangkit listrik yang mengandalkan energi potensial dan kinetik air (air terjun) untuk menghasilkan energi listrik.

Awalnya pembangkit listrik ini hanya memanfaatkan air waduk atau air terjun. Namun seiring berkembangnya teknologi, PLTA juga menggunakan tenaga ombak. Fungsi air dalam PLTA Dikutip dari buku Turbin Air: Pengantar dan Aplikasinya di Lapangan (2020) oleh Purwantono dkk, pembangkit listrik tenaga air bekerja dengan mengubah energi potensial (energi pada suatu benda) menjadi energi mekanis (kekuatan yang mampu menggerakkan sebuah peralatan).

Baca juga: 20 Upaya untuk Penghematan Energi Listrik Kemudian hasil energi tersebut diubah lagi menjadi energi listrik dengan bantuan generator. Adapun energi potensial yang dimaksud ialah air. Sementara energi mekanisnya dihasilkan dari bantuan turbin air. Apa fungsi air dalam pembangkit listrik tenaga air itu? Fungsi air dalam pembangkit listrik tenaga air adalah menggerakkan turbin air pada PLTA.

Sederhananya, pada PLTA terjadi perubahan energi gerak menjadi listrik. Supaya listrik bisa dihasilkan, butuh air untuk menggerakkan turbin. Tanpa air, turbin tidak bisa digerakkan dan tidak akan terjadi perubahan energi gerak menjadi listrik. Ini menjadikan air berfungsi sangat penting dalam Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Apakah air sungai bisa diubah menjadi energi listrik?

Potensi Sumber Daya Air Potensi air ini dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas yang cukup besar, banyaknya sungai dan danau air tawar yang berada di indonesia merupakan modal awal untuk pengembangan energi air ini.

Mengapa untuk menghasilkan listrik air perlu ditampung terlebih dahulu pada bendungan?

? –

Untuk menghasilkan listrik perlu dibangun sebuah bendungan karena bangunan ini memiliki turbin yang ketika diputar atau digerakkan oleh air dapat menghasilkan energi listrik.Adapun listrik yang dihasilkan melalui bendungan air dinamakan PLTA (Pembangkit Listrik Tenaga Air).Dikutip dari buku Mengenal Bumi untuk Menjaga Kelestarian Bumi (2010) oleh Delik Iskandar, agar PLTA bisa digunakan untuk menghasilkan listrik, perlu dibangun sebuah bendungan.Sebab bendungan akan menampung air melalui reservoir (danau atau waduk untuk menyimpan air), yang kemudian dialirkan melalui pipa menuju turbin.

Sementara sisa air yang tidak melewati pipa akan dialihkan ke pintu bendungan. Dari situlah bendungan bisa menghasilkan listrik melalui turbin yang digerakkan oleh generator. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com.

Apa fungsi aliran air pada waduk?

Apa fungsi air dalam pembangkit listrik tenaga air. Pertanyaan AIR DAN LISTRIK Air memiliki manfaat yang sangat besar bagi kehidupan manusia. Salah satu pemanfaatan air adalah sebagai pembangkit listrik tenaga air. Manfaat air sangat besar dan berpengaruh terhadap kehidupan manusia. Air dan listrik menjadi kebutuhan manusia yang tidak bisa digantikan oleh apa pun. Kegiatan sehari-hari akan terganggu ketika pasokan air dan listrik terganggu. Di Indonesia, pembangkit listrik tenaga air adalah salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk memenuhi seluruh kebutuhan pasokan listrik bagi masyarakat.

Banyaknya ketersediaan air menjadi salah satu alasan paling mendasar untuk membangun pembangkit listrik tenaga air di Indonesia. Oleh karena itu, tidak mengherankan jika di Indonesia memiliki banyak waduk atau bendungan. Waduk atau bendungan merupakan salah satu rangkaian sistem dari pembangkit listrik tenaga air.

Aliran air dari bendungan atau waduk digunakan untuk menggerakkan turbin yang akan membangkitkan energi listrik. Air merupakan salah satu sumber energi yang cukup berlimpah. Air menyimpan energi yang cukup besar. Aliran air mampu menggerakkan kincir yang dibangun di dekat sungai.

You might be interested:  Apa Kelebihan Dan Kelemahan Baterai Sekunder?

Bagaimana proses perubahan energi yang terjadi pada kincir air sehingga listrik yang dihasilkan bisa digunakan oleh pabrik?

Bagian-bagian PLTA – Berikut adalah bagian-bagian yang penting dalam proses perubahan energi yang terjadi pada PLTA : 1. Bendungan Bendungan berfungsi untuk menampung air dalam jumlah besar untuk menciptakan tinggi jatuh air agar tenaga yang dihasilkan juga besar.

Selain itu, bendungan juga berfungsi untuk mengendalikan banjir.2. Turbin Turbin adalah alat yang berfungsi mengubah aliran air menjadi energi mekanik. Baca juga: Pilihan Alternatif Batu Bara sebagai Sumber Energi Air yang jatuh akan mendorong baling-baling sehingga menyebabkan turbin berputar. Kemudian, perputaran turbin ini dihubungkan ke generator untuk menghasilkan energi listrik.3.

Generator Generator dihubungkan ke turbin melalui gigi-gigi putar sehingga ketika baling-baling turbin berputar, generator juga ikut berputar. Selanjutnya, generator bertugas mengubah energi mekanik dari turbin menjadi energi listrik.4. Jalur transmisi Jalur transmisi berfungsi mengalirkan energi listrik dari PLTA ke rumah-rumah penduduk dan pusat industri.

Energi yang dihasilkan dari perputaran kincir air di sungai atau bendungan adalah energi apa?

Energi apa yang dihasilkan dari perputaran kincir air di sungai atau bendungan? – menghasilkan energi gerak yang sangat kuat. Energi gerak dari perputaran kincir air ini bisa dimanfaatkan untuk berbagai keperluan antara lain, untuk pembangkit tenaga listrik.

Bagaimana perputaran kincir air dapat menghasilkan energi?

Air yang jatuh mendorong baling-baling dari turbin sehingga menyebabkan turbin berputar. Perputaran tersebut dihubungkan ke generator dan menghasilkan energi mekanik. Sehingga turbin air kebanyakan bentuknya seperti kincir angin. Selain itu, air yang melimpah dibuat PLTA digunakan untuk membuat energi listrik.

Disebut apakah bendungan atau waduk yang dimanfaatkan untuk menghasilkan energi?

Sejarah – Museum PLTA ″Dibawah Kota″ di Serbia, dibangun pada tahun 1900. Tenaga air telah digunakan sejak zaman kuno untuk menggiling gandum dan melakukan tugas lainnya. Pada pertengahan 1770-an, insinyur Prancis Bernard Forest de Bélidor mempublikasikan Architecture Hydraulique yang menjelaskan mesin hidraulis sumbu-vertikal dan horizontal.

Di akhir abad ke-19, generator listrik dikembangkan dan saat ini dapat dipasangkan dengan hidraulis. Pada tahun 1878, pembangkit listrik air pertama dunia dikembangkan di Cragside, Northumberland, Inggris oleh William George Armstrong, Pembangkit itu digunakan untuk menyalakan sebuah lampu busur di galeri seninya.

Pembangkit Listrik Schoelkopf No.1 dekat Air Terjun Niagara di Amerika Serikat mulai menghasilkan listrik tahun 1881. Pembangkit listrik pertama buatan Edison ( Pembangkit Vulcan Street, mulai beroperasi 30 September 1882 di Appleton, Wisconsin, dengan keluaran sebesar 12.5 kilowatt.

  • Pembangkit listrik tenaga air terus berkembang pada abad ke-20.
  • Tenaga air disebut-sebut sebagai batu bara bersih karena hasil dan ketersediaannya.
  • Bendungan Hoover dengan pembangkit listrik 1.345 MW dulunya menjadi pembangkit listrik terbesar ketika dibuka tahun 1936, kemudian Bendungan Grand Coulee 6809 MW tahun 1942.

Bendungan Itaipu dengan kapasitas 14.000 MW yang dibuka tahun 1984 di Amerika Selatan menjadi yang terbesar sampai tahun 2008, ketika dilewati oleh Bendungan Tiga Gorge di China berkapasitas 22.500 MW. Tenaga air menjadi sumber listrik utama di berbagai negara, seperti Norwegia, Republik Demokratik Kongo, Paraguay dan Brazil, hingga 85% kapasitas.